Mohon tunggu...
achmad soheh
achmad soheh Mohon Tunggu... Konsultan - Professional
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

Ekosistem Logistik Dalam Negeri adalah sebuah program yang bertujuan untuk memaksimalkan dan mengoptimalkan potensi pasar dalam negeri yang ada di Indonesia, sehingga program ini mensinergikan 5 komponen bisnis yang ada dalam ekosistem tersebut : Kementerian ( pusat dan daerah), Perhimpunan / Asosiasi UMKM, Corporate/ Perusahaan, Perusahaan Logistik Dalam Negeri serta Pelaku bisnisnya sendiri.

Selanjutnya

Tutup

Entrepreneur

5 Jenis Produk Pertanian Unggulan Ekspor Indonesia Tahun 2022

19 September 2022   16:09 Diperbarui: 19 September 2022   17:07 1236
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
sumber  : portonews.com

Indonesia sebagai sebuah negara agraris dan salah satu negara dengan kepulauannya yang luas,  memang menguntungkan di lihat dari berbagai segi. Sebut saja misalnya  Indonesia memiliki wilayah yang luas dan terbentang dari ujung barat hingga ujung timur. Serta yang paling menguntungkan adalah kemampuan Indonesia menghasilkan berbagai tanaman produksi yang  saat ini menjadi produk pertanian unggulan yang ada di dunia.

Dilihat dari besarnya potensi bisnis  ekspor yang ada di Indonesia yang berasal dari produksi pertanian  dan perkebunan di Indonesia. Memang tidak salah jika pada akhirnya kita beranggapan bahwa memang Indonesia  ke depan bisa menjadi salah satu negara eksportir terbesar yang ada di dunia.  Kondisi tersebut bisa di lihat dari beberapa fakta berikut :

  • Saat  ini untuk beberapa produk ekspor di bidang pertanian dan perkebunan, Indonesia sudah menjadi salah satu eksportir terbesar di dunia. Sebut saja untuk  beberapa produk seperti : Kopi, Karet, Rempah- Rempah, Teh, Coklat.
  • Dari 5 jenis ekspor produk pertanian dan perkebunan tersebut, Indonesia dengan kapasitas produksinya masuk menjadi negara dengan kapasitas produksi perkebunan terbesar di dunia yaitu untuk produk Karet, Kelapa Sawit, Coklat dan Kopi.
  • Ada sekitar 8 negara yang menjadi tujuan ekspor untuk produk-produk Indonesia sat ini diantaranya adalah : China, Jepang, Amerika Serikat, India, Malaysia, Singapura, Korea Selatan dan Taiwan.

Berdasarkan kondisi itulah, maka saat  ini dan kedepan, Indonesia melalui Kementerian terkait di harapkan bisa lebih meningkatkan potensi ekspor yang ada di semua negara tujuan ekspor secara maksimal.  Dimana untuk tujuan  tersebut Pemerintah Pusat melalui beberapa kementerian terkait melakukan koordinasi,  kolaborasi dan sinergi Bersama  untuk memaksimalkan potensi ekspor yang ada di semua sector bisnis ekspor Indonesia.

5 Produk Pertanian/Perkebunan Favorit dalam Bisnis Ekspor Indonesia 

 Agar  kita bisa melihat dan menentukan strategi dalam pengembangan produk ekspor yang ada di Indonesia terutama untuk beberapa produk yang potensial untuk tujuan ekspor. Maka Pemerintah Pusat telah menetapkan  5 jenis produk Pertanian dan Perkebunan yang saat ini masuk menjadi 5 produk unggulan untuk ekspor Indonesia.

  • Produk Unggulan Pertanian/Perkebunan Indonesia: Kopi
  • Ekspor  Kopi Indonesia sepanjang periode satu semester di tahun 2022 (  Januari -- Mei 2022 )  nilainya bisa mencapai USS 394 juta. Angka ini meningkat dalam periode yang sama dibandingkan dengan periode bulan Januari- Mei 2021.
  • Produk Unggulan Pertanian/Perkebunan Indonesia: Karet
  • Sebagai negara penghasil karet salah satu terbesar di dunia, wajar jika banyak negara melakukan import karet dari Indonesia. Seperti juga data  negara yang menjadi tujuan ekspor Indonesia : Amerika Serikat  dengan US$2,18 miliar.  Sedangkan untuk ekspor ke Jepang sebesar US$1,03 miliar, serta untuk negara China, India dan Korea Selatan nilai ekspornya adalah : China US$466,18 juta, India US$330,66 juta dan Korea Selatan US$277,82 miliar.
  • Produk Unggulan Pertanian/Perkebunan Indonesia: Rempah -- Rempah
  • Dengan adanya program Spice UpThe World, Indonesia akan bisa menembus angka ekspor sebesar US$2 miliar atau sekitar Rp28 triliun di tahun 2024. Saat ini Indonesia sudah masuk menjadi negara dengan urutan ke-9 terbesar di dunia sebagai eksportir rempah rempah di dunia sekitar RpUS$1,03 miliar atau setara Rp14,6 triliun.  Untuk produk terbanyaknya sendiri untuk ekspor rempah-rempah adalah kondisinya  : Produk Kecap  berada diangka US$212,8 juta, Cengkeh diangka US$176,5 juta,  sementara untuk produk rempah-rempah seperti Pala diangka US$160,4 juta, Lada diangka US$155,3 juta dan  Kayu manis diangka US$151,2 juta.
  • Produk Unggulan Pertanian/Perkebunan Indonesia: Teh
  • Nilai ekspor  produk  Teh Indonesia sendiri di tahun 2021 sudah mencapai US$89,16 juta atau setara dengan volume 42.653 ton. Angka ini memang masih terus  berkembang hingga memasuki tahun 2022, dimana ekspor terbesar dari Indonesia di tujukkan ke negara Malaysia sebesar US$11,7 juta dan total jumlah negara tujuan ekspor teh  Indonesia ada 62 negara di dunia.
  • Produk Unggulan Pertanian/Perkebunan Indonesia: Coklat
  • Nilai ekspor Coklat Indonesia hingga data terakhir adalah diangka US$1,21 miliar dimana angka tersebut jika di deskripsikan ke beberapa negara  tujuan ekspor utama Indonesia  adalah : Amerika Serikat dengan  nilai US$216,41 juta, India dengan angka US$152,01 juta, China dengan angka US$136,31 juta, Malaysia diangka US$132,60 juta dan Estonia dengan angka US$72,63 juta.

Indonesia Fokus dalam Pengembangan Ekspor dengan Strategi 4 Kebijakan Terkini-nya 

 Pemerintah Indonesia memang sangat berkompeten dengan peningkatan nilai ekspor dari semua produk yang menjadi produk ekspor unggulan Indonesia. Untuk itu pemerintah melalui kementerian terkait selalu melakukan terobosan agar bisa meningkatkan performance ekspor Indonesia.

HIngga kini sudah banyak terobosan  kebijakan yang di bangun dan di kembangkan oleh pemerintah  guna mendukung peningkatan nilai ekspor Indonesia. Diantaranya adalah 4 kebijakan terbaru yang saat ini bisa menjadi trigger peningkatan angka ekspor secara nasional :

Kebijakan Pertama : 

Pemerintah mencoba melakukan penyederhanaan system dari aktivitas ekspor. Dimana tujuannya jelas yaitu untuk mempermudah pelaksanaan ekspor Indonesia. Serta dukungan dari kebijakan tersebut adalah dengan melakukan pengurangan jumlah larangan dan pembatasan dari  semua hal yang terkait dengan ekspor  Indonesia ke negara  tujuan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Entrepreneur Selengkapnya
Lihat Entrepreneur Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun