Mohon tunggu...
Tante Paku  A.k.a Stefanus Toni
Tante Paku A.k.a Stefanus Toni Mohon Tunggu... wiraswasta -

Membaca dan menulis hanya ingin tahu kebodohanku sendiri. Karena semakin banyak membaca, akan terlihat betapa masih bodohnya aku ini. Dengan menulis aku bisa sedikit mengurangi beban itu. Salam, i love you full.....

Selanjutnya

Tutup

Media

Nasihat Bijak buat Kompasianer Bermasalah di Kompasiana

28 Februari 2011   22:48 Diperbarui: 26 Juni 2015   08:11 1047 17 59
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Nasihat Bijak buat Kompasianer Bermasalah di Kompasiana
http://www.free-jokes-online.com/thumb/working-after-a-long-time.jpg

Orang Jawa bilang NJIWIT TANPA NGLARANI, NUDING TANPA NDUMUK BATHUK, artinya mencubit tanpa membuat sakit, menunjuk tanpa memegang dahi. Sedang Zhou Gong memberi nasihat ai wu ji wu "Mencintai seseorang sampai kepada orang lain atau barang yang berhubungan dengan orang itu". Hubungan antara Kompasiana dan Kompasianer sikap yang terbaik memang KEJUJURAN, yang satu jujur untuk menyediakan segala fasilitas dan penegakan policynya dengan sebaik-baiknya, yang satu juga harus jujur dalam menulis sesuai dengan aturan yang diterapkan. Tapi apa mau dikata kejujuran dalam beberapa kasus sering MEMALUKAN dan MERUSAK dengan argumentasi masing-masing yang kadang lepas kendali. Prabu Siliwangi pernah berkata, "Mengapa kita TAKUT itu, Kenallah dan takut itu ternyata bukan apa-apa. Lebih baik mati muda daripada hidup tiada guna." Maknanya, jangan kau hiraukan hiruk pikuk sekelilingmu, biarkan SEJUTA SANJUNGAN dan SEGUDANG MAKIAN. Tapi kau harus tetap tegar dan jujur pada suara hati nuranimu sendiri. Hidup bukan sekedar NUMPANG NGE-BLOG, berdebat hebat, makan dan tidur, tapi HIDUP ADA ARTI, ada MISI, dan pancen gawe. ATTAHI ATTANO GATTI, kata Empu Barada, perisai dirimu adalah dirimu sendiri. Bagi handai taulan Kompasianer yang sedang bermasalah di Kompasiana.com, ada beberapa nasihat bijak di bawah ini yang identik dengan DIAM ADALAH EMAS tapi jangan diplesetkan menjadi DIAM ADALAH CEMAS lho. Simak baik-baik 17 jurus nasihat bijak yang bisa kita pelajari ini. 1. Jangan sekali-kali mengkritik latar belakang pendidikan Kompasianer di sini jika tata bahasanya tak sebaik anda. Sama artinya anda merendahkan bahwa Kompasianer itu berasal dari kalangan bawah. 2. Jika ada yang memuji hasil karya anda bagus, simpanlah untuk diri sendiri, jangan siarkan menjadi sebuah blog atau titip link bahwa tulisan anda banyak dipuji karena sangat bagus. Karena nanti banyak yang akan mempunyai kesimpulan yang salah tentang anda. 3. Jangan pernah berkata bahwa tulisan anda sering masuk HL atau TER-TER yang lain karena tulisan anda memang paling hebat karena sudah TERVERIFIKASI untuk itu yang membaca jangan SIRIK! Walaupun keadaannya memang demikian, jangan bersikap pongah seperti itu, walau dengan bahasa halus sekalipun. 4. Jangan pernah mengatakan bahwa tulisan-tulisan Kompasiner di sini semuanya SAMPAH atau RONGSOKAN tanpa penjelasan yang masuk akal, itu sangat menyakitkan bagi mereka yang sudah mapan, apalagi yang baru belajar. 