Finansial

5 Kecerdasan Finansial bagi Milenial

11 Juni 2018   00:00 Diperbarui: 14 Juni 2018   01:38 576 2 2
5 Kecerdasan Finansial bagi Milenial
img-20180608-wa0003-5b215d80f133446af8175492.jpg


Beberapa waktu lalu, saya dicurhatin teman tentang masalah keuangannya. Intinya sih, kenapa sampai sekarang susah banget ngumpulin uang. Meskipun masih lajang, tapi gajinya selalu habis, buat beli inilah, buat beli itulah, buat ganti gadgetlah. Belum lagi sebagai anak sulung, dia merasa mempunyai kewajiban moral untuk memberi bantuan ke keluarga besarnya.  Tiap akhir bulan gajinya selalu habis, bahkan sebelum akhir  bulan.

Ya sih, ngobrolin keuangan memang seperti ngobrolin perasaan wanita, sangat sensitif. Lalu, seperti apa sih mengelola keuangan supaya tetap sehat. Tidak banyak hutang konsumtif dan bisa menabung untuk memenuhi segala tujuan keuangan kita.

Belum lama ini, saya mengikuti workshop tentang menyeimbangkan gaya hidup dan pengelolaan finansial bagi milenials. Workshop ini diisi oleh pakar perencana keuangan Budi Raharjo. Buat saya, mempunyai rencana keuangan sangat penting, supaya kita bisa mengetahui kondisi kesehatan keuangan kita.

Banyak milenials yang masih terjebak dengan pola-pola konsumtif, hanya karena ingin mendapat impressions di sosial media. Memang sih, tidak haram menghabiskan sebagian kecil pendapatan kita untuk memenuhi kebutuhan tersier. Berapapun besar gaji atau penghasilan yang kita miliki, pasti akan habis jika kita tidak memiliki perencanaan yang baik. Yang paling penting, kita harus bisa berinvestasi untuk tujuan jangka panjang.

Dalam sharing session tersebut, Mas Budi Raharjo banyak memberikan insight tentang kecerdasan financial. Ada 5 jenis kecerdasan financial yang harus kita ketahui untuk membuat keuangan kita terkendali, yaitu:

  • Kecerdasan menghasilkan uang: ini adalah kecerdasan tentang bagaimana seseorang bisa mendapatkan penghasilan dari aset pasif maupun aktif, untuk memenuhi semua kebutuhan.
  • Kecerdasan mengalokasikan uang: kecerdasan bagaimana seseorang mengalokasikan penghasilanya, intinya bagaimana kita bisa menunda kesenangan saat ini untuk kebutuhan yang akan datang.
  • Kecerdasan mengembangkan uang: kecerdasan ini berhubungan tentang bagaimana seseorang bisa mengembangkan investasinya, supaya tujuannya terpenuhi. Ada 2 jenis aset, aset aktif dan aset pasif.
  • Kecerdasan melindungi investasi: ini adalah kecerdasan yang berhubungan cara seseorang melindungi investasinya supaya tidak hilang. Contohnya asuransi kesehatan, asuransi jiwa dan lain sebagainya.
  • Kecerdasan mencari informasi: kecerdasan ini berkaitan dengan bagaimana seseorang mendapatkan informasi untuk memenuhi kebutuhan investasinya. Sebelum menentukan investasi kita harus memililki ilmu yang cukup baik untuk berinvestasi.

Selain 5 kecerdasan di atas ada hal lain yang penting kita ketahui untuk melindungi asset investasi. Istilahnya KASH before Cash. Knowledge, Attitude, Skill dan Habits. Jangan sampai kita ikut-ikutan berinvestasi jika kita tidak benar-benar mengetahui bagaimana cara kerjanya. Alih-alih mendapatkan untung besar, yang ada uang kita akan beresiko hilang.

Mulai berinvestasi

Bagaimana cara kita memulai berinvestasi? Apakah harus membeli emas, membeli properti, membeli saham dan berbagai jenis instrumen investasi. Ya sih, kalau pengetahuan kita memadai dan punya modal besar, kita bisa saja membeli properti atau saham yang pengen kita miliki. Bagaimana kalau belum punya modal besar? Hal yang paling mudah dan paling dasar adalah dengan menabung.

Membuka rekening tabungan, kan cukup ribet. Harus datang ke bank, antri panjang dan isi formulir yang njlimet. Eh, tapi zaman sekarang sudah gampang loh. Saya kemarin nyobain aplikasi D-bank dari Danamon. Fiturnya sudah canggih. Tinggal unduh di playstore dan lengkapi persyaratannya. Untuk tanda tangan dan ktp tinggal difoto. Untuk verifikasi data, ada fitur video call dengan customer service.

Yang saya perhatikan, D-bank ini memiliki keunggulan lain, seperti: gratis biaya tarik tunai, bunganya menarik, gratis biaya transfer antar bank, gratis informasi saldo, gratis biaya administrasi bulanan, fitur transaksi terkini melalui aplikasi D-bank dan Danamon Online Banking. Nasabah dapat melakukan pembukaan rekening di mana saja dan kapan saja, tanpa harus datang ke kantor cabang.

Dibanding bank lain, fitur terkini D-bank ini cukup komprehensif dan mendukung kegiatan milenials yang aktif dan dinamis. Maklum, milenials kan butuh kenyamanan dan fleksibilitas dalam segala hal. #saatnyadbank #saatnyapegangkendali