Mohon tunggu...
Abanggeutanyo
Abanggeutanyo Mohon Tunggu... Wiraswasta - “Besar, ternyata ada yang lebih besar, sangat besar, terbesar, super besar, mega besar dan maha besar.”

Nama : FM Al-Rasyid ---------------------------------------------------------------- Observe and be Observed

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

India Tidak Secerdas China Sikapi Covid-19, Bencana Kemanusiaan Mengintai

29 April 2021   03:09 Diperbarui: 29 April 2021   12:06 3237
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Kumbh Mela 2021: First Shahi Snan on Mahashivratri, all you need to know about world's largest religious festival (Filephoto) via DNAIndia.com

Tidak jelas kapan pertama sekali virus corona menyerang India meskipun korban jiwa di India tercatat sudah berjatuhan sejak Maret 2020. Namun serangan dahsyat Covid-19 di India "tercatat" setelah jutan orang selesai mengikuti Fetival Kumbh Mela Maha (Besar) yang diselenggarakan nonstop dari 10 hingga 14 April 2021 (selama empat hari).

Kumbh Mela Besar adalah sebuah acara tradisional 12 tahun sekali berupa acara berziarah di 4 tempat suci yakni di kota-kota kecil Allahabad, Haridwar, Ujjain dan Nashik. 

Acara ini mampu menyedot peziarah (kalpwasis) hingga 60 juta orang dari seluruh India pada 4 lokasi tersebut selama 4 hari festival, membuatnya pemegang rekor dunia berkumpulnya orang paling banyak dalam satu waktu sekaligus.

Di kota Allahabad tepatnya di desa Kumbh para peziarah merasa wajib mandi pagi di sungai Gangga (Sanggam). Meskipun air sungai berkeruh dan udara dingin di lokasi pemandian tak mampu mengurangi animo peziarah terjun mandi ke sungai beramai-ramai saling merapat.

Di festival tersebut juga menyedot kebersamaan berlimpah pada acara Godavari di Nasik, Kshipra di Ujjain dan Sanggam di Allahabad. Selain di tempat itu ada acara ritual lainnya yang jumlah pengunjungnya agak sedikit.

Beberapa peziarah yang kembali ke kampung halamannnya merasa tidak sehat bahkan ada yang meninggal dunia beberapa hari setelah kembali dari festival tersebut.

Ujwal Puri (34)  adalah seorang pengusaha dari Mumbai. Dia tba di Haridwar pada 9 April 2021 guna mengikuti festival Kumb Mela Besar. Bermodalkan sejumlah handsanitiser, masker dan vitamin. Dia berada di sana 3 hari saja, tidak sampai festival benar-benar usai.

Ketika tiba kembali di Mumbai ia kurang sehat dan memeriksakan diri ke kelinik ternyata positif tertular Covid-19. Dia memutuskan mengasingkan dirinya di sebuah kamar dan dijauhi dari keluarganya beberapa hari.

Namun bukan Puri sendiri  saja yang mengalami hal itu, menurut rumah sakit atau klinik di kota Haridwar selama 4 hari saja di kota itu mencatat 1.600 orang postif covid-19. Jumlah itu belum termasuk di klinik kota-kota lain dan tentu saja belum termasuk seluruh India dalam kurun waktu tersebut.

Kita tidak menyalahkan orang beribadah atau orang melaksanakan ritual tradisional turun temurun ribuan tahun. Tapi berdasarkan data penulis ambil dari WolrdometerInfo lonjakan ekstrim kasus penderita covid-19 di India mulai terjadi pada 8 April 2021 saat orang mulai berkumpul di festival, sebagaimana terlihat pada gambar berikut ini.

Capture grafik penderita covid-19 di India dari WorldometerInfo.com
Capture grafik penderita covid-19 di India dari WorldometerInfo.com
Masih menurut sumber yang sama pada grafik berikutnya gelombang ke dua Covid-19 terjadi setelah festival itu. Jumlah orang terinfeksi COvid-19 per 27 April 2021 seluruh India mencapai 18,5 juta orang.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun