Software Open Source Loyo? Buktikan Dulu

17 Mei 2017 21:42:16 Diperbarui: 18 Mei 2017 00:23:20 Dibaca : Komentar : Nilai : Durasi Baca :
Software Open Source Loyo? Buktikan Dulu
dokumen pribadi

Banyak yang meragukan kemampuan dari software gratisan, di sini saya akan mengambil contoh software yang biasa saya pakai untuk desain grafis yaitu Inkscape, anda dapat mengunduhnya di (www.inkscape.org) tenang saja ini gratis, dan dapat berjalan pada sistem operasi Windows, Linux, Mac OS X, ukuran file unduhnya sekitar 51 MB. Mungkin dari anda hanya dengan melihat ukuran file instalasi sekecil itu sudah skeptis dulu, berpikir ukuran imut kemampuan pasti juga seadanya. Jangan salah, meskipun imut, namun software ini dapat mengolah gambar dengan cukup baik, seperti pada software-software harga jutaan. Menurut saya entah itu software harga puluhan juta ataupun gratisan jika si pengguna tidak dapat mengoperasikan aplikasi itu dengan baik hasilnya juga tidak akan semewah harga software itu sendiri. Semua tergantung dari kreativitas para penggunanya.

Inkscape cukup mudah digunakan, jika anda pernah menggunakan CorelDraw maka tidak akan asing dengan tampilan menu yang ada pada Inkscape, sebab tampilan dan fiturnya pun hampir mirip . Bahkan software ini dapat membaca bermacam format semisal dari Autocad, CorelDraw, Adobe Illustrator, Gimp, Adobe PDF dan masih banyak lagi. Jika anda berkunjung ke laman website Inkscape, di sana juga disediakan contoh-contoh hasil desain dari para pengguna Inkscape, dan dapat belajar dari mereka yang sudah profesional, terdapat juga forum untuk tanya jawab yang dapat menambah pengetahuan anda tentang software open source ini.

Inkscape saya rasa sangat mampu bersaing dengan software kelas premiun yang ada di pasaran, apalagi ini gratis, anda tidak perlu mengeluarkan uang jutaan untuk sekedar menghasilkan karya grafis sekelas CorelDraw. Jika anda memiliki daya kreativitas tinggi, orang tidak akan menyangka jika karya digital yang anda hasilkan merupakan buah dari pengolahan software desain grafis open source. Ingat, Software hanya sebagai media penunjang pembuatan sebuah karya digital, sedangkan untuk hasil akhirnya sepenuhnya merupakan kreativitas anda sebagai pengguna aplikasi tersebut.

Dengan belajar menggunakan software open source, akan melatih kita untuk lebih menghargai kekayaan intelektual orang lain. Karena di masyarakat kita sudah seperti hal yang wajar dan sah-sah saja saat menggunakan software hasil cracking yang ilegal. Tidak peduli berapa kerugian yang akan ditimbulkan dari penggunaan software ilegal tersebut. Dengan open source, kita akan belajar membuat karya yang lebih berkualitas bukan hanya dari hasil fisiknya namun juga secara moral. Pengenalan penggunaan software open source memang perlu di giatkan sejak dini. Jangan sampai kita berlarut-larut dimanjakan dengan software ilegal yang akan merusak mental kita menjadi manusia yang tidak menghargai karya orang lain. Jika memang belum sanggup untuk membeli software kelas premium, maka gunakan yang open source maka kita akan terbebas dari beban moral tersebut. 

Yusuf Y.

Yusuf Y.

/yusufyusdianto

TERVERIFIKASI

Saya bukan orang terpelajar, hanya lulusan SMA, saya terus belajar menulis bukan untuk belajar perang
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH PLATFORM BLOG, SETIAP ARTIKEL MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

NILAI :

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana