Achmad Humaidy
Achmad Humaidy Freelance Writer

I'm a blogger, challenger, and entertainer* My IG: @me_eksis , My Twitter: @me_idy , www.blogger-eksis.my.id

Selanjutnya

Tutup

Muda Artikel Utama

Teknik Dasar Olah Foto Menggunakan Photoshop

13 Februari 2018   02:40 Diperbarui: 13 Februari 2018   18:37 1058 5 2
Teknik Dasar Olah Foto Menggunakan Photoshop
dokpri

Dilan mungkin pernah bilang, "Jangan belajar photoshop. Photoshop itu berat, kamu nggak akan kuat. Biar aku aja" :P

Abaikan gombalan yang sedang booming itu. Lebih baik, kita mengenal apa saja teknik dasar dalam belajar Photoshop. Kebetulan penulis mendapat ilmu ini sejak masuk Kelas Blogger. Mungkin tulisan ini bisa bermanfaat bagi Kompasianer muda yang mulai mengolah foto supaya tampak kece memenuhi feed instagram.

Ada 3 teknik dasar photoshop yang bisa kita pelajari dengan mudah. Mulai dari mengubah ukuran foto (resizing), memangkas foto (cropping), dan mewarnai foto (coloring). Berikut penjelasannya.

Resize Image (Ubah Ukuran Foto)

Biasanya, Kompasianer yang hobi fotografi mungkin mengambil foto dalam format RAW supaya sebuah foto memiliki resolusi tinggi. Ukuran berkapasitas besar ini memang dibutuhkan jika karya foto ingin dipamerkan atau diedit kembali agar gambar tidak terlihat pecah.

Namun, kebutuhan dalam suatu konten blog terkadang memaksa kita untuk memperkecil ukuran. Sebagai contoh saat menulis di Kompasiana, kita hanya bisa mengunggah foto dengan ukuran maksimal sebesar 2 MB saja. Mungkin aturan ini dibuat karena citra atau gambar resolusi tinggi sering menghambat laman kompasiana untuk dibuka. Bisa jadi, pembaca kita langsung kabur karena proses loading yang begitu lama saat mereka membuka web ini. Demi antisipasi hal tersebut, langkah memperkecil resolusi foto yang akan dipasang melengkapi tulisan menjadi sesuatu yang wajib dilakukan.

Melalui Photoshop, Kompasianer bisa mengubah ukuran foto yang akan diunggah.

1. Buka file foto yang akan diubah, lalu klik image pada toolbar photoshop dan pilih image size.

2. Setelah itu akan tampil jendela baru, dengan pilihan memasukkan angka-angka yang dikehendaki. Misal Kompasianer bisa menulis angka 500 pixels di kolom lebar (width). Secara otomatis angka di kolom tinggi (height) juga akan berubah selama constrain proportion di pengaturan bawahnya masih memiliki tanda centang (checklist).

3. Klik OK.

Crop Image (Pangkas foto)

Komposisi foto menjadi faktor penting agar gambar terlihat menarik. Perhatikan head room dan looking room dari objek yang telah kita jepret. Jika ada hal-hal yang mengganggu lebih baik pangkas saja biasa dikenal dengan istilah populer cropping. Ini juga berfungsi saat kita ingin berkreasi lebih lanjut terhadap foto itu.

Setelah membuka foto yang akan diolah, pilih Marquee Tool. Sesuaikan dengan bentuk objek yang akan kita pangkas bisa pilih rectangular, elliptical, single row, atau single column. Tempatkan Marquee Tool tersebut untuk memilih objek yang tidak ingin dipangkas. Lalu pilih image pada toolbar atas layar Photoshop dan pilih crop. Maka foto akan terpotong sesuai objek yang tidak kita lindungi dengan marquee tool.

Color Image (Warna Foto)

Rekayasa warna foto pasti dilakukan untuk memanipulasi gambar sehingga terlihat bagus. Bisa dibuat lebih terang atau lebih gelap tergantung konsep foto yang ingin kita tunjukkan. Hal ini dipengaruhi faktor tata cahaya saat pengambilan gambar.

Kita harus melihat kualitas awal dari sebuah foto sebelum diolah melalui bar histogram yang ada di kanan atas layar photoshop. Histogram itu menjadi indikator dalam mempertahankan kualitas foto. Kalau ada tanda seru pada histogram, berarti kualitas foto tersebut sudah terlalu terang (over eksposure) begitu juga sebaliknya.

Banyak teknik yang bisa dipelajari untuk mengolah warna ini. Namun, Kompasianer harus mengenal terlebih dahulu istilah-istilah seperti levels, curves, color balance, dan brightness/contrast.

Setelah file foto terbuka, pilih image di menu bar atas lalu lihat adjustments. Lalu, bisa pilih olah warna yang tepat. Misalnya:

  • Curves digunakan untuk mengontrol terang dan gelap warna pada foto
  • Hue saturation untuk mengeluarkan warna lebih bercahaya. Biasa digunakan untuk konsep foto produk.
  • Color balance memuat perpaduan warna yang bisa diubah dengan pilihan CMYk (Cyan, Magenta, and Yellow) atau RGB (Red, Green, and Blue) dan keseimbangan warna yang kita pilih bisa diatur dengan tone balance.
  • Selective color untuk memilih warna yang lebih fokus.

Pengolahan warna ini dilakukan sesuai kebutuhan dan selera kita. Hal yang harus diingat yaitu tetap mempertahankan naturalitas warna agar terlihat alami dan tidak berlebihan.

Inti dari belajar Photoshop itu sebenarnya mudah karena mengolah foto juga harus menggunakan rasa. Meski Dilan pernah berujar bahwa rasa itu sulit dijalani.

Bahkan, di saat kita sedang mencintai seseorang, pasti kita akan cenderung untuk bisa memberikan perasaan kita sepenuhnya, dan manakala seseorang itu pergi, rasanya seperti bagian dari kita telah lenyap.