Mohon tunggu...
Natasya Adinda
Natasya Adinda Mohon Tunggu... Mahasiswa

Let's we learn together

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud & Agama

Pentingnya Memiliki Ingatan atau Memori yang Kuat

21 Juni 2021   08:54 Diperbarui: 21 Juni 2021   09:18 45 1 0 Mohon Tunggu...

Seberapa pentingkah untuk memiliki ingatan yang kuat? Ya, sangat penting. Mengapa?

Karena dengan ingatan kita bisa menyimpan hal-hal yang penting, contohnya saat kita belajar kita perlu mengingat dan mempertahankan apa yang telah kita pelajari. Ingatan atau memori manusia sudah ada sejak lahir dan akan berkembang seiring bertambahnya usia.

    Ternyata ingatan yang kuat memberikan dampak positif dan negatif, contohnya seperti yang dialami McGaugh, ia mengatakan dampak positif dengan kuatnya daya ingat yang dimilikinya bisa memiliki banyak kenangan bahagia yang bisa diingat kembali namun, dampak negatifnya adalah ia cenderung memikirkan semua hal yang terjadi lebih lama dibanding orang lain seperti saat sesuatu yang menyakitkan terjadi seperti perpisahan atau kematian ia tidak dapat melupakan perasaan sedihnya. Jadi, memiliki ingatan atau memori yang kuat tidak hanya memiliki dampak yang positif tapi juga dampak negatif namun, disamping itu ingatan yang kuat masih dibutuhkan manusia karena banyak hal-hal yang harus kita simpan dan ingat untuk mengembangkan pengetahuan kita.

Dalam Islam sendiri ada penekanan pada signifikasi fungsi kognitif dalam sistem memori baik memori jangka panjang maupun memori jangka pendek karena menentukan keberhasilan atau kegagalan seseorang dalam memperoleh pengetahuan. Allah berfirman dalam Al-qur’an “dan Allah SWT mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui apa-apa, dan Dia memberikan kamu pendengaran, pengelihatan, dan af’idah (daya nalar) agar kamu bersyukur” Q.S An-Nahl ayat 78. Maksud dari daya nalar dalam ayat tersebut adalah kemampuan berpikir logis (akal). Akal ada kaitannya dengan jantung (qalbu). Maksud dari qalbu yang realitas akal atau sistem sistem meori yang ada di dalam otak bukan di dalam jantung. Sehingga perspektif Islam memandang memori, akal berkaitan dengan belajar untuk beribadah mengerjakan perintah dan larangan Allah SWT. Inilah alasan mengapa memori juga penting dalam Islam.

Memori dibagi menjadi tiga yaitu, memori sensorik (sensory memory), memori jangka panjang (long term memory), dan memori jangka pendek (short term memory). Dalam proses memori sendiri melalui beberapa tahapan yang pertama, stimulus atau informasi yang masuk di panca indera    akan ditangkap oleh memori sensorik jika tidak mendapat perhatian akan terlupakan namun, jika diberikan penguatan akan lanjut ke memori jangka panjang.

Terkadang daya ingat kita menjadi lemah, mengapa? Ini terjadi karena banyak faktor, salah satunya adalah karena gaya hidup kita yang tidak teratur seperti stress, pola makan tidak teratur, kurang istirahat, dan jarang berolahraga.

Lalu, bagaimana dengan kejadian lupa? Ya, kita pasti pernah merasakan lupa. menurut teori peluruhan (decay theory), seiring berjalannya waktu memori akan memudar dan lama- kelamaan akan menghilang jika kita tidak melakukan pemanggilan ulang atau rehearsal.

Karena daya ingat ada hubungannya dengan fungsi otak maka, kita harus menjaga dan memenuhi Kesehatan otak. Untuk menghindari kejadian lupa, ada beberapa tips yang bisa kita gunakan untuk memperkuat atau meningkatkan ingatan:

1. Memperhatikan asupan nutrisi

Untuk memberikan nutrisi yang cukup pada otak kita bisa mengkonsumsi sayur- sayuran hijau, ikan, the hijau, dan kacang-kacangan.

2. Rajin olahraga

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN