Mohon tunggu...
Achmad SFachrezzy
Achmad SFachrezzy Mohon Tunggu... Jurnalis - Journalis
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

Kecintaan saya dengan bidang tulis menulis ( menulis di majalah, media online, buku hingga media lainnya). Pada akhirnya membuat saya selalu tertantang untuk selalu meningkatkan kemampuan saya dalam bidang tulis menulis

Selanjutnya

Tutup

Money Pilihan

Indonesia Surga Bisnis Food dan Beverage

4 September 2019   10:48 Diperbarui: 4 September 2019   13:54 3821
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bisnis. Sumber ilustrasi: PEXELS/Nappy

Siapa yang tidak suka dengan makanan atau minuman. Setiap orang pasti suka dengan kedua jenis aktivitas tersebut. Mau jalan-jalan ke mal, ke lokasi wisata, pasti satu hal yang tidak bisa di hindari adalah melakukan aktivitas makan dan minum. 

Dengan jumlah penduduk Indonesia yang saat ini berjumlah 267 juta jiwa, wajar jika bisnis  F&B  banyak diminati orang. 

Indonesia sebagai negara berkembang, memang menyimpan banyak potensi bisnis yang menarik untuk di kembangkan. Seperti bisnis F&B, hingga memasuki tahun 2019 kondisinya menunjukkan tren yang meningkat. 

Dari tahun 2016 angkanya masih berada di US$ 10,43 miliar, namun 2 tahun berikutnya meningkat dari 2017 ; US$ 11,50 miliar dan 2018 : Rp844,35 triliun.

Peningkatan signifikan yang terjadi pada bisnis F&B memang tidak hanya terjadi pada wilayah Jabodetabek semata. Tetapi lebih dari itu, kondisi peningkatannya merata, terutama di beberapa daerah atau kota besar yang ada di Indonesia. Ambil contoh Surabaya, dengan peningkatan yang sebesar 20% maka bisa dikatakan bahwa Surabaya potensi baru  bisnis F&B.

Melihat menariknya kondisi yang terjadi dalam bisnis F&B  di Indonesia. Setidaknya ada beberapa hal yang membuat bisnis ini  begitu cepat perkembangannya. (1) Secara demografi Indonesia memiliki jumlah penduduk yang cukup besar. 

Ada sekitar 267 juta jiwa, dan sudah pasti mereka butuh makan dan minum (2) Indonesia masih masuk dalam kategori  negara berkembang. Sehingga karakter masyarakatnya suka akan aktivitas berbelanja, termasuk  belanja makan dan minum.

Memang bisnis F&B akan berjalan mengikuti tren yang sedang terjadi. Sama hal nya dengan yang terjadi di Indonesia.  Tren coffee lifestyle menjadi salah satu bentuk tren yang saat ini sedang banyak diminati oleh pebisnis F&B. 

Sementara untuk kategori makanan, model makanan nusantara akan menjadi pesaing utama dari makanan cepat saji  yang kebanyakan dari luar Indonesia.

Seperti itulah kondisi terkini bisnis F&B di Indonesia. Namun satu hal yang perlu menjadi perhatian para pelaku bisnis F&B di Indonesia. Bahwa ketika ingin mengembangkan bisnis F&B nya satu hal yang mesti menjadi perhatian adalah peran customer selaku penentu akhir. 

Karena berkat dukungan  mereka-lah bisnis yang anda jalankan akan selalu berorientasi ke customer.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Money Selengkapnya
Lihat Money Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun