Mohon tunggu...
Blasius Mengkaka
Blasius Mengkaka Mohon Tunggu... Guru - Guru dan Penulis.

Mencipta wacana bermutu dari sistem berpikir Plato dan Aristoteles. Sarjana Filsafat dari STFK Ledalero sejak tahun 2002 dan seorang guru profesional sejak tahun 2008. Email: mengkakablasius@yahoo.com. --(C)2013-2020.

Selanjutnya

Tutup

Filsafat Pilihan

Filsafat Matematika: Mengapa Harus Ada Angka-Angka?

26 Agustus 2021   21:52 Diperbarui: 3 September 2021   18:16 165 4 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Filsafat. Sumber ilustrasi: PEXELS/Wirestock

Subbuku Mu dan Nu dari buku Metafisika karya Aristoteles menjelaskan tentang mengapa angka-angka itu harus ada? Dua subbuku dari buku Metafisika karya Aristoteles itu berusaha untuk menjelaskan status metafisik Matematika. 

Dalam filsafat Matematika, Aristoteles mengatakan bahwa entitas Matematika bukan merupakan zat. Dengan itu Aristoteles menentang pandangan gurunya Plato yang mengatakan bahwa setiap angka berhubungan dengan suatu bentuk. 

Menurut Aristoteles jika setiap angka berhubungan dengan suatu bentuk maka pandangan Plato ini mengaburkan dan gagal menjelaskan hubungan antara angka-angka dan hal-hal khusus yang masuk akal.  

Sebaliknya Aristoteles menyarankan bahwa angka adalah objek fisik yang dipertimbangkan dalam abstraksi dari sifat fisik dan kebetulan dari sifat fisik itu. Misalnya, angka 5 untuk menghitung jumlah 5 ekor kucing. Dengan menyebut 5 ekor kucing, kita telah memfaktorkan kucing-kucing itu menjadi 5 kucing, bukan yang lain. 

Aristoteles menolak gagasan bahwa angka dapat memainkan peran kausal di alam. Bagi Aristoteles, angka-angka itu menguatkan keberadaan substansi dalam aktualitas sebagai fondasi alam.

Dengan demikian, bagi Aristoteles, angka-angka memperkuat substansi. Substansi bersifat fundamental karena substansi memiliki materi aktualitas yang merupakan apa yang ingin dicapai oleh semua hal. Dalam filsafat Matematika, tujuan dari angka-angka adalah untuk mencapai materi substansi yang benar-benar aktual, tanpa materi potensi. Substansi inilah nanti menjadi titik pijak pencarian manusia akan Tuhan.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Filsafat Selengkapnya
Lihat Filsafat Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan