Mohon tunggu...
Achmad Irfan
Achmad Irfan Mohon Tunggu... Administrasi - KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam)

Saya Suka membaca dan menulis tentang sosial,politik, Hukum, Ekonomi, Budaya

Selanjutnya

Tutup

Financial Pilihan

Hari Kelapa Sedunia, Momentum Petani Kelapa dan Peluang Ekspor

2 September 2022   16:23 Diperbarui: 3 September 2022   05:14 195 18 10
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Tepat hari ini 2 September 2022, merupakan hari kelapa sedunia. Ini tentunya jadi momentum Indonesia yang beriklim tropis untuk menangkap peluang untuk meningkatkan ekspor kelapa ke luar negeri. 

Buah kelapa ini mempunyai olahan kelapa dalam berbagai jenis dan ragam  yaitu, minyak kelapa, kelapa parut kering, arang tempurung kelapa, serat serabut kelapa, gula kelapa, dan aneka olahan kelapa lainnya. 

Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS) nilai ekspor minyak  kelapa sawit  senilai USD 9,6 miliar sejak januari sampai Mei 2022 dengan volume 6.8 juta ton. 

Untuk olahan kelapa parut kering hingga akhir tahun 2022, ekspor Indonesia ke Bulgaria sebesar USD 1,5 juta dengan estimasi volume 600-1.000 ton. 

Sedangkan untuk ekspor briket arang kelapa rata-rata mencapai 30.000 ton per bulan dengan nilai devisa Rp. 7 Triliun. 

Produk gula kelapa juga ikut  menyumbangkan devisa, pada tahun 2021 nilai ekspor gula kelapa ke Spanyol  senilai 1 juta Euro atau Rp. 16 miliar.

Serat serabut kelapa juga tidak mau kalah, ekspor serat serabut kelapa tahun 2022 sebanyak 75 ton cocofiber senilai USD 22.500.

Nilai ekspor produk olahan kelapa yang menyumbang devisa negara   ini tidak luput dari keringat dan kerja keras petani dan  buruh kelapa, karena berkat keringat serta kerja keras petani kelapa inilah pundi-pundi rupiah mengalir deras. 

Untuk Owner atau CEO  dari perusahaan produk olahan kelapa, diharapkan dapat meningkatkan kinerja perusahaannya serta  bekerjasama  dengan stakeholder agar semua pihak bisa saling bersinergi.

Sehingga mempunyai kualitas produk olahahan kelapa yang baik. CEO produk olahan kelapa juga harus  lebih memperhatikan upah atau gaji petani dan buruh kelapa yang layak.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Financial Selengkapnya
Lihat Financial Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan