Mohon tunggu...
Ade Irma Mulyati
Ade Irma Mulyati Mohon Tunggu... Saya Ade Irma Mulyati, guru di SDN Pakusarakan Kecamatan Ngamprah Kabupaten Bandung Barat Provinsi Jawa Barat

Mau berbagi itu indah karena menabur kebahagiaan, dengan ikhlas memberi semoga menginspirasi.

Selanjutnya

Tutup

Hobi

Belajar Dari Rumah Ala Bandung Barat

17 September 2020   06:54 Diperbarui: 17 September 2020   07:55 58 7 0 Mohon Tunggu...

Masa Pandemi menuntut segenap guru kreatif dan inovatif melakukan usaha agar pelayanan pendidikan kepada siswa tetap terlaksana. Apapun upaya yang dilakukan dengan satu tujuan ingin memberikan layanan pendidikan kepada siswa untuk tetap mendapatkan layanan pembelajaran, walaupun di masa pandemi covid-19.

Pembelajaran Jarak Jauh dikenal dengan model daring, luring dan kombinasi keduanya. Tetapi kenyataan real di lapangan tidak semua siswa terlayani dengan model daring. Maka difasilitasi dengan luring. Dua model pembelajaran tersebut bisa dikombinasikan antara daring dan luring. Ini baik diterapkan agar siswa ketika belajar tidak bosan. 

Nah, dalam kondisi tertentu, terutama bagi siswa kelas rendah diperlukan suatu kondisi yang memberikan kesempatan untuk berinteraksi dengan gurunya. Maka diperlukan suatu upaya yang bisa mempertemukan mereka tetapi dengan mengedepankan keamanan dan keselamatan. Berarti harus dipikirkan bagaimana mendesain kegiatan tersebut dengan menerapkan protokol kesehatan.

Di Bandung Barat, mengadaptasi dan memodifikasi model pembelajaran masa pandemi Covid-19 dikenal dengan istilah Belajar Dari Rumah (BDR). Di dalamnya terdapat beberapa istilah sesuai dengan cara penyampaiannya, yakni: Belajar Online Dari Rumah (jaronah), Belajar Luring Dari Rumah (jalurah), belajar kombinasi (jarnasi). Ada lagi model yang dikembangkan yaitu Belajar dengan Guru Kunjung (jarrunjung).

Dinas Pendidikan Bandung Barat bersama-sama dengan pengawas bina sekolah memfasilitasi guru dengan melakukan pembekalan dan pengarahan. Bahkan ada modul BDR yang disusun oleh TIM BDR Bandung Barat. Modul ini sebagai referensi bagi guru ketika melaksanakan BDR jalurah. 

Adapun penjelasan dari jaronah, jalurah, dan jarnasi itu sama dengan yang telah dilakukan oleh guru lainnya. Tetapi yang namanya jarunjung, dalam pelaksanaannya guru mengunjungi titik belajar siswa. Langkah kegiatan yang dilakukan sebelum dilaksanakan jarunjung adalah sebagai berikut:

1. Sosialisasi

Melakukan sosialisasi kepada orang tua terkait materi, model, dan alat peraga yang akan digunakan dalam pembelajaran di masa pandemi Covid-19 dengan pertemuan melalui WA Grup yang telah dibuat. Materi dalam sosialisasi dikemas dalam bentuk power point, tayangan video, dan chat WA Grup. Sosialisasi dilakukan pada awal masuk sekolah. Pada saat sosialisasi disampaikan alternatif model BDR yang akan dilakukan disesuaikan dengan kebutuhan. Juga dibentuk ketua kelas orang tua. Fungsinya sebagai penghubung antara guru dan orang tua. Ketua kelas orang tua akan membentuk kelompok belajar siswa berdasarkan domisili. Hal ini memudahkan untuk dilakukan pemantauan ke setiap titik belajar siswa oleh guru secara insidentil.

2. Perencanaan Pembelajaran

Pada tahapan ini disusun desain pembelajaran yang berlangsung secara mingguan. Jadi guru kelas membuat RPP, materi dan tayangan video pembelajaran maupun penjelasan cara pembimbingan belajar anak ketika BDR kepada orang tua. 

3. Pelaksanaan Pembelajaran

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x