Sri Wintala Achmad
Sri Wintala Achmad penulis

SRI WINTALA ACHMAD menulis puisi, cerpen, dan novel. Karya-karyanya dimuat di media masa lokal, nasional, Malaysia, dan Australia; serta diterbitkan dalam berbagai antologi di tingkat daerah dan nasional. Nama kesastrawannya dicatat dalam "Buku Pintar Sastra Indonesia", susunan Pamusuk Eneste (Penerbit Kompas, 2001) dan "Apa dan Siapa Penyair Indonesia" (Yayasan Hari Puisi Indonesia, 2017). Profil kesastrawanannya dicatat dalam buku: Ngelmu Iku Kelakone Kanthi Laku (Balai Bahasa Yogyakarta, 2016); Jajah Desa Milang Kori (Balai Bahasa Yogyakarta, 2017); Menepis Sunyi Menyibak Batas (Balai Bahasa Jawa Tengah, 2018). Sebagai koordinator divisi sastra, Dewan Kesenian Cilacap periode 2017-2019.

Selanjutnya

Tutup

Hiburan Pilihan

Menguak Rahasia Sulap versi Hari Sulap

14 Maret 2018   09:03 Diperbarui: 14 Maret 2018   09:54 967 0 0
Menguak Rahasia Sulap versi Hari Sulap
(dok. pribadi)

Sebagai pesulap keliling dari sekolah satu ke sekolah lainnya, Hari Sulap selalu membongkar rahasia dari 10 macam sulapnya di hadapan para siswa. Hal ini dimaksudkan oleh Hari Sulap agar para siswa tidak berprasangka kalau sulap merupakan ilmu sihir, melainkan ilmu riil yang bisa dipelajari setiap orang. Adapun kesepuluh macam sulap yang selalu dibongkar Hari Sulap, yakni: Cup and Ball, Tea to White Water, Koin Ajaib, Membengkokkan Sendok, Twist, Bola Setan, Botani, Gravitasi, Tali Ajaib, dan Pita DipotongUtuh Lagi.

CUP AND BALL

CUP and Ball merupakan permainan sulap yang menggunakan media cangkir (gelas) plastik tidak transparan, bola busa, dan tongkat kecil. Untuk dapat memainkan trick sulap Cup and Ball, sediakan 3 cangkir  dan 4 bola busa. Tahap-tahap untuk memainkan trick sulap ini, sebagai berikut:

  1. Sediakan 3 cangkir plastik tidak transparan, 4 bola busa, dan tongkat kecil. Agar menarik penonton, bola dapat dibentuk jantung merah yang melambangkan cinta.
  2. Terlebih dahulu masukkan salah satu bola busa ke salah satu cangkir. Namun di dalam meletakkan bola busa itu, jangan sampai diketahui oleh pentonton.

Catatan: Gambar di bawah ini sekadar contoh di dalam meletakkan bola busa ke salah satu cangkir.

Foto Iwan
Foto Iwan
Sesudah memasukkan salah satu bola busa ke salah satu cangkir, kemudian telungkupkan cangkir itu di antara 2 telungkupan cangkir yang ditata berderet. Selanjutnya, atur ketiga cangkir dan ketiga bola busa itu secara berderet di atas meja.

Foto Iwan
Foto Iwan
Ambil satu persatu cangkir yang berada di sisi kiri dan di sisi kanan untuk ditelungkupkan di atas cangkir yang ditelungkupkan di sisi tengah hingga membentuk susunan 3 cangkir, dan bola busa yang semula diletakkan di atas cangkir paling bawah itu tertutup.

Foto Iwan
Foto Iwan
Agar penonton memberi kesan Anda seorang pesulap sakti, ambil tongkat untuk mengetuk dudukan cangkir bagian atas sambil mengucap mantra. 

Foto Iwan
Foto Iwan
Sambil mengucap, "Sim salabim...," buka susunan cangkir. Sontak penonton akan tersentak. Karena mereka akan mengira bahwa bola busa yang semula berada di atas dudukan cangkir sisi tengah dapat menembus dudukannya. Padahal bola busa yang mereka lihat adalah bola busa yang sudah Anda letakkan sebelumnya di dalam cangkir tanpa sepengetahuan penonton.

Foto Iwan
Foto Iwan
Peringatan:

Untuk menjaga rahasia sulap Cup and Ball pada penonton, Anda jangan membongkar susunan gelas! Sebaiknya sesudah trick sulap ini dimainkan, segera kemasi dan masukkan ke dalam tempat alat sulap seperti kantong kain atau koper. (Bersambung)

Catatan:

Tulisan ini berdasarkan wawancara Penulis dengan pesulap Hari Sulap.

[Sri Wintala Achmad]