5. Jangan sekali-sekali berdiskusi tentang SEKS secara vulgar di kolom komentar, apalagi sampai menyebutkan secara detil jurus-jurus permainan anda tanpa malu-malu lagi sambil menyebutkan perangkat seksual anda dengan apa adanya. Reaksinya pastilah membuat anda kena tegur. 6. Jangan pernah MENCELA Kompasianer dengan perkataan TIDAK SENONOH dengan segudang organ manusia atau isi kebun binatang, disamping tidak enak untuk di baca, juga akan menyakitkan bagi yang bersangkutan, kalau di balas terjadilah saling lempar kata-kata kotor yang tidak bermanfaat bagi siapa saja. 7.Jangan mengungkit-ungkit masalah Kompasianer yang bersalah dan sudah minta maaf, itu tidak produktif hasilnya, walau anda hanya bermaksud nostalgia, kalau yang bersangkutan SENSITIF bisa kesal dan benci kepada anda. 8. Jangan pernah mencela hobi seorang Kompasianer lainnya, toh itu memang hobinya walau pun sangat aneh. Daripada MUMET sendiri, walau hobinya adalah posting sambil NGEMUT  PULPEN. 9. Jangan katakan kepada Kompasianer lainnya bahwa anda adalah Kompasianer KESAYANGAN ADMIN, lebih baik menjadi kesayangannya Istri/suami atau kekasih sendiri deh. Kecuali ada admin yang menjadi istri/suami/pacar anda. 10. Jangan  mengolok-olok bahwa Kompasianer TUA dilarang nge-BLOG, lebih baik memuji agar rasa percaya dirinya timbul kembali. Toh tidak ada batasan buat nge-BLOG di Kompasiana bukan? 11. Jangan membuat aturan jika ng-BLOG dan memposting di Kompasiana harus memakai kemeja gari-garis dengan celana panjang bermotif kotak-kotak ala badut. Itu tidak mungkin terlaksana, walau hanya pakai handuk pun anda tidak akan mengetahuinya deh. 12. Jangan MENGKRITIK bau badan seorang Kompasianer  berbau  KECUT kayak JERUK PURUT, alangkah lebih baiknya anda hadiahkan DEODORANT atau AFTERSHOVE LOTION bukankah itu lebih menyenangkan? 13. Jangan katakan bahwa Kompasianer  A atau B lebih baik dan berbakat daripada anda,  meski memang kenyataannya demikian. Pujilah keduanya dengan cara-cara yang halus dan menarik. 14. Jangan pernah bertanya pada Admin Kompasiana berapa honor menulis di sini? Sebab itu akan menimbulkan kecemburuan sosial he he he he......Lebih baik tanya saja pada rumput yang bergoyang, dijamin aman. 15. Jangan sampai anda mengalahkan Admin dalam permainan CATUR, simpan saja untuk bertanding melawan teman-teman yang lain, daripada anda kena  peringatan waktu nge-BLOG di sini atau bahkan kena BANNED walau sudah mengkloning dengan nama lain tetap saja diburu akunnya. 16. Jangan mencela Admin Kompasiana TIDAK BECUS dalam bekerja, lebih baik mengusulkan pada  PIMPINAN KOMPAS agar MENAIKKAN GAJI ADMIN dengan lebih MENARIK AKTUAL BERMANFAAT INSPIRATIF dan TIDAK ASAL TULIS gajinya. Kalau Adminnya tidak pelit siapa tahu kita ikut ditraktir? 17. Jika anda Kompasianer yang  MASIH GADIS , jika ON LINE malam hari JANGAN LUPA minum pil anti hamil. Jika anda  PRIA  jangan lupa pakai KONDOM. Sebab on line malam hari dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi dan gangguan kehamilan dan janin. Ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha.................. Illustrasi : funnys.website.org, faniq.com,kolomkita.detik.com

Mohon tunggu...

Lihat Konten Media Selengkapnya
Lihat Media Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x
LAPORKAN KONTEN
Alasan