Untuk Direnungkan Pemain Sepakbola

04 Mei 2012 17:25:36 Dibaca :
Untuk Direnungkan Pemain Sepakbola

www.denykurniawan.net

.

Penanggung jawab tim nasional Indonesia, Bernhard Limbong, menyatakan, PSSI sudah mengakui Indonesia Super League (ISL). Karena itu, Limbong menilai, sudah sepantasnya para pemain ISL mau membela timnas karena hal tersebut adalah kewajiban.

Pernyataan Limbong terkait masalah yang terjadi dalam pemusatan latihan timnas yang digelar di Yogyakarta sejak pertengahan April lalu. Sampai saat ini, belum ada satu pun dari 15 pemain yang bergabung dengan Irfan Bachdim dan kawan-kawan.

"Tentu saja keduanya (ISL dan IPL) memiliki kewajiban yang sama membela timnas," jelas Limbong di kantor PSSI, Jumat (4/5/2012).

Meskipun demikian, Limbong belum berpikir untuk memberikan sanksi jika sampai akhirnya pemain ISL tak ada yang bergabung. "Sanksi sih gampang-gampang saja. Tapi PSSI tidak menginginkan sanksi secara legalitas. Yang kami takutkan sanksi moralitas dari masyarakat," bebernya.

Timnas Indonesia baru sekali melakukan uji coba yakni melawan PPSM Magelang, Kamis (3/5/2012), yang berkesudahan dengan kemenangan Indonesia 8-0. Rencananya, tim besutan Nil Maizar tersebut akan kembali melakoni laga uji coba melawan Universitas Yogyakarta dan timnas U-23.

http://bola.kompas.com/read/2012/05/04/20474048/Limbong.Pemain.ISL.Punya.Kewajiban.Sama.Bela.Timnas

===================================================

.

Saudara Saudaraku seBangsa dan seTanah Air, ketahuilah bahwa telah lama kita berada bersama sebagai bangsa, semenjak 2000 tahun yang lalu, berdiam dan bergaul dalam kebersamaan dan persaudaraan yang berdiam di tanah ini, Tanah Air Indonesia, yang membentang dari Sabang sampai Merauke. Dari Tekad dan Semangat untuk tetap bersama memperjuangkan kepentingan kita maka kita telah berSumpah untuk menjadi satu Bangsa, yaitu Bangsa Indonesia, berbahasa satu Bahasa Indoneisa, dan bertanah air satu Tanah air Indonesia.

Saudaraku, disanalah sebenarnya keberadaan kita, disanalah sebenarnya kebersamaan kita, disanalah persaudaraan kita,  yang harus selalu kita jaga dan harus kita pelihara hingga sampai akhir Zaman nanti. kebersamaan kita harus tetap utuh dan tak boleh terpecah dan terurai, oleh sebab apapun jua. Kita adalah satu Bangsa yang harus terus menerus mempertahankan keberadaan kita sebagai Bangsa , yang tetap menjadi Bangsa Indonesia yang Utuh ditengah tengah kancah pergaulan Bangsa Bangsa lain di bumi.

Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah, perwujudan komitmen kita untuk tetap bertahan menjadi Bangsa, Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah Wadah Bangsa Kita untuk memperjuangkan cita cita kita,  mengangkat Derajad , Harkat dan Martabat Kita sebagai Manusia selayaknya Manusia lain seperti Bangsa Bangsa lain di bumi. Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah Jembatan Emas menuju terwujudnya cita cita kita itu.

Tekad dan semangat untuk tetap bertahan menjadi Bangsa yang Survive, adalah  Kewajiban dan sekaligus Hak kita sebagai Warga Bangsa dan Warga Negara, untuk ikut serta mempertahankan Eksistensi Negara dan Bangsa kita di Dunia Internasional, dan juga menjaga tetap terjaganya Persatuan, Kesatuan dan Kebersamaan serta Persaudaraan diantara kita sebagai Warga Bangsa dan Warga Negara.

Tidak ada satu dan sesuatu alasan apapun yang bisa dan mampu menghalangi Hak dan Kewajiban kita membela kehormatan dan harga diri Bangsa dan Negara Indonesia di kancah International, di semua jalur Kehidupan dan diseluruh kegiatan dalam keikut sertaan Indonesia dalam pergaulan Internasional.

Sepakbola adalah wahana Bangsa dan Negara kita untuk mempertahankan Kehormatan dan Harkat Marabat Bangsa di Kancah Pergaulan Internasional, maka keikut sertaan kita dalam setiap even Sepakbola yang di selenggarakan PSSI di Dunia Internasional adalah hak dan sekaligus kewajiban bagi Warga Negara, terutama Saudara saudara yang kebetulan mempunyai kemampuan untuk menyumbangkan tenaga dan pikiran dalam keikut sertaannya mempertahankan dan menjaga kehormatan kita sebagai Bangsa dan Negara.

Yakinlah, bahwa tak ada satu dan sesuatu Kekuatan  dan Alasan apapun yang bisa dan mampu menghalangi terselenggaranya Kewajiban dan Hak saudara menjalankan Hak dan Kewajibannya untuk Negara dan Bangsa. Tidak semua Warga Bangsa dan Warga Negara yang mempunyai kesempatan seperti yang saudara miliki dengan talenta yang dimiliki.

Tetaplah menjadi bahagian dari Bangsa untuk menempati tempat yang selayaknya Saudara dapat raih, untuk memperoleh Kehormatan dan Penghargaan yang tinggi atas keikut sertaan dalam perjuangan yang dilakukan menjadi Duta Bangsa, dalam mempertahankan Kehormatannya.

Bulatkan tekad, berjuang untuk tetap meraih cita cita menggapai Kehormatan dan Penghargaan sebagai Warga Bangsa terpilih, menjadi Pahlawan dan Suri Tauladan bagi masyarakat yang lain.

.

Merdeka ! Merdeka ! Merdeka !

.

Jakarta, 4 Mei 2012

.

Zen Muttaqin

.

Zen Muttaqin

/zen-muttaqin

TERVERIFIKASI (HIJAU)

AKU BUKAN APA-APA DAN BUKAN SIAPA-SIAPA. HANYA INSAN YANG TERAMANAHKAN, YANG INGIN MENGHIDUPKAN MATINYA KEHIDUPAN MELALUI TULISAN-TULISAN SEDERHANA.HASIL DARI UNGKAPAN PERASAAN DAN HATI SERTA PIKIRAN. YANG KADANG TERLINTAS DAN MENGUSIK KESADARAN. SEMOGA BERMANFAAT.
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?