Mohon tunggu...
Acik Mdy
Acik Mdy Mohon Tunggu... ibu rumah tangga -

Love flower, love gardening. Love what you grow, and what you love will grow.\r\n\r\nhttp://acikmdy-garden.blogspot.com\r\nhttp://acikmdy-recipe.blogspot.com\r\nhttp://acikmdy-journey.blogspot.com

Selanjutnya

Tutup

Travel Story

Menyambangi Chinese Garden, Bertemu Hua Mulan Hingga Master Oogway

5 Mei 2013   09:25 Diperbarui: 24 Juni 2015   14:05 1671
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Demi mengisi hari libur nasional (Singapura), 1 may 2013, kemarin hari rabu. Kami berembug (musyawarah), kira-kira mau kemana liburan nasional kali ini. Saya inginnya sih ke pasar malam yang ada di Jurong East. Sementara suami mengajak ke Chinese garden. Setelah beberapa saat, ya saya setuju saja ke Chinese Garden, asal tempatnya tak jauh. Dengan pertimbangan, sudah setahun tinggal di Bukit Batok, tapi kok belum pernah ya ke Chinese Garden?? Ada apa si di sana (Chinese Garden)??

Siang itu setelah makan siang yang telat, kamipun menuju halte terdekat. Untuk menuju kearah Chinese Garden, bisa menggunakan bus dengan nomer 66. Kalaupun ingin menggunakan MRT juga bisa, tapi harus kestasiun MRT dulu. Masalahnya, stasiun MRT nya lebih jauh ketimbang dengan halte bus. Perjalanan menuju Chinese Garden, hanya butuh beberapa menit saja dari tempat tinggal kami ini. Hanya melewati empat halte saja kami sudah berada di Chinese Garden. Eits, tunggu dulu, ternyata tidak langsung turun sampai ketempat tujuan. Karena untuk menuju kesana, kami harus berjalan kaki lagi, yang kalau diperkirakan lumayan jauh. Berhubung, pemandangan sekitar sangat sejuk (banyak pohon dan perdu, aliran sungai, serta danau), tak terasa maka kamipun sudah sampai ditempat yang dituju. Inilah…Chinese Garden di Singapura….

[caption id="attachment_259039" align="aligncenter" width="300" caption="Jembatan menuju pintu masuk Chinese Garden sebelah timur"]

1367713813996577424
1367713813996577424
[/caption]

Saya sudah tidak heran lagi ketika memasuki pintu gerbang Chinese Garden harus melewati jembatan yang berwarna merah, yang diujung jembatan ada patung singanya. Kenapa?? Ya, ini tandanya memang yang namanya Chinese Garden, pasti pernak-pernik yang ada didalamnya berhubungan/ identik dengan khas-khasnya orang cina, seperti warna merah ini.  Jembatan ini terbuat dari kayu, dengan alas dasar berwarna cokelat kayu, warna asli kayunya, dan berwarna merah dipembatas pinggirnya. Dikanan-kiri jembatan, mata kita hanya akan disuguhi pemandangan air (danau) dan pepohonan, juga ikan-ikan yang ada didalam air. Setelah sampai diujung jembatan, kita akan disambut oleh dua singa. Jangan takut, itu hanya patung singa yang mengucapkan selamat datang….Dan ada sebuah ban lengkap dengan tali penarik yang menggantung, yang bisa dipakai  untuk menolong orang, apabila ada yang tercebur keair.

Sebelum memasuki pintu gerbang (yang ada disebelah timur), disebelah kanan ada penjual makanan kecil dan minuman. Bagi yang ingin membawa makanan dan minuman kedalam dan lupa tak membawanya, bisa membelinya disini. Saya dan suamipun tak membawa makanan kecil dan minuman, tapi kami tidak juga berminat membeli makanan dan minuman untuk dibawa masuk. Perkiraan, didalam pasti ada juga yang menjual minuman. Setelah itu, kamipun memasuki pintu gerbangnya dengan gratis…Ya, untuk memasuki Chinese Garden, kita tidak perlu membeli tiket. Jadi ini wisata gratis?? Yup, benar sekali…wisata gratis yang pasti akan mengesankan dan takkan mengecewakan!

Berhadapan langsung dengan pintu gerbang ini, kami langsung dihadapkan dengan sebuah peta. Waduh…kok luas sekali ya ternyata?! Ya, Chinese Garden ini terkoneksi dengan Japanese Garden. Ambil arah kanan, maka kami akan menuju Chinese Garden, ambil kearah kiri, kami akan menuju ke Japanese Garden. Melihat peta Chinese Garden nya saja sudah begitu luas untuk dijelajahi, pasti waktunya tidak cukup. Dipeta ini kami tahu jam berapa garden ini buka dan tutup. Kalau Chinese Garden, buka jam 6 pagi tutup jam 11 malam. Japanese Garden, buka jam 6 pagi tutup jam 7 malam. Karena sedari awal, niat kami datang untuk menyambangi Chinese Garden, maka saya dan suamipun memilih kearah yang menuju Chinese Garden, kearah kanan dari peta.  Bila waktunya cukup,  ya, ke Japanese Garden, kalau tidak cukup waktunya, ya lain kali datang lagi tapi focus ke Japanese Garden.

[caption id="attachment_259040" align="aligncenter" width="300" caption="7 Storey Pagoda"]

1367713961726784950
1367713961726784950
[/caption]

Berjalan kearah kanan, tak jauh dari peta, telah berdiri dengan megah dan indah sebuah bangunan pagoda nan tinggi menjulang (high rises pagoda). Menurut saya bangunannya memang khas sekali dan memang indah. Karena tingginya pagoda itu, kamipun urung untuk melangkah naik hingga kelantai tujuh. Mengingat luasnya Chinese Garden, dan ada banyak tempat yang hendak kami sambangi, jadi tidak ingin terasa lelah duluan. Memang boleh masuk dan naik keatas ya?? Tentu saja boleh, tanpa dipungut biaya apapun. Semua pengunjung boleh masuk dan naik ke pagoda. Pagoda tinggi ini, tentu saja bernuansa warna merah menyala pada atapnya, berelif indah menawan. Itu rerif dipagodanya kalau saya bilang seperti motif batiknya Singapura.  Hewan-hewan simbol shio juga menghiasi pagoda tinggi ini. Patung ayam kecil misalnya, menghias disetiap sudut pada atap pagoda. Untuk dilantai atas selanjutnya, saya kurang tahu apakah patung ayam ini masih menghiasi sudut atap pagoda, ataukah berganti dengan simbol shio yang lainnya, karena kami tidak masuk dan naik kelantai atas pagoda. Tapi kalau saya kira-kira, sepertinya sama, masih patung ayam yang menghias disetiap ujung atapnya.  Sementara, disekeliling pagoda, tampak taman yang ditata rapi. Tanam-tanaman ditata sedemikian rupa, hingga menambah kesejukkan mata memandang sekeliling. Bunga asoka, bunga kamboja, ikut menghiasi keindahan taman disekitar pagoda.

13677193061793695159
13677193061793695159
13677193542104593177
13677193542104593177
13677194101906510694
13677194101906510694
13677194691130781141
13677194691130781141
13677195472073992558
13677195472073992558
13677196031478884516
13677196031478884516

Lanjut terus menyusuri arah kanan, kami menemukan delapan orang pahlawan, ya sang heroes dari daratan Cina. Mereka ini dalam bentuk patung-patung yang menjulang dan gagah ditengah-tengah tanaman bunga asoka yang berwarna-warni bak pelangi. Yang pertama kami jumpai adalah Lin Zexu. Siapakah dia?? Saya juga baru tahu setelah ke Chinese Garden ini. Dari keterangan yang ada di bawah patungnya itu kami mengetahui, bahwa ia lahir dimasa Dinasti Qing. Ia adalah seorang court official, yang melarang impor opium, dan menyita serta memusnahkannya (opium). Selanjutnya ada Zheng He. Hidup semasa Dinasti Ming. Seorang navigator dan telah berkunjung tujuh kali ke Asia selatan-timur. Hebat kan?? Ketiga, ada Wen Tianxiang, hidup semasa Dinasti Sung bagian selatan. Wen Tianxiang, seorang pahlawan pemberani dimedan perang. Ketika ditangkap, Wen Tianxiang menulis lagu dan puisi. Nah, inilah hero selanjutnya, sang jenderal favorit saya, Hua Mulan…Suami saya sempat terkejut, karena dalam pikiran suami saya, Hua Mulan hanyalah cerita fiksi sebuah film. Tak pernah berpikir bahwa itu adalah legenda dan kisah nyata sang heroic dari daratan Cina. Tapi ternyata…sebuah legenda yang nyata dari daratan Cina. Saya sendiri pernah melihat filmnya versi kartun yang dibuat oleh Disney, yang berjudul Mulan. Versi film mandarinnya juga sudah menontonnya. Siapa kah Hua Mulan?? Hua Mulan lahir di Shang Qui, diakhir Dinasti Wei sebelah utara. Legendanya sama seperti di filmnya, Hua Mulan menyamar sebagai seorang pria untuk bergabung dengan tentara, untuk menggantikan ayahnya. Hua Mulan memperlihatkan sebuah persamaan derajat antara wanita dan pria. Ooo seorang Kartini dari daratan Cina?? Barangkali bisa begitu.  Kelima ada Yue Fei, yang seorang jenderal juga. Jenderal semasa Dinasti Sung bagian selatan. Ia terlahir dari keluarga miskin. Sebelum berangkat kemedan perang, ibunya mentatoo punggungnya dengan “jin zhong bao guo”. Maksudnya agar Yue Fei melayani/ melindungi tanah kelahirannya dengan setia. Lanjut ke sang pahlawan berikutnya, ada Guan Yu. Guan Yu juga adalah seorang jenderal, jenderal Shu Han dari era tiga kerajaan. Dia dihormati sebagai Guan Gong karena menjadi “immortal tales”. Yang ke tujuh ada Qu Yuan. Siapa Qu Yuan ini?? Lahir di Negara bagian Chu selama periode perang. Dia adalah seorang konselor. Ketika negeranya (Chu) diambang kehancuran, Qu Yuan, menenggelamkan diri di sungai Mi-Lo sebagai bentuk loyalitasnya. Kini, orang-orang makan nasi dumpling dan balap perahu naga untuk mengenang kematiannya. Yang terakhir..adalah..Confucius. Siapakah dia?? Dilahirkan dinegara bagian Lu. Dia adalah seorang filosofis dan pendidik. Ajarannya adalah kemanusiaan, dan kepatutan, yang ditulis didalam “Analect”. Kalau saya pernah lihat filmnya, ajarannya itu ditulis dalam rangkaian bamboo selayaknya sebuah buku.

[caption id="attachment_259041" align="aligncenter" width="300" caption="Lin Zexu"]

1367714119417346590
1367714119417346590
[/caption] [caption id="attachment_259042" align="aligncenter" width="300" caption="Zheng He"]
13677142281735115341
13677142281735115341
[/caption] [caption id="attachment_259043" align="aligncenter" width="300" caption="Wen Tiangxiang"]
13677143061089024957
13677143061089024957
[/caption]

Selesai bertemu dengan pahlawan-pahlawan dari daratan Cina, kamipun melanjutkan perjalanan dengan terus menyisir arah kanan yang telah ditunjukkan oleh si peta tadi. Nah sampailah di sebuah toilet yang unik dank has berwarna merah. Uniknya untuk toilet pria diberi petunjuk gambar kaisar. Sementara untuk toilet wanita diberi petunjuk dengan gambar sang ratu. Semuanya benar-benar identik dengan Cina nih?? Ya iya pastinya, namanya juga Chinese Garden…

[caption id="attachment_259044" align="aligncenter" width="300" caption="Hua Mulan"]

1367714404577595751
1367714404577595751
[/caption] [caption id="attachment_259045" align="aligncenter" width="300" caption="Yue Fei"]
13677144801023592361
13677144801023592361
[/caption] [caption id="attachment_259046" align="aligncenter" width="300" caption="Guan Yu"]
1367714549758930438
1367714549758930438
[/caption] [caption id="attachment_259047" align="aligncenter" width="300" caption="Qu Yuan"]
13677146401435016568
13677146401435016568
[/caption] [caption id="attachment_259048" align="aligncenter" width="300" caption="Confucius"]
13677147091422063761
13677147091422063761
[/caption]

Tak jauh dari toilet yang unik tadi. Kini giliran tiba disebuah pagoda. Pagoda lagi?? Yup, benar sekali pagoda lagi. Kali ini kami sampai pada Twin Pagoda. Pagoda kembar ini bentuknya tak jauh beda dengan pagoda tingggi tadi. Berwarna merah pada atapnya, berhiaskan patung ayam disetiap sudut atapnya. Hanya lebih pendek, tiga tingkat saja. Pagoda kembar ini sangat menarik lhoo..Apa yang menarik dari si pagoda kembar ini?? Letaknya, satu pagoda ada dipinggir danau, yang satu lagi dibangun agak menjorok kedanau. Kita bisa melihat banyak ikan disekitar pagoda kembar ini. Ikannya besar-besar, dan tampak oleh mata bila melihatnya. Selain ikan, ada juga banyak keong disini. Karena begitu banyaknya hingga kitapun bisa melihat telur keong yang menempel disela-sela kaki pagoda. Pemandangannyapun tak kalah menarik, apabila kita naik keatas pagoda hingga kelantai tiga. wow…Serasa dinegeri para dewa.

[caption id="attachment_259049" align="aligncenter" width="300" caption="Twin Pagoda"]

13677147881366650315
13677147881366650315
[/caption] [caption id="attachment_259050" align="aligncenter" width="300" caption="Tangga didalam Twin Pagoda"]
1367714860171465290
1367714860171465290
[/caption] [caption id="attachment_259053" align="aligncenter" width="300" caption="Pemandangan dari atas Twin Pagoda"]
136771506656685258
136771506656685258
[/caption]

Beralih ketempat yang lain, kali ini saya tertarik dengan sesuatu yang dipasang didinding  semacam pagar. Saya tertarik apa sih yang ada disana. Dari kejauhan nampak seperti gambar-gambar biasa. Tetapi begitu mendekat, ternyata yang menempel didinding itu adalah material sisa-sisa. Seperti pipa, plastic, sendok, garpu, pecahan-pecahan kaca, pipet (sedotan). Ya, itulah material sisa-sisa yang dimanfaatkan untuk membentuk sebuah karya seni, yaitu hewan-hewan zodiac.

[caption id="attachment_259052" align="aligncenter" width="300" caption="Karya seni dari material sisa"]

136771499836018514
136771499836018514
[/caption]

Selesai mengamati karya seni material sisa, kamipun menuju sebuah museum untuk bertemu master  Oogway (si kura-kura yang ada di film Kung Fu Panda). Saya sebut master Oogway, karena anak-anak pada berteriak memanggil “Oogway….” pada si kura-kura. Memang ada ya museum kura-kura?? Tentu saja ada, yang telah mendapat pengakuan dari Guinness World Record, karena mempunyai koleksi terbesar (kura-kura), sekitar 3.456 koleksinya. Wah…banyak sekali ya...Yuk kita lihat ada kura-kura apa saja didalam museum kura-kura yang ada di Chinese Garden ini.

[caption id="attachment_259054" align="aligncenter" width="300" caption="Museum Kura-kura tampak dari luar"]

13677151601901104404
13677151601901104404
[/caption] [caption id="attachment_259069" align="aligncenter" width="300" caption="Didalam Museum Kura-kura"]
13677167151168405229
13677167151168405229
[/caption] [caption id="attachment_259070" align="aligncenter" width="300" caption="Didalam Museum Kura-kura"]
13677168401915107759
13677168401915107759
[/caption]

Untuk memasuki museum master Oogway ini ternyata harus membeli tiket, kawan. Tapi…jangan takut dengan harga tiket ini. Kemarin itu saya dan suami beli dua tiket hanya mengeluarkan uang $S 10 saja. Jadi perorang tiketnya $S 5. Murah kan?? Ditempat pembelian tiket ini, kita juga bisa membeli kangkung seharga $S 2. Buat apa kangkung?? Untuk memberi makan kura-kura yang ada didalam. Asik kan…ini masuk museum kura-kura apa masuk kebun binatang ya??

