Ram Tadangjapi
Ram Tadangjapi

Kutu Buku, Penggila Film, Penikmat Musik

Selanjutnya

Tutup

Film Pilihan

Resensi Film The Insider (1999)

8 Juli 2018   22:49 Diperbarui: 9 Juli 2018   21:07 469 2 2
Resensi Film The Insider (1999)
Sumber: Filmonpaper.com

Jeffrey Wigand (Russel Crowe) dipecat dari perusahaan tempatnya bekerja, padahal posisinya di perusahaan yang bergerak di industri rokok itu cukup bagus. Hal ini membuat Liane Wigand (Diane Venora)sangat kecewa sekaligus khawatir terhadap kehidupan mereka kedepan.

Ditempat lain, Lowell Bergman (Al Pacino) seorang jurnalis serta produser acara televisi terkenal bertajuk "60 Minutes" tiba-tiba mendapat kiriman beberapa bundel dokumen terkait dengan kecurangan di sebuah pabrik rokok. 

Bergman lalu meminta bantuan ke rekannya untuk dicarikan seseorang yang memahami tentang industri rokok, melalui rekannya itulah Bergman kemudian menemui Wigand.

Setelah mendapatkan info dari Wigand tentang isi dari dokumen-dokumen itu, Bergman mendapatkan ide untuk menjadikan isu tentang permainan perusahaan rokok dalam meracik kadar nikotin dalam produk rokoknya yang membahayakan, Wigand pun bersedia untuk menjadi narasumber sekaligus diwawancarai di acara televisi Bergman.

Menjelang wawancara tiba-tiba Wigand mendapatkan undangan pertemuan dengan pimpinan perusahaan tempatnya dulu bekerja, pada pertemuan itu Wigand disodori perjanjian yang disebut Confideality Agreement yang berisi bahwa Wigand harus berjanji untuk tidak membocorkan rahasia perusahaan kepada siapapun.

Dan jika perjanjian ini dilanggar maka tunjangan kesehatan dan lain-lain yang masih dijamin oleh bekas perusahaan tempatnya bekerja itu akan dicabut. Hal ini membuat Wigand merasa dikhianati oleh Bergman sehingga ingin membatalkan rencananya menjadi narasumber untuk Bergman.

Setelah dibujuk oleh Bergman serta kesediaan Bergman untuk mencarikan cara untuk menghindari sanksi dari Confidential Agreement, Wigand pun tetap melanjutkan rencana awal. 

Bergman mengajukan usul agar Wigand menjadi saksi di pengadilan Missisippi. Alhasil kesaksian Wigand membuat kegaduhan, hal ini membuat keluarga Wigand harus pindah dari rumah lamanya bahkan dirumah barunya pun ia mendapatkan teror yang mengancam keluarganya.

What does this have to do with my testimony?

Melihat keluarganya diteror, Wigand malah menantang Bergman untuk segera mewawancarainya. Dipandu oleh pembawa acara "60 Minutes" Mike Wallace (Christopher Plummer), Wigand membeberkan sejumlah kebohongan di perusahaan-perusahaan rokok termasuk ketidak setujuannya terhadap kebijakan perusahaan lamanya dalam hal racikan kadar nikotin yang membuatnya dipecat.

Sayangnya setelah proses rekaman wawancara selesai, pihak televisi tempat acara Bergman ditayangkan tidak menyetujui jika wawancara itu ditayangkan secara utuh bahkan kalau perlu tidak ditayangkan, Bergman berusaha keras untuk meyakinkan pihak televisi tersebut namun ia ternyata harus berjuang sendirian karena beberapa timnya termasuk Mike menyetujui ide pihak televisi dengan pertimbangan dampak buruk ke investasi di stasiun televisi itu. 

Sementara Wigand pun harus menerima kenyataan bahwa istrinya sudah tidak tahan lagi dengan kondisi rumah tangga mereka yang selalu diteror dan tidak pasti masa depannya sehingga istrinya mengajukan gugatan cerai.

Russel Crowe sebagai Dr. Jeffrey Wigand (sumber: www.IMDB.com)
Russel Crowe sebagai Dr. Jeffrey Wigand (sumber: www.IMDB.com)
Keadaan semakin memburuk ketika media massa menyiarkan sisi buruk masa lalu Wigand sehingga kredibilitas Wigand diragukan. Bergman yang sudah di nonaktifkan dari stasiun televisi tempatnya bekerja harus mengatur strategi untuk membersihkan nama baik Wigand, mencari celah untuk menayangkan rekaman wawancara Wigand sekaligus meyakinkan kembali Wigand yang mulai dilanda depresi dan putus asa.

Ternyata untuk menjadi Whistle Blower (pelapor kejahatan) itu tidak mudah dan harus punya mental baja, itu yang coba digambarkan film arahan Michael Mann ini. Durasi film yang kurang lebih dua setengah jam terasa begitu pendek untuk melihat intrik dan teror yang harus dihadapi seorang Whistle Blower. 

Film ini cukup kuat dalam menghidupkan adegan per adegan yang ceritanya diadaptasi dari kisah nyata seorang Whistle Blower mantan pegawai perusahaan rokok.

Untuk akting, semua cast tampil bagus. Christopher Plummer, Diane Venora serta beberapa cast lain mampu menghidupkan peran mereka sesuai kondisi kejiwaan peran yang mereka mainkan saat menghadapi situasi dilematis. 

Dua aktor utamanya juga menampilkan akting memukau, Al Pacino sebagai jurnalis dengan jiwa idealisme yang tinggi serta Russel Crowe dengan karakter pria cerdas namun hampir kalah pada depresi dan putus asa.

Di ajang Academy Awards tahun 2000, film ini berhasil masuk ke dalam nominasi 7 kategori termasuk kategori Best Picture, Best Director untuk Michael Mann, serta Best Actor untuk Russel Crowe. Sayangnya film ini tidak beruntung untuk memenangkan satu pun piala Oscar.