Mohon tunggu...
Safri Sebastian Sihombing
Safri Sebastian Sihombing Mohon Tunggu... Writer and Debater

"Penulis dan Peneliti Sosial-Ekonomi" "National Debater" "Fonder Forum Debat dan Ilmiah Mahasiswa (FODIM) Unimed, Founder Ruang Berbagi 7, Iniator Himpunan Mahasiswa Paranginan" "Penerima Penghargaan Lomba Karya Tulis Kementerian PUPR dan PT Inalum Persero" "Mahasiswa Berprestasi Universitas Negeri Medan (UNIMED)" "Tidak ada yang dapat mengalahkan ketekunan sekalipun kekuatan dan kejeniusan"

Selanjutnya

Tutup

Analisis

Menjelang Pilkada Serentak 2020: Masyarakat Kehilangan Kepercayaan

21 November 2020   00:12 Diperbarui: 21 November 2020   00:50 65 2 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Menjelang Pilkada Serentak 2020: Masyarakat Kehilangan Kepercayaan
Pilkada 2020 (WowBabel.Com)

Tidak terasa pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak tahun 2020 sudah memasuki waktu yang dekat. Seperti yang diketahui bersama bahwa pilkada serentak tahun ini akan dilaksanakan pada tanggal 09 Desember 2020.

Dikutip dari website Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri, pilkada serentak akan diselenggarakan di 270 daerah, dengan rincian 9 pemilihan gubernur, 224 pemilihan bupati, dan 37 pemilihan wali kota.

Walau dalam kondisi pandemic Covid-19 yang belum berakhir, pilkada serentak tetap akan dilaksanakan sesuai dengan prosedur protokol kesehatan.

Ada sedikit yang berbeda dari pilkada serentak yang akan dilaksanakan pada tanggal 09 Desember 2020, yaitu fenomena bertambah banyaknya jumlah calon tunggal di berbagai daerah. Berdasarkan data yang dirilis oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) memaparkan bahwa setidaknya terdapat 25 daerah yang akan melaksanakan pemilihan dengan petarung calon tunggal.

Dari data rekapitulasi, 25 pasangan calon tunggal tersebut merupakan calon yang maju lewat dukungan partai politik, tidak ada yang lewat jalur perorangan atau independen.

Salah satu daerah di Indonesia yang melakukan pilkada dengan kontestan calon tunggal adalah kabupaten Humbang Hasundutan yang terletak di provinsi Sumatera Utara. Pasangan calon tunggal yang berlaga di kabupaten Humbang Hasundutan adalah Dosmar Banjarnahor sebagai calon bupati dengan pasangannya Oloan P Nababan sebagai calon wakil bupati.

Berdasarkan data yang diperoleh dari KPU Humbang Hasundutan, Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kab. Humbang Hasundutan (Humbahas)  tahun 2020 sebanyak 128.683 pemilih.

Dalam kondisi pandemi yang masih terjadi, para calon kepala daerah yang ikut berlaga sebagai kontestan pilkada tahun 2020 terus melakukan strategi untuk dapat memenangkan pemilihan di daerah masing-masing. Setiap calon kepala daerah melakukan kampanye atau blusukan dengan cara dan style masing-masing yang mereka punya. 

Menurut Bourdieu, kekuatan aktor dalam pertarungan tergantung pada sumber daya yang dimiliki, secara konseptual disebut sebagai kapital (modal). Terdapat empat tipe modal yang dikemukakan oleh Bourdieu.

Pertama, economy capital (modal ekonomi). Dapat berwujud pendapatan maupun aset keuangan. Kekuatan finansial menjadi unsur yang paling mudah diidentifikasi dalam setiap kontestasi politik.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x