Mohon tunggu...
abdul afit
abdul afit Mohon Tunggu... Freelancer - Tutor geografi

Bumi dan bola, sama-sama bundar!

Selanjutnya

Tutup

Nature

Melihat Kerusakan Alam Indonesia dari Citra Satelit

24 September 2022   09:10 Diperbarui: 24 September 2022   09:22 15 0 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Citra Satelit Desa Bedono, Demak, Jawa Tengah yang tenggelam akibat abrasi pantai (via google maps) 

Seiring berkembangnya teknologi, pengamatan, observasi ataupun penelitian terhadap fenomena atau objek di bumi tidak mengharuskan seseorang turun langsung ke daerah yang dituju. Teknologi penginderaan jauh dengan memakai satelit bisa menghasilkan citra (gambaran) fenomena atau objek di permukaan bumi dari ketinggian ratusan kilometer. Penginderaan jauh dengan teknologi yang sederhana dan relatif murah bisa dilakukan  dengan drone atau balon udara. Salah satu pemanfaatan penginderaan jauh digunakan dibidang lingkungan hidup. Kita bisa mengamati berbagai objek atau fenomena di bumi seperti pencemaran lingkungan, deforestasi hutan, abrasi pantai dan lain-lain. 

Indonesia dengan wilayah begitu luas, tentu memiliki banyak objek atau fenomena untuk diamati. Di bawah ini beberapa fenomena kerusakan lingkungan di Indonesia yang dapat saya lihat melalui  citra satelit via google maps. 

1. Abrasi Pantai Menenggelamkan desa di Demak, Jawa Tengah

Pada citra satelit terlihat perkampungan (3) desa Bedono dengan pola linier memanjang jalan dikepung oleh bekas tambak-tambak yang telah tergenang air laut (1). Disisi lain, pemakaman juga terlihat sudah tenggelam. Makam-makam tidak terlihat. Kawasan hutan bakau/mangrove (2) jika dijaga dengan baik  bisa menjadi pelindung dari ancaman abrasi pantai. 

2. Kolong bekas tambang timah di pulau Bangka

Citra satelit bekas galian tambang timah yang menghasilkan kolong  di suatu kawasan di pulau Bangka (via google maps) 
Citra satelit bekas galian tambang timah yang menghasilkan kolong  di suatu kawasan di pulau Bangka (via google maps) 

Pertambangan timah, khususnya yang dilakukan oleh masyarakat, telah merusak banyak kawasan hutan dan meninggalkan banyak lubang-lubang. Lubang-lubang bekas galian terisi air membentuk kolong atau danau buatan (hijau toska). Saat ini kawasan kolong dijadikan objek untuk berswafoto. Apakah tidak berbahaya ya? Kalau nyemplung gimana tuh? Hehe... 

3. Kerusakan hutan akibat penambangan batubara, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. 

Citra satelit yang menunjukkan lubang-lubanh akibat pertambangan batubara di kabupaten Paser, Kalimantan Timur. (Via google maps) 
Citra satelit yang menunjukkan lubang-lubanh akibat pertambangan batubara di kabupaten Paser, Kalimantan Timur. (Via google maps) 

Pertambangan (dan kegiatan ekonomi) memang selalu punya dua sisi, manfaat ekonomi dan kerusakan lingkungan.  Seperti pada citra satelit diatas yang menunjukkan rusaknya hutan dan lingkungan akibat pertambangan batubara. Perusahaan punya kewajiban untuk mereklamasi daerah bekas pertambangan yang menjadi wilayah kerja mereka. Semoga aja ya perusahaanya gak lupa. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Nature Selengkapnya
Lihat Nature Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan