Mohon tunggu...
Media

Media Berita Cetak versi Online dan Media Berita Online

11 Maret 2016   00:44 Diperbarui: 11 Maret 2016   01:32 179 0 0 Mohon Tunggu...

Media terus berkembang mengikuti jaman. Hal ini ditandai dengan beralihnya media cetak dan siar ke digital. Meskipun beberapa media mulai beralih, media cetak dan siar juga tetap mempertahankan wujud aslinya yaitu cetak dan siar. Misalkan Kompas.tv yang juga tetap memiliki frekuensi siaran di televis meski menyediakan sarana televisi secara online, atau seperti Koran tempo yang juga memiliki media berita online yaitu tempo.co.

Perkembangan ini juga terjadi karena dorongan akan kebutuhan manusia yang terus berkembang dan menjadi serba cepat. Ketika akses berita dapat diperoleh di dalam genggaman tangan dengan kondisi apapun serta kapanpun, maka orang-orang akan beralih kepada sesuatu yang lebih praktis namun tetap terpercaya. Kenyataannya anda tidak perlu kemana-mana tetapi segala informasi dari belahan bumi lain dapat anda peroleh. Kemudahan dan kecepatan inilah yang paling mendukung perubahan pada media. Maka saat ini media juga terus berkembang mengikuti kebutuhan manusia yang ‘haus’ akan informasi namun ingin semuanya serba praktis. Masyarakat tidak mau lagi repot-repot membeli koran cetak atau fisik yang mungkin nantinya dapat rusak ketika salah diletakkan, hingga dapat hilang karena lupa di mana meletakkannya.

Seperti nasib media cetak, media siar juga mulai beralih ke versi online untuk mengikuti arus jaman. Jika media-media cetak dan siar tidak mengikuti perkembangan ini, akan ada kemungkinan bahwa media tersebut benar-benar akan ditinggalkan oleh pembacanya karena tidak praktis dan menjadi sulit untuk diakses.

Pada tulisan ini saya ingin menunjukkan perbandingan dari beberapa aspek yang membedakan media berita cetak yang berbentuk online serta media yang dari dasarnya ditujukan untuk menjadi sebuah media berita online. Media cetak dalam versi online yang ingin diangkat adalah tempo.co serta media berita yang dari awal memang ditujukkan hanya menjadi sebuah media online adalah detik.com.

Apakah secara konten atau isi dari website detik.com serta tempo.co sudah sesuai dengan aturan penulisan berita online? Sebelum masuk ke pertanyaan tersebut lebih baik kita mengetahui apa saja prinsip menulis berita pada media online dari blog romelteamedia.com.

  1. Scannability: tulisan berita haruslah menarik perhatian pembaca secara kata perkata agar pembaca tertarik untuk membaca.
  2. Readability: tulisan mudah dibaca dan dipahami oleh pembacanya agar pembaca tidak bosan ketika meembacanya.
  3. Usability: tulisan haruslah berguna, bermanfaat, dicari, dan dibutuhkan oleh pembacanya.
  4. Findability: tulisan haruslah mudah untuk dicari dalam segala macam keyword sehingga tidak menyulitkan pembacanya ketika ingin mengakses.
  5. Visibility: di dalam tulisan haruslah ada kalimat atau kata yang menjadi penekanan (dapat menggunakan bold, italic, atau garis bawah) untuk memberikan penekanan yang jelas.

Secara konten pada website tempo.co dan detik.com sudah sesuai dengan ke-5 prinsip dalam menulis berita. Website dibuat menarik dengan disertakan gambar-gambar pendukung berita. Tulisan juga mudah untuk dibaca oleh pembaca. Berita yang ada juga berguna bagi pembacanya serta adanya kolom-kolom mengenai berita apa saja yang sedang menjadi perbincangan atau banyak dicari oleh pembaca. Menubar yang ada di sisi atas laman juga mempermudah pembaca dalam mengakses klasifikasi berita apa saja yang ingin di cari nantinya. Lalu diberikan juga beberapa penekanan pada judul berita da nisi berita, agar lebih memperjelas apa yang ada didalam artikel tersebut.

Selain konten, secara fungsional website cukup mudah diakses dengan bantuan menubar disisi atas. Lalu adanya kotak search atau kotak pencarian untuk membantu pembaca dalam mencari berita terkait secara lebih cepat. Kolom-kolom berita yang terbaru dan kolom-kolom berita terbanyak dicari oleh pembaca, juga membantu pembaca lain dalam menemukan berita yang sedang menjadi trend atau hangat diperbincangkan.

Sistem navigasi di dalam website tempo.co dan detik.com dibantu dengan kotak search atau kotak pencarian didalam website. Selain itu ada menubar yang juga mengkasifikasikan berita-berita tersebut dalam kelompok-kelompok tertentu. Akses navigasi berita juga dapat di cari melalui search engine seperti google, bing, yahoo, dan lain-lain. Misalkan kita ingin mencari mengenai berita gerhana matahari yang terjadi pada hari rabu tanggal 9 Maret 2016 kemarin, lalu kita mencari pada google.com dan website berita terkait akan muncul, seperti detik.com yang muncul pada daftar pertama di google.com mengenai berita gerhana matahari. Selain gerhana matahari, jika kita mencari berita lainnya seperti berita peledakkan bom bunuh diri di Thamrin, maka tempo.co lah yang banyak muncul. Hal ini menunjukkan mudah sekali konten-konten berita pada website tempo.co dan detik.com untuk diperoleh melalui mesin pencari seperti google.com, yahoo, bing, dan lainnya.

Untuk audio dan video pada website tempo.co terdapat menubar video yang bisa dibuka dan berisikan video-video beserta audionya yang mudah di buka. Video yang ada di dalam tempo.co yang dimunculkan juga baik adanya, seperti yang ada di dalam liputan siaran televisi berita. Untuk audio dan video didalam detik.com tidak ada pada menubarnya secara langsung. Namun jika kita buka salah satu menubarnya maka akan muncul pilihan video yang berkaitan dengan menubar tersebut.

Di dalam detik.com terdapat sarana untuk detikconnect yang membantu pembacanya dalam memberikan komentar-komentar tertentu terkait dengan berita ataupun jika pembacanya juga ingin terlibat dalam menuliskan berita. Sedangkan dalam tempo.co pembaca dapat menulikan pendapatnya dan berinteraksi melalui kolom komentar. 

Kedua website ini, tempo.co dan detik.com, sudah mengikuti kaidah-kaidah yang seharusnya ada di dalam sebuah website. Maka dapat dikatakan bahwa kedua website ini baik dan sudah sesuai dengan standar website berita, meskipun salah satunya berawal dari media cetak.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x