Mohon tunggu...
Suryanto Rauf
Suryanto Rauf Mohon Tunggu... Bumi Ku Adalah Bumi Manusia

Bumi manusia

Selanjutnya

Tutup

Ekonomi

Kopra atau Sawit Apa Solusinya?

16 Agustus 2019   11:00 Diperbarui: 16 Agustus 2019   11:09 0 1 0 Mohon Tunggu...
Kopra atau Sawit Apa Solusinya?
ilustrasi foto seorang petani kelapa

Akan aku tunjukan kepadamu bagaimana caranya agar engkau menyadari bahwa engkau telah melakukan kesalahan besar terhadap janjimu untuk rakyat kecil yang telah memilihmu sebagai wakil rakyat. 

Kau tau kenapa aku tidak menulis, mereka telah salah memilihmu..? Aku tidak menulis hal itu karna aku tau bagaimana mereka sangat mengharapkanmu untuk dapat menjadi salah satu harapan mereka dalam mewakili suara keluhan dan usul mereka. Disinilah letak kebijaksanaanmu untuk memenejemen kehendak dari kebijakanmu dan tanggung jawabmu sebagai wakil mereka diparlemen. Setidaknya kau tidak selalu duduk diam dan sibuk membangun kualisi dikursi pemerintahan.

Rakyat acapkali dibodohi selama ini, semua karna mereka mengalami buta politik, walaupun kita sama-sama sadari bahwa rakyat hari ini mengalami sebuah kegilaan politik tapi sebenarnya mereka tidak memahami dengan benar-benar apa sebanarnya politik itu sendiri sehingga yang ada dimata mereka adalah Kegilaan politik yang Akut.

Posisi kalian sebagai seorang wakil rakyat harusnya telah lama menyadari hal ini yang suda tidak asing lagi untuk di bicarakan karna persoalan buta politik dan gila politiklah yang membuat masyarakat hanya menjadi korban atas kerakusan politik kalian semata.

Kita bisa sama-sama melihat hari ini bahwa untuk berbicara masalah politik masyarakat sangat antusias dan cepat untuk merespon hal-hal tersebut tetapi untuk lebih jauh bicara mengenai pengenalan orientasi politik yang sesungguhnya tidak mereka dalami misalnya, Dilarangnya Manipolitik dan Jual Beli Suara dll. 

Sebab sejauh ini yang diketahui masyarakat hanyalah persoalan perpanjangan hidup, untuk itulah kenapa mereka rela dibayar berapapun asalkan mereka dibayar dan memegang langsung kertas biru atau merah tersebut. Mereka tidak menyadari bahwa uang kertas tersebut sebagai sebuah kespakatan untuk ditindas selama mereka terpilih dan menjabat selama 5 tahun.

Untuk itulah seharusnya hari ini pemerintah sudah harus lebih bijak dalam melihat politik dibangsa ini, agar nantinya masyarakat bisa disentu secara langsung untuk mensosialisasikan apa pentingya Politik yang sehat itu sendiri. Pemerintah harus lebih membuka ruang untuk mahasiswa yang mau mendidikasikan (mengabdikan) dirinya untuk memberikan pendidikan politik kepada masyarakat soal politik itu sendiri.

Pemerintah juga sebenarnya harus lebih jeli dalam menilai mahasiswa hari ini sebab berbagai bentuk pengabdian mahasiswa untuk masyarakat itu tidak terlepas dari tridarma perguruan tinggi, karna pemuda menjadi satu-satunya harapan bagi rakyat untuk berkeluh kesah terkait dengan masalah-masalah yang terjadi. Sebagai mahasiswa kami sangat menyayangkan kebijakan pemerintah yang hari ini masih sangat mengekang gerakan mahasiswa dengan aturan-aturan tambahan yang kami rasa cukup tak beralasan dan bersifat melindungi status quonya untuk tidak digugat.

Keresahan-keresahan masyarakat yang hari ini nampak jelas terlihat adalah persoalan ekonomi,politk dan sosial-budaya, semua itu terjadi karna terlalu banyaknya interfensi negara besar ( Negara Adidaya) lihat saja hari ini, merosotnya harga kopra dibidang ekonomi membuat masyarakat kecil mengalami masalah untuk bertahan hidup sehari-hari, kopra yang menjadi sebuah harapan untuk menyekolahkan anak-anak mereka kini tidak bisa menolong mereka lagi lantas bagaimana nantinya keberlangsungan kehidupan anak-anak mereka akan datang. Menurunnya harga kopra banyak mengancam keberlangsungan kehidupan masyarakat kelas bawah serta mengancam generasi muda untuk mendapatkan pendidikan yang layak sebagai anak negri bangsa Indonesia.

Harga kopra yang mengalami penurunan dengan masuknya Sawit sangat jauh dari apa yang diperkirahkan masyarakat,  ini bukan hanya mengganggu jalan kehidupan masyarakat kecil tetapi dari faktor Sosial - budayapun akan mendapatkan dampaknya. Kiranya pemerintah harus segera mengambil sebuah kebijakan yang cepat untuk menaikkan harga kopra agar masyarakat dapat kembali terselamatkan.

" 21 tahun yang Lalu "

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3