Mohon tunggu...
Abdullah Amas
Abdullah Amas Mohon Tunggu... simple
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

simple

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Soekarno dan Pengikut Ideologinya Kini

23 Juli 2019   05:02 Diperbarui: 23 Juli 2019   11:35 0 1 0 Mohon Tunggu...
Soekarno dan Pengikut Ideologinya Kini
img-20190723-113307-698-5d368ecc097f36618002bdf2.jpg

 . Presiden Pertama RI. Proklamator. Murid dan menantu dari HOS Tjokroaminoto, Pendiri Sarekat Nasional Indonesia/Partai Nasionalis Indonesia yang lambang bantengnya diambil dari lambang media milik gurunya HOS Tjokroaminoto yaitu Bendera Islam. Abdullah Amas, aktivis SEMMI (Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia mengenang Ia menjadi inspirator bagi kaum marhaen seperti GMNI,  Gerakan Siswa Nasional Indonesia, Pemuda Demokrat Indonesia. Partai yang lahir dari ideologi Marhaen Bung Karno -  PNI antara lain : PDI, PDI Perjuangan, Partai Penegak Demokrasi Indonesia, PNI milik Sukmawati Soekarno Putri, Partai pelopor milik Rachmawati Soekarno Putri, Erros Djarot yang dirikan Partai Nasional Banteng Kerakyatan/PNBK,  partai demokrasi pembaruan (PDP) baik versi Laksmana maupun versi Roy B Janis. Putra lainnya seperti Guruh Soekarno putra jadi politisi PDIP. Ia juga yang menginspirasi lahirnya Golongan Karya (Golkar)  dan memilih mantan ajudan Jendral Sudirman, yaitu Jendral Soeharto untuk mengamankan NKRI dari pemberontakan PKI lewat Supersemar 1967. Abdullah Amas menjelaskan Ia pernah menjadi guru di Sekolah Muhammadiyah dan menikahi Putri dari Ketua Muhammadiyah di Sumatera. Wanita yang bernama Fatmawati penjahit bendera merah putih pertama dan ibu dari Megawati. Abdullah Amas menyebut Bung Karno adalah sosok yang menjadi inspirator lahirnya PDIP maupun Golkar dan menjadi inspirator organisasi berhaluan nasionalis-marhaen termasuk GMNI. Anaknya seperti Rachmawati mendirikan universitas Bung Karno dan menjadi pemikir serta salah satu pemimpin melanjutkan ide dan gelora Bung Karno