Ram Tadangjapi
Ram Tadangjapi Wiraswasta

Kutu Buku, Penggila Film, Penikmat Musik

Selanjutnya

Tutup

Film

Resensi Film "Stars Don't Die In Liverpool" (2017)

14 September 2018   18:33 Diperbarui: 14 September 2018   18:35 177 0 0
Resensi Film "Stars Don't Die In Liverpool" (2017)
(sumber: www.goldposter.com)

Has anyone ever told you that you look like Lauren Bacall when you smoke?

Gloria Grahame (Annette Bening) aktris gaek yang sedang berusaha memperbaiki karirnya di dunia akting tiba-tiba kolaps sesaat sebelum naik pentas pada sebuah pertunjukan teater. Gloria menolak untuk dirawat dirumah sakit, ia hanya meminta dihubungkan dengan Peter Turner (Jamie Bell) seorang aktor muda Inggris. 

Peter Turner merupakan kekasih Gloria, disaat pamor bintang Gloria mulai meredup ia bertemu dengan Peter yang begitu tergila-gila kepadanya. Meskipun jarak usia begitu jauh antara mereka berdua namun tidak menyurutkan rasa cinta Peter yang merasakan sentuhan berbeda dari Gloria, sementara Gloria mampu menyalakan kembali gairah hidup saat ada di dekat Peter.

Peter menerima Gloria untuk tinggal bersama keluarganya, Gloria disambut baik oleh Joe Snr (Kenneth Cranham) dan Bella (Julie Walters) yang merupakan orang tua Peter, namun Joe Jnr (Stephen Graham) kakak Peter menyambut dingin kehadiran Gloria.

Peter pun harus meyakinkan keluarganya tentang kondisi Gloria serta komitmennya menjaga Gloria hingga suatu ketika kondisi kesehatan Gloria semakin memburuk yang membuat Peter dan Gloria harus membuat keputusan yang paling baik untuk semua.

Annette Bening dan Jamie Bell (sumber: www.variety.com)
Annette Bening dan Jamie Bell (sumber: www.variety.com)
Film ini diadaptasi dari buku memoar karya Peter Turner dengan judul yang sama. Sang sutradara Paul McGuigan menyajikan jalinan ceritanya begitu sederhana, tidak berat untuk dicerna, dan cukup mengena. Meskipun menggunakan konsep flashback namun tidak membuat film ini kehilangan greget saat menonton, mungkin yang sedikit mengganggu hanyalah tekhnis kamera dan pencahayaan yang di beberapa scene membuat mata lelah.

Annette Bening lagi-lagi tampil brilyan, aktris gaek yang terkenal "pelit" menerima tawaran peran ini mampu menjadikan karakter Gloria Grahame lebih hidup dengan kompleksitas putus asa, jatuh cinta, namun masih penuh pesona di masa tua.

Jamie Bell dan Julie Walters juga mampu mengimbangi performa akting Annette Bening, mereka berdua mampu menjadikan karakter yang mereka mainkan punya kekuatan dan bukan sekedar tempelan. 

Bagi yang belum tahu, Gloria Grahame adalah salah satu aktris terkenal Hollywood dengan rentang karir dari tahun 1943 hingga tahun 1981. Gloria juga sempat dianugerahi piala Oscar untuk kategori Best Supporting Actress pada ajang Academy Awards 1953 untuk aktingnya di film The Bad And The Beautiful (1952). Gloria Grahame wafat tahun 1981 akibat kanker yang telah lama menggerogoti tubuhnya.