Mohon tunggu...
Eirinetina Eds
Eirinetina Eds Mohon Tunggu... Jurnalis - Ngawi, 30 Agustus 2000

Agribisnis 2018 (SWCU)

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud Pilihan

Perjalanan Program KKN Mahasiswa FPB UKSW: Pelatihan Budidaya Pisang Cavendish dan Pembuatan Pupuk Bokashi

26 April 2022   18:51 Diperbarui: 26 April 2022   19:45 643
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Dokpri
Dokpri

Kegiatan KKN Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW pada tahun 2022 di Desa Cukilan, Kabupaten Semarang diselenggarakan pada tanggal 18 februari hingga 4 april selama maksimal 30 hari kerja. Terdapat 9 dusun pada Desa Cukilan, namun pelaksanakan program ini dilakukan pada 4 dusun yaitu Banjaran Gunung, Banjaran Cengklik, Salak, dan Patran. 

Ada 8 tema pada pelaksanaan KKN, salah satu tema yang kami gunakan yaitu desa budidaya. Secara umum dapat diketahui bahwa desa budidaya merupakan tema yang outputnya berkaitan dengan pengolahan dan pertumbuhan pada tanaman. Kelompok desa budidaya yang kami lakukan dibimbing oleh Dr. Ir. Endang Pudjihartanti, MS. 

Berdasarkan wawancara pada perangkat desa dan masyarakatnya, kami ingin mengangkat program kerja mengenai "Budidaya Pisang Cavendish dan Pembuatan Pupuk Bokashi". Program ini didasari oleh adanya kemauan dari desa mengenai program ketahanan pangan yang dimulai dari budidaya pisang cavendish. 

Program ketahanan pangan ini tidak didasari dengan adanya pelatihan maupun sosialisasi pada masyarakat untuk mempertahankan produksi pisang (hanya memberikan bibit pisang pada masyarakat desa) sehingga kelompok kami berinisiatif memberikan pelayanan berupa penanaman dan sosialisasi mengenai budidaya pisang cavendish. 

Munculnya program pembuatan pupuk bokashi berawal dari masyarakat desa yang menyampaikan bahwa tidak maksimalnya penggunaan kotoran ternak sebagai pupuk pada sektor pertanian karena masyarakat belum mampu mengolah pupuk dengan baik untuk siap digunakan pada lahan pertanian. Program kerja yang kami usulkan diawasi oleh pembimbing lapangan yaitu Bapak Santo.

Anggota dari kelompok ini adalah Yono Okki Saputro (512018032), Filipus Arwin Teduh N (512018067), Iin Eufrasia Roswita (522018029), Bernadus Restu Ardian (522018036), dan Eirinetina Eka Dewi Saputri (522018043). 

Alasan program ini dibuat karena pada desa Cukilan terdapat beberapa hewan ternak yang belum ada tindakan pengolahan untuk limbah kotorannya, dan mengawali program desa yaitu ketahanan pangan dalam budidaya pisang cavendish.

Pada minggu pertama KKN, program yang dilaksanakan terlebih dahulu yaitu pembuatan lubang tanam dan pembuatan pupuk bokashi. Pembuatan lubang tanam sebesar 50x50x50cm yang nantinya akan digunakan sebagai lubang tanam pisang cavendish. 

Pupuk bokashi merupakan pupuk organik yang dibuat menggunakan kotoran ternak dan  memanfaatkan bahan-bahan yang mengandung mikroorganisme. Kotoran yang digunakan berasal dari limbah ternak sapi. Adapun cara pembuatan pupuk bokashi yang telah dilakukan yaitu:

  1. Pengumpulan kotoran sapi sekitar 50 kg
  2. Kotoran sapi digemburkan menggunakan cangkul
  3. 4-3 tutup molase (tetes tebu), 5 tutup EM4, dan 3 tutup SOT (suplemen tanaman) ditambahkan pada 1 liter air
  4. Campuran cairan d aduk, kemudian dituangkan pada kotoran sapi
  5. Bekatul atau dedak ditaburkan pada kotoran sapi yang telah diberi campuran cairan
  6. Kotoran sapi diaduk agar bahan-bahan yang diberikan tercampur rata
  7. Tutup menggunakan terpal

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun