Ekonomi

Nyawa di Atas Meja Penukar Uang

12 Mei 2018   23:15 Diperbarui: 12 Mei 2018   23:49 552 1 0

NYAWA DIATAS MEJA PENUKAR UANG

Bagi masyarakat yang hidup di negara-negara maju,mendengar kata bank sudah bukan merupakan hal yang asing bagi kita.Bank sudah merupakan tempat yang dijadikan untuk melakukan berbagai transaksi yang berhubungan dengan keuangan seperti tempat untuk mengamankan uang,pengiriman uang,melakukan pembayaran atau melakukan penagihan dan juga untuk melakukan investasi. Tetapi dalam negara-negara berkembang ,seperti Indonesia,pemahaman tentang bank ini baru sepotong-sepotong dan bahkan  terkadang sebagian masyarakat sama sekali belum memahami bank secara utuh. 

Karena sebagian masyarakat hanya memahami bank sebatas tempat meminjam dan menyimpan uang saja. Jadi pengenalan dunia perbankan secara utuh dimasyarakat sangatlah minim,sehingga tidak mengherankan keruntuhan dunia perbankan di tanah air dalam memahami dunia perbankan yang sering diartikan secara keliru dan belumlah optimal terutama melalui ilmu pemasaran.Meningkatnya arus peredaran uang di dalam negeri menjadikan sektor yang paling strategis dalam perdagangan dan pembangunan. Bank sangat terkait dengan penyediaan modal bagi usaha atau perdagangan,sehingga roda perekonomian dapat terus berputar.Disinilah peranan perbankan nasional khususnya dalam intervensi pemodalan kepada pelaku-pelaku usaha yang mengutamakan pemberdayaan masyarakat.

Dan dalam kehidupan pribadi pasti berhubungan erat dengan kehidupan sosial,namun ada kalanya bertentanagan.Sebagai bankir kita  jangan menciptakan pertentangan antara kehidupan pribadi dan etika sosial.Menurut etika perbankan,setiap uang milik bank tidak boleh diambil atau ditarik oleh setiap pejabat bank untuk dimiliki secara pribadi.

Hal ini bertentangan dengan etika perbankan.Karena pejabat bank tersebut sadar akan etika perbankan yang melarang mengambil uang bank untuk kepentingan pribadinya,maka pejabat bank tersebut wajib untuk mengembalikan uang bank.Kesadaran ini  kita sebut dengan kesadaran moral.Ajaran islam melarang mengambil uang dan barang milik orang lain untuk kepentingan diri sendiri.

Secara sederhana bank  diartikan sebagai lembaga keuangan yang kegiatan usahanya adalah mengimpun dana dari masyarakat dan menyalurkan  kembali dana itu kemasyarakat serta memberikan jasa-jasa bank lainnnya. Sedangkan yang dimaksud sebagai lembaga keuangan disini yaitu setiap perusahaan yang bergerak dibidang keuangan dimana kegiatannya apakah hanya menghimpun dana atau kedua-duanya.

Selain itu bank juga merupakan lembaga keuangan antara masyarakat yang kelebihan dana dengan masyarakat yang kekurangan dana.Dana yang disimpan di bank aman karena terhindar dari kehilangan dan kerusakan.Tetapi penyimpanan di bank ini  disamping aman juga menghasilkan bunga dari uang yang disimpannya oleh bank dana simpanan masyarakat ini disalurkan kembali kepada masyarakat yang kurang dana.

Perbankan mempunyai peran yang sangat penting dalam menunjang kegiatan dunia usaha. Khususnya bagi perusahaan maupun individu yang membutuhkan modal dalam rangka megembangkan usaha,bagi perusahaan kecil maupun usaha kecil  mempunyai salah satu kelemahan dalam  melakukam pencatatan dan lemah juga dalam menejemen.

Kelemahan ini dapat  membawa dampak terhadap penggunaaan dan perusahaan yang tidak terkendali.Untuk menghindari pemborosan penggunaan dapat memanfaatkan bank sebagai tempat menyimpan uang.Dalam hal itu penggunaan dana perbankan sebagian besar disalurkan untuk kredit dengan pemberian kredit tersebut bank akan mendapakan keuntungan berupa bunga,dana yang dihimpun oleh bank sebagian besar disalurkan kepada masyarakat berupa kredit.

Tetapi untuk saling memberikan keuntungan kedua belah pihak,pihak bank dapat membantu untuk melakukan pembinaan dalam melakukan pencatatan yang baik sehingga penggunaan dana dapat terkontrol  dan membawa dampak usaha kecil tersebut dapat membuat rencana untuk melakukan pengembangan usahanya.Rencana yang telah disusun  dan dijalankan perlu dilakukan pengawasan dan pengendalian secara terus-menerus agar tidak menyimpang dari yang sudah direncanakan.Dalam hal ini pemasaran bank diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan nasabah serta juga akan memberikan kepuasan kepada para nasabahnya.

Dimana kemajuan suatu bank disuatu negara dapat dijadikan ukuran kemajuan negara yang bersangkutan.Semakin maju suatu negara,maka akan semakin besar peranan perbankan dalam mengendalikan negara itu dan keberadaan dunia perbankan pun semakin dibutuhkan pemerintah dan masyarakat. (Kasmir,SE.,MM:2004)Bagi suatu negara bank dapat dikatakan sebagai Darahnya Perekonomian Suatu Negara.Bank dapat dikatakan sebagai lembaga keuangan,karena bank merupakan badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkan kemasyarakat dalam bentuk kredit atau bentuk-bentuk lain dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak.

Jadi sistem keuangan merupakan sarana penting dalam peradaban masyarakat modern dan memiliki peranan yang sangat mendasar dalam perekonomian dan kehiduapan masyarakat serta melancarkan pertukaran produk (barang dan jasa)dengan memakai uang dan instrument kredit.Sistem keuangan dapat menentukan tingkat bunga kredit dan berapa besar jumlah kredit yang akan tersedia untuk membiayai berbagai jenis produk dan jasa dalam aktivitas perekonomian.

Apabila tingkat bunga kredit menjadi lebih tinggi dan dana yang tersedia terbatas,maka total pengeluaran untuk barang dan jasa akan mengalami penurunan,hal ini akan berakibat penurunan aktivitas produksi dan pada sektor produksi akan mengurangi aktivitas tenaga kerja,sehingga perusahaan-perusahaan akan mengurangi karyawannya dan akhirnya menimbulkan banyak pengangguran .Pengangguran akan meningkat dan pertumbuhan ekonomi menurun karena unit usaha mengurangi produknya dan memberhentikan pekerjanya.Sebaliknya,bila bunga rendah jumlah dana di bank mencukupi,total pengeluaran dalam perekonomian akan meningkat,produsen meningkat kapasitas produksinya,terjadilah penyiapan tenaga kerja dan ekonomi dapat terakselerasi dengan baik.

(Dr.Kasmir :2014)Hampir semua sektor yang berhubungan dengan berbagai kegiatan keuangan selalu membutuhkan jasa bank.Oleh karena itu,setiap negara dan individu kita tidak akan lepas dari dunia perbankan.Begitu pentingnya dunia perbankan,sehingga ada anggapan bahwa bank merupakan ''nyawa''untuk menggerakkan roda perekonomian suatu negara.Anggapan ini tentunya tidak salah,karena fungsi bank sebagai lembaga keuangan sangatlah vital,misalnya dalam hal penciptaan uang,mengedarkan uang,menyediakan uang untuk menunjang kegiatan usaha,tempat mengamankan uang,tempat melakukan investasi dan jasa keuangan lainnya.

Apalagi dalam keadaan seperti sekarang ini sulit untuk mencari orang yang tidak mengenal uang.Karena uang yang mula-mulanya hanya digunakan sebagai alat tukar,sekarang ini sudah berubah menjadi multi fungsi dan dengan jenis-jenis uang yang sudah beragam,terutama yang digunakan sebagai alat tukar-menukar.Seiring dengan pekembangan dan perubahan teknologi informasi dan telekomunikasi yang berkembang dalam hitungan detik.

Dalam pembicaraan sehari-hari,bank dikenal sebagai tempat untuk meminjam uang(kredit) bagi masyarakat yang membutuhkannya.Selain itu bank juga dikenal memindahkan uang atau menerima segala macam bentuk pembayaran dan setoran seperti pembayaran listrik,telepon,air pajak,uang kuliah dan pembayaran lainnya.

Aktivitas perbankan yang pertama yaitu menghimpun dana dari masyarakat luas yang dikenal dengan istilah perbankan adalah kegiatan funding.Menghimpun dana maksudnya mengumpulkan atau mencari dana dengan cara membeli dari masyarakat luas yang dilakukan oleh bank dengan cara memasang berbagai strategi agar masyarakat mau menanamkan dananya dalam bentuk simpanan.Biasanya jenis simpanan yang dipilih oleh masyarakat seperti giro,tabungan,sertifikat deposito dan deposito berjangka.Oleh karena itu,pihak perbankan harus memberikan rangsangan dan kepercayaan  sehingga masyarakakt berniat untnuk menanamkan dananya dan mau menyimpam uangnya di bank.

(Kasmir,SE.,MM :2004)Setelah memperoleh dana dari masyarakat,maka oleh perbankan dana tersebut diputarkan kembali kemasyarakat dalam bentuk pinjaman atau lebih dikenal dengan istilah kredit(lending).Dalam pembelian kredit juga dikenakan jasa pinjaman kepada penerima kredit(debitur) dalam bentuk bunga dan biaya adminitrasi.Sedangkan bagi bank yang berdasarkan prinsip syariah dapat berdasarkan bagi hasil atau penyetoran modal.

Jadi kegiatan membeli uang degan cara menghimpun dana dan menyalurkan dana merupakan kegiatan utama dalam dunia perbankan.Kemudian menjual uang yang berhasil dihimpun dengan cara menyalurkan kembali kepada masyarakat melalui pemberian pinjaman atau kredit.Dari kegiatan jual beli inilah bank akan memperoleh keuntungan,yaitu dari selisih harga beli (bunga simpanan) dengan harga jual (bunga pinjaman).Disamping itu,kegiatan bank lainnya dalam rangka mendukung kegiatan menghimpun dana dan menyalurkan dana adalah memberikan jasa-jasa lainnya.Kegiatan ini ditujukan untuk memperlancar kegiatan menghimpun dan menyalurkan dana.

(Prof.Dr.Thamrin Abdullah,M.M.,M.PD. Dr.Francis Tantri,S.E.,M.M :2014)Dalam praktiknya kegiatan bank dibedakan sesuai dengan jenis bank nya.Setiap jenis bank memiliki ciri dan tugas tersendiri dalam melakukan kegiatannya,misalnya dilihat dari fungsi bank,yaitu antara kegiatan bank umum dengan kegiatan bank perkreditan rakyat,jelas meiliki tugas atau kegiatan yang berbeda.Di indonesia bank terbagi menjadi beberapa jenis.Salah satunya jenis bank dapat ditinjau dari fungsinya dikelompokkan menjadi 3 yaitu:

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3