Mohon tunggu...
Muhammad Sadam
Muhammad Sadam Mohon Tunggu...

I love competitions—the ones that are open, free, and fair for everyone, and I mean, EVERY ONE | Racists, Sexists & Homophobes... STAY AWAY from my page!

Selanjutnya

Tutup

Tekno Pilihan

Z-Alert: Terobosan Modern yang Wajib Dimiliki untuk Mitigasi Risiko Bencana

13 Maret 2017   14:48 Diperbarui: 13 Maret 2017   16:01 0 4 2 Mohon Tunggu...
Z-Alert: Terobosan Modern yang Wajib Dimiliki untuk Mitigasi Risiko Bencana
Presiden Direktur PT Zurich Insurance Indonesia, Philippe Danielski, dalam peluncuran aplikasi Z-Alert dengan aksi pantonim, di Jakarta. (foto: BRIAN HIKARI/TEMPO)

Ketika bencana alam seperti banjir, gempa bumi, ataupun tanah longsor terjadi, maka tidak ada teknologi hebat apapun yang bisa menghentikan itu semua. Namanya juga kekuatan alam, tidak ada yang bisa memastikannya. Begitupun dengan bencana lain seperti kecelakaan, atau kebakaran, kita tidak pernah bisa secara pasti memprediksi kapan akan terjadinya. Maka hal terbaik yang bisa kita lakukan adalah memitigasi tingkat risiko kerusakan dan kerugian yang bisa ditimbulkan.

Ingat, risiko bawaan (inherent) dari setiap jenis bencana, apapun itu, tidak akan bisa kita hilangkan secara mutlak. Tapi kita bisa melakukan upaya minimalisasi atas risiko dan kerugian yang berpotensi timbul dari bencana tersebut. Dan aplikasi Z-Alert yang ditawarkan oleh Zurich Insurance Indonesia adalah salah satu terobosan kontemporer yang menurut saya wajib untuk dimiliki di smartphone kita (saat ini baru tersedia untuk warga Jakarta).

Keberadaan instrumen manajemen risiko seperti Z-Alert ini akan memungkinkan kita menghindari kesalahan-kesalahan yang justru bisa membuat kerugian yang kita alami dari suatu bencana semakin besar. Seperi yang menimpa Suci, salah satu rekan saya di daerah Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, beberapa tahun silam. Ia mengabaikan upaya praktis tanggap risiko bencana yang berujung pada kerugian finansial yang sangat besar.

Ketika membeli mobil pertamanya saat itu, Suci ditawari program asuransi untuk perlindungan kendaraan. Namun karena seperti kebanyakan warga Indonesia yang masih belum terbiasa memakai jasa asuransi, Suci pun mengabaikannya dan menganggap akan bisa menanggung kerugian apapun yang akan menimpanya di masa depan nanti. Hal yang sama ia lakukan ketika mendapat tawaran asuransi jiwa. Ia memilih untuk mengabaikannya.

Sumber: Otoritas Jasa Keuangan
Sumber: Otoritas Jasa Keuangan
Anyway, tahun 2013 adalah salah satu tahun dimana Jakarta dilanda banjir yang luar biasa parah. Saking parahnya bahkan saat itu kompleks area Istana Negara pun tergenang banjir hingga setinggi betis Presiden SBY sendiri. Dan pada saat kejadian itu, teman saya, Suci, sedang dalam perjalanan dari Bandung. Saat itu Suci hanya mengandalkan informasi dari radio di sepanjang perjalanan pulang.

Informasi dari radio tidak menyebutkan detail apa-apa soal lokasi banjir di sekitar kompleks rumah Suci. Ia juga tidak menyimpan contacts apa-apa dari tetangganya. Ia pun memutuskan untuk gambling karena selama tiga tahun ia tinggal di Jakarta, rumahnya belum pernah kena banjir. Keluar dari tol dalam kota ia pun memilih menggunakan jalur biasa yang ia tempuh di kawasan Sudirman.

Seandainya Suci mendapatkan informasi yang benar, maka ia tidak akan terjebak dalam kemacetan parah, di bawah deras hujan, yang berujung pada kecelakaan yang dialaminya saat itu. Terburu-buru keluar dari kawasan tergenang air tidak jauh dari Terminal Blok M, Suci pun menabrak sebuah truk besar. Area depan mobilnya hancur parah dan ia harus dirawat lebih dari sebulan di rumah sakit, menguras hampir semua isi tabungan pribadinya saat itu.

See, kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi dalam hidup ini. Dan hal yang terjadi kepada Suci itu bisa terjadi kepada siapapun, kapanpun, dan dimanapun. Yang terbaik yang bisa kita lakukan adalah mencegah agar kerugian yang ditimbulkan tidak begitu besar. Dan instrumen seperti program asuransi maupun aplikasi Z-Alert yang ditawarkan oleh Zurich Insurance ini sangatlah penting dalam upaya tanggap risiko bencana tersebut.

foto: Zonalima
foto: Zonalima
Sedikit lebih detail, Z-Alert merupakan aplikasi berbasis smartphone yang akan memperingatkan penggunanya terhadap bencana-bencana alam seperti banjir, kebakaran, kecelakaan, dan bencana lain. Bentuk peringatan dini itu dikirimkan jika terjadi risiko bencana di tempat-tempat yang telah kita daftarkan. Aplikasi ini memberikan informasi secara lengkap dan rinci, termasuk jarak pengguna dari lokasi bencana. (Zurich.co.id, 2017)

Aplikasi Z-Alert ini dikembangkan berdasarkan kerja sama PT Zurich Insurance Indonesia dengan Palang Merah Indonesia (PMI) dan Badan Penganggulangan Bencana Daerah (BPBD), yang memang terlibat langsung dalam penanganan bencana. Dengan begitu, penanggulangan bencana dapat dilaksanakan sesegera mungkin.

Misalnya di daerah 'A' status peringatan dari BPBD adalah 'siaga satu', maka Z-Alert akan mengirimkan notifikasinya kepada pengguna yang mendaftarkan lokasi tersebut. Tak hanya itu, dari Z-Alert kita juga akan mendapatkan saran-saran praktis tentang cara perlindungan terhadap diri dan juga pada properti kita.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2