BLASIUS MENGKAKA
BLASIUS MENGKAKA Guru Profesi

(C)2017-Blasius Mengkaka. Pendidik prof, bookwriter dan kontenwriter di UC News. Email: mengkakablasius@yahoo.com atau blasiusmengkaka@gmail.com.

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Matteo Salvini: Tim Italia "Krisis Nasionalisme"

14 November 2017   12:13 Diperbarui: 14 November 2017   12:43 900 3 1
Matteo Salvini: Tim Italia "Krisis Nasionalisme"
Timnas Italia gagal melaju ke PialaDunia2018 setelah bermain imbang 0:0 melawan Swedia di stadion San Siro,Italia(Foto:https://ansa.it)


Seperti dikutip dari Situs https://ansa.it, kalimat di atas dilontarkan oleh sekretaris Liga Italia Matheo Salvini pada penghujung pertandingan leg kedua babak play off Piala Dunia 2018 antara Italia melawan Swedia di Stadion San Siro. Kesebelasan Italia bermain imbang melawan Swedia di stadion San Siro dalam babak kedua play off Piala Dunia 2018. Dengan kedudukan 0:0,Italia gagal masuk final Piala Dunia. Mengapa Italia gagal? Situs Web resmi Sepak Bola Italia menulis: Italia Svezia 0-0, azzurri fuori dai Mondiali FOTO, artinya:Italia-Swedia 0:0, Tim Biru Langsung Keluar dari Sepak Bola!

Judul artikel dalam Media di atas ini mengundang kesedihan. Sebab ini adalah kejadian menyedihkan pertama selama 60 tahun terakhir di mana Italia gagal melangkah ke babak final Piala Dunia. Buffon,sang kapten dan penjaga gawang Timnas Italia langsung menangis di lapangan San Siro usai pertandingan. Ini adalah pertandingan terakhir baginya.

Pelatih Timnas Italia, Giompiero Ventura dan kaptenTimnnas Italia Buffon yang tampak sedang menangis(Foto:Vinzenzo Pinto/AFP)
Pelatih Timnas Italia, Giompiero Ventura dan kaptenTimnnas Italia Buffon yang tampak sedang menangis(Foto:Vinzenzo Pinto/AFP)

Semua mata orang Italia tertuju kepada 3 pemain muda yang baru turun pertama kali di Timnas Italia. Ketiga pemain muda itu adalah: Jorginho, Gabbiadini dan Florensi. Dari ketiga pemain ini, Jorginho tampil lebih menonjol sebab ia tampil penuh sejak turun pertama kali hingga usai pertandingan. Mengapa Giampiero Ventura menurunkan 3 pemain muda? Jawabnnya karena 2 pemain senior lainnya, ialah Marco Veratti masih menjalani hukuman dan Daniel del Rosi tidak sepenuhnya fit.

Terdapat segelintir publik Italia yang tidak puas, mengapa pelatih Italia menurunkan Jorginho seorang pemain muda yang baru pertama kali turun bertanding dalam debut pertandingan international yang amat penting bagi Italia? Itu salah satu strategi pelatih Ventura yang keliru. Karen postur badan para pemain muda Italia lebih pendek dari Swedia sementara bola terus melambung di atas postur pemain Italia. Pelatih Giampiero Ventura hanya memainkan 15 menit saja Insigne, pemain yang sudah berpengalaman di gelandang tengah yang tampak kurang fit saat itu.

Mattheo Salvini mengatakan bahwa sepak bola sedang dilanda masalah nasionalisme karena semakin tahun banyak pemain asing didatangkan ke sebuah negara termasuk Italia. Mereka mudah mengganti kewarganegaraan demi bermain di Timnas sepak bola nasional.

Seperti dikutip langsung dari rilis Situs resmi asosiasi sepak bola Italiam https://ansa.it,menurut Matteo Salvini dan sebagian besar publik Italia, pemain asing kurang menunjukkan rasa nasionalisme bagi Italia. Mereka bermain demi ketenaran dan uang, bukan nasionalisme, demikian komentar Sekretaris Liga Italia Matheo Salvini pada penghujung pertandingan Italia melawan Swedia."

Kalimat Matheo Salvini, "Terlalu banyak pemain asing bermain di lapangan dari generasi muda sampai Seri A". Siapa lagi yang dimaksudkan Salvini kalau bukan Jorginho. Tentu perhatian orang Italia langsung menunjukan ke arah Jorginho. Pasalnya Jorginho bukan kelahiran Italia namun lahir di Brasil. Tambahan pula sebelum pertandingan ada berita kuat yang beredar bahwa Jorginho akan dipanggil kembali oleh pelatih Brasil untuk memperkuat Timnas Brasil. Oleh sebab itu meskipun Jorginho baru pertama kali tampil penuh di Timnas Italia dalam sebuah pertandingan amat penting, ia mendua hati antara mendukung Italia dan Brasil.

Kalimat Salvini seprtinya dibantah oleh pelatih Giampiero Ventura bahwa Italia jarang kemasukan gol, permainan tim mereka sejak awal amat baik. Jorginho memang lahir di Brasil namun ia memiliki kakek yang asli Italia sehingga ia gampang menjadi warga negara Italia, selain itu ia telah tinggal di Italia sejak umur 15 tahun.

 Referensi:

1. https://waspada.co.id/sports/internasional/hiks-buffon-mundur-dari-timnas/pada 14 November 2017

2. https://www.ansa.it/sito/notizie/sport/calcio/2017/11/13/italia-svezia-diretta-live-e-foto_873e8945-1424-4ca9-acf8-e7caab517e9e.html,pada 13 November 2017