[caption id="attachment_259055" align="aligncenter" width="300" caption="Tiket Masuk Museum Kura-kura"]

136771551147656404
136771551147656404
[/caption] [caption id="attachment_259071" align="aligncenter" width="300" caption="Tempat membeli makanan kura-kura"]
1367716929602591657
1367716929602591657
[/caption]

Memasuki museum ini, langsung kita akan disambut oleh tiga deret ponds disebelah kanan pintu masuk. Disana ada Asian Soft Shelled Turtle, Alligator Snapping Turtle, dan African Tortoises. Dan peringatan, jangan coba-coba untuk mendekat ke Alligator Snapping, karena..sekali gigit tulang bisa remuk. Sayapun tak berani untuk mendekat, hanya melihat dari jauh. Karena saya sendiri lihat saja sudah takut, mirip buaya. Saat sedang asik melihat-lihat tiga ponds itu, tiba-tiba saja diikuti oleh kura-kura yang terlepas. Eh tunggu dulu ini kura-kura melarikan diri dari kandangnya atau memang sengaja dilepas ya?? Ternyata ini nih gunanya membeli kangkung, untuk memberi makan kura-kura darat ini. Banyak pengunjung yang menyukai moment ini. Moment langka dan seru, seru karena bisa dikejar-kejar kura-kura kalau kita tidak memberinya makan. Selain membeli kangkung seikat dengan harga $S 2, saya dan suami juga membeli makanan kura-kura yang telah diplastik rapi dan dihargai $S 1 saja. Kami membelinya setelah berada didalam museum, ditengah-tengah kolam yang telah dipenuhi oleh kura-kura. Untuk membeli makanan yang telah dipack ini, kita tinggal memasukkan koin $S1 kedalam kotak, dan tinggal mengambil pack makanan kura-kura sesuai harga, didalam sebuah wadah yang ada disebelah kotak koin tadi. Selanjutnya…nikmatilah sensasi memberi makan kura-kura yang jumlahnya mungkin mencapai ratusanan!

[caption id="attachment_259056" align="aligncenter" width="300" caption="Asian Soft Shelled Turtle"]

13677156041387003512
13677156041387003512
[/caption] [caption id="attachment_259057" align="aligncenter" width="300" caption="Alligator Snapping Turtle"]
1367715723939648389
1367715723939648389
[/caption] [caption id="attachment_259058" align="aligncenter" width="300" caption="African Tortoises"]
13677158061544058737
13677158061544058737
[/caption]

Didalam museum kura-kura ini, banyak ponds yang diisi oleh jenis-jenis kura-kura. Selain tiga jenis kura-kura yang saya sebutkan diatas, diponds yang lain ada Malaysian Giant Turtle, juga ada Asian Brown Tortoise. Kura-kura yang berada diakuariumpun banyak jenisnya. Beberapa diantaranya, Leaf Turtle, Pig Nose Turtle, Indian Star Tortoise, Burmese Peacock Turtle, Yellow Spotted Amazon River Turtle, Snake-necked Turtle, Matamata, Red-Footed Tortoise, Golden Temple Turtle,  dll.

13677159281074359438
13677159281074359438
1367716006599929723
1367716006599929723
1367716082963978925
1367716082963978925
1367716287326798128
1367716287326798128
13677197121302223861
13677197121302223861
13677197852059749937
13677197852059749937

Museum ini tidaklah besar, namun kami sangat puas berada didalam museum master Oogway ini. Selain bisa dekat dengan kura-kura yang belum pernah sekalipun memegang cangkangnya sebelumnya, kami juga jadi tahu banyak jenis kura-kura yang tak pernah kami bayangkan sebelumnya. Karena sebelumnya yang saya tahu hanya penyu hijau, dan jenis belimbing saja. Setelah masuk museum ini, paling tidak saya bisa tahu banyak lagi jenisnya. Sangat menarik dan sangat memberikan banyak pengetahuan. Dimuseum ini, disediakan juga tempat untuk kura-kura bertelur. Saat melewatinya kami tak melihat telur-telur itu. Atau mungkin saja kami yang tak memperhatikan. Karena spot itu (tempat untuk bertelur), tempatnya dibuat berbatu-batu, dan diberi gua-gua buatan . Yang pasti seru dan asik masuk kemuseum kura-kura.

1367716348178662347
1367716348178662347
13677164081914618050
13677164081914618050
13677164721151858449
13677164721151858449
13677165592019526640
13677165592019526640

Puas melihat kura-kura, agenda selanjutnya adalah mencari penjual minuman. Tepat seperti tebakan semula, didalam pasti ada yang jual minuman. Nah tempatnya ada dimuseum kura-kura ini. Sambil beristirahat sebentar, duduk-duduk dan minum, kami menuju sebuah tempat yang diberi nama “Fishes paradise”. Sebentuk kolam ikan yang lumayan besar, dengan dikelilingi bangunan khas tiongkok. Ikannya pasti ikan koi, mulai dari yang kecil hingga yang besar ada disini. Sungguh pemandangan yang menentramkan. Bila ingin memberi makan ikan-ikan ini boleh saja tapi jangan sembarangan. Kita sebagai pengunjung boleh memberi makannya (ikan), dengan ikut bergabung dengan pengelola saat memberi makan, yaitu jam 1 siang sampai jam 1.30 siang.

1367717048933485993
1367717048933485993
13677171041701418581
13677171041701418581

Dibelakang bangunan museum kura-kura ini, kita bisa melihat tanaman padi juga. Ya, dengan melewati batu-batuan yang unik, yang ada disamping bangunan museum kura-kura, kami langsung menuju sebuah tempat yang ada tanaman padinya. Wah beruntung sekali saat kami datang, itu padinya sepertinya sudah mau panen. Ah, mungkin pemandangan biasa buat kawan-kawan sekalian. Tetapi buat saya pribadi, sudah lama sekali tidak melihat sawah-sawah dengan padi-padi yang menguning. Indah sekali…serasa didesa.

13677171711760327913
13677171711760327913
13677172921725894790
13677172921725894790
13677174121419894822
13677174121419894822
13677174681185332156
13677174681185332156

Di Chinese Garden ini, ada sebuah tempat yang bernama Garden of Fragrance. Melihat papan pemberitahuan itu saya agak bingung, apanya yang wangi ya?? Setelah beberapa saat memasuki garden itu, hidung saya mulai mencium bau harum seperti bunga melati. Dari manakah asal bau harum itu?? Ternyata bau harum itu berasal dari bunga-bunga yang ada disekitar taman itu. Saya sudah sering melihat tanaman ini ditaman tempat tinggal kami. Memang kalau sedang berbunga baunya luar biasa wangi. Saya tidak tahu apa nama tanaman bunga ini, kalau saya boleh katakan inilah melatinya Singapura. Nah di Garden of Fragrance ini, jelas tercium bau wangi, karena disitu ditanam banyak bunga-bunga ini.

[caption id="attachment_259083" align="aligncenter" width="300" caption="Confucius Statue"]

13677178251903231695
13677178251903231695
[/caption]

Sebenarnya kami ini sangat ingin melihat Bonsai Garden. Namum, setelah sampai ditempat, ternyata Bonsai Garden sudah tutup, pintu gerbangnya sudah terkunci rapat. Ya, mungkin karena hari sudah sore, jadi tutup Bonsai Garden. Kecewa?? Iya pasti, karena dilihat dari luar terlihat berbagai macam bonsai-bonsai yang indah. Ya, harap maklum, saya ini suka dengan tanaman, jadi sangat tertarik dengan Bonsai Garden. Tetapi rasa kecewa ini, terobati dengan melihat sekilas Bambu Garden.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Travel Story Selengkapnya
Lihat Travel Story Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun