Mohon tunggu...
AANG JUMPUTRA
AANG JUMPUTRA Mohon Tunggu... Freelance, writer

Konsultan

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Catur Santika Saruka (2)

10 Agustus 2019   06:13 Diperbarui: 10 Agustus 2019   06:40 0 0 0 Mohon Tunggu...
Catur Santika Saruka (2)
sumber: dok.Tukiman Tarunasayoga  (IC Tukiman Taruna)

Agenda Pendidikan dan Pelatihan Nasional 2020 yang diusulkan Tilaar sebagaimana dirumuskan ke dalam 15 KIPRAH (Kecenderungan-kecenderungan.

Implikasi atau misi, dan program aksi holistik), -seperti yang saya tulis kemarin, 9 Agt 19- selengkapnya sebagai berikut: Kiprah I ialah Transformasi masyarakat global, dengan empat implikasinya, yakni (a) penguasaan iptek yang mengarah ke transformasi masyarakat industri, (b) pengembangan SDM unggul yaitu berani bersaing dan bersanding dengan SDM mana pun. (c) semakin melek sains dan melek digital, dan (d) mengembangkan manajer-manajer tangguh di segala level pekerjaan dan posisi. 

Di Kiprah II, yaitu mewujudkan masyarakat madani, Tilaar mengusulkan tiga program aksi holistiknya: satu, menciptakan ekosistem sekolah/madrasah  dan kampus yang demokratis, bukannya ekosistem yang feodal birokratik yang mematikan eklusivitas kritis. 

Dua,  menata kehidupan sekolah/madrasah dan kampus yang terbuka dan professional, memupuk tingkahlaku inklusif, hormat menghormati perbedaan, nilai-nilai ilmiah dan kebenaran mutlak sebagai pilihan, serta pimpinan sekolah/madrasah dan kampus yang handal, professional, terbuka, serta partisipatif. 

Dan tiga, kehidupan sekolah/madrasah dan kampus yang taat peraturan dan menjunjung tinggi disiplin waktu, akademik, maupun disiplin cara berfikir.

Kiprah III: Kemajuan Iptek, kiprah IV: Meningkatkan mutu pendidikan manajemen dan manajemen pendidikan dan pelatihan; kiprah V: Mewujudkan wawasan Nusantara dan memantapkan Nasionalisme Indonesia; kiprah VI: Berpartisipasi dan meningkatkan kerjasama regional dan internasional; kiprah VII Meningkatkan partisipasi masyarakat/swasta dalam pembiayaan pendidikan' kiprah VIII: Meningkatkan profesionalisme; kiprah IX: Program pendidikan, pelatihan dan ketenagakerjaan yang terpadu; kiprah X: Proses belajar mengajar; kiprah XI: Kurikulum; kiprah XII: Pendidikan tinggi sebagai pusat pengembangan iptek, budaya, moral, dan agama; kiprah XIII: Privatisasi pendidikan; kiprah XIV: pendidikan dan pelatihan berperspektif gender, dan kiprah XV: Seni, budaya, dan filsafat serta keagamaan.

Kiprah XII menarik untuk diuraikan lebih lanjut baik tentang kecenderungan, implikasi, maupun program aksi holistiknya. Harus disadari bersama bahwa PT adalah pusat pengembangan ilmu, teknologi, moral, agama/kepercayaan, dan budaya. 

Lembaga PT harus dikembangkan sebagai wahana kaderisasi tentang sikap toleran, terbuka, disiplin akademik, dan moral. Maka implikasinya ialah, satu, PT perlu dikembangkan sebagai bagian utama dari masyarakat inudstri dan pusat kebudayaan. 

Dua, jaringan antar PT harus semakin kuat, dan dari jaringan kuat itu dikembangkanlah jejaring tingkat regional dan internasional; sehingga PT kita semakin berani bersaing dan bersanding dengan PT bertaraf internasional mana pun.

Program aksi holistiknya ada empat, yaitu (a) manajemen PT itu harus terbuka, penuh tanggungjawab, dan selalu memberi solusi kepada masyarakat; (b) kembangkan jejaring dengan dunia industri, dunia internasional untuk meningkatkan budaya akademik; (c) kuliah kerja nyata (KKN) mahasiswa perlu lebih lama durasi waktunya dan terjun langsung ke kancah praktek nyata; dan (d) berselera tinggi dalam arti terpacu untuk mengembangkan budaya dunia, budaya akademik, budaya yang penuh keterbukaan akademik.