Mohon tunggu...
ABDURROFI ABDULLAH AZZAM
ABDURROFI ABDULLAH AZZAM Mohon Tunggu... Intelektual Muda, Cendikiawan Pandai, Dan Cinta Indonesia
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

Jangan pernah lelah mencintai Indonesia dan mendukung Indonesia bersama Abdurrofi menjadikan indonesia negara superior di dunia. Email Admin : axelmanajemen@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Media

Ulang Tahun TVRI, Pemerintahan Jokowi Berdamai Dengan Imam Besar FPI?

24 Agustus 2020   16:42 Diperbarui: 24 Agustus 2020   21:50 363 13 2 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Ulang Tahun TVRI, Pemerintahan Jokowi Berdamai Dengan Imam Besar FPI?
Ilustrasi nonton ulang tahun Imam Besar FPI dalam Ulang Tahun TVRI (diolah pribadi dari Foto: shutterstock)

Hari ini,  harapan Indonesia makin bersatu

TVRI Diluncurkan 24 Agustus 1962, tiga tahun kemudian lahir seorang anak yang laki-laki bernama Muhammad Rizieq Shihab pada 24 Agustus 1965. Usia ImamBesar FPI adalah 55 tahun sedangkan usia TVRI adalah 58 tahun. TVRI menjadi pemersatu bangsa sedangkan Imam Besar FPI sebagai pemersatu umat islam pada kasus penistaan agama. Wacana beredar Pemerintahan Jokowi berdamai dengan Imam Besar FPI patut diapresiasi untuk sebuah persatuan dalam slogan "Indonesia  Maju".

Saya ucapkan selamat TVRI dan Imam besar FPI, ingat falsafah bahwa satu musuh terlalu banyak seribu teman masih kurang karena kemanusiaan adalah mahkota peradaban  Indonesia, semoga wacana beredar dapat terlaksana," Ucap Abdurrofi Abdullah Azzam pada senin, 24 Agustus 2020 jam 09:00 am.

Harapan Ulang tahun pada hari senin, 24 Agustus 2020 terbilang out the box bagaimana mereka merayakan ulang tahun bersama dalam channel pemersatu bangsa dengan dialog politik antara penyelenggara negara dan ulama sorban hijau. Ini memang menjalin tenun merah putih dalam semangat kebangsaan.

"Saya yakin semua akan melakukan transformasi secepatnya dan melakukan transformasi juga dalam penerimaan publik terutama generasi milenial," Ucap Abdurrofi

Harapan selanjutnya, Transformasi  tampilan TVRI menjadi lebih baik sehingga sejak umroh di Arab Saudi transformasi  tampilan ImamBesar FPI menjadi lebih baik juga. TVRI sebagai media massa yang kekinian dan Imam Besar FPI adalah narasumber di media massa kekinian. Jika ia ingin diterima milenial,  harapan perlu membangun citra positif dengan pesan yang tepat.

"Pergeseran program semua pihak untuk membantu bangsa yang sedang tidak baik-baik saja karena common enemy adalah covid-19," Ucap Abdurrofi

Program legendaris ini sudah tidak dapat dinikmati lagi dengan alasan rendahnya nilai rating acara.Begitu juga program politik Imam Besar FPI t tidak dapat dinikmati lagi dengan alasan tidak ada kasus politik yang diselimuti isu agama. Isu terdekat Imam besar FPI bisa mengganti peran guru agama selama pandemi covid19 dengan ia mendukung program belajar di rumah oleh Kemendikbud.

"Saya setuju dengan kemendikbud, kita harus kolaborasi untuk memajukan Indonesia, kolaborasi semuanya termasuk tokoh FPI  yang masih di Arab..." Ucap Abdurrofi

Abdurrofi setuju dengan prinsipnya kolaborasi ala Nadiem Makarim bahwa kolaborasi itu penting untuk mencegah sekat dengan siapapun. Meskipun kolaborasi kemendikbud dan TVRI ditambah bersama Imam Besar FPI. Habib Rizieq memiliki kapabilitas ilmu agama Islam dan keturunan Nabi Muhammad dalam peran edukasi sesuai kurikulum berlaku. 

Prinsip utama disetujui Abdurrofi kolaborasi karena sesuai dengan akar budaya Indonesia yakni gotong royong sehingga kita bisa membangun Indonesia Maju tidak sendirian. Indonesia Maju harus ada gotong royong, pusat dan daerah, orang tua, guru, murid, semua harus gotong royong menciptakan institusi dan kualitas pendidikan yang lebih baik. Agenda lain, membangun stabilitas negara dengan mengurangi musuh politik.(*)

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x