Benalu Cinta Mengusik Bahagia..

27 April 2013 12:40:42 Diperbarui: 24 Juni 2015 07:30:51 Dibaca : 110 Komentar : 1 Nilai : 1 Durasi Baca :

Benalu cinta tumbuh bersemi


Di rumah kita


Biji itu terbawa burung


Saat kita terlena kicauannya


Tak tahu bila ia telah menaruh keburukkan


Di dahan-dahan kebahagian kita


Akar-akarnya telah menyusup


Bersama daun-daunnya yang kian hijau


_


Kini kita diantara benalu


Berbisik sudah tak mampu


Terhalang rindang cabang baru


Harus menjerit bila perlu


Agar kita bisa saling memahami rasa itu


_


Kicau-kicauan itu melenakan


Indahnya mendesir hati


Melenakan arti pentingnya berbagi


Lebih menurutkan kicauan pagi


Ketimbang menelusuri jejakhati


Tempat meruangnya cintasejati


Yang pernah kita miliki…


_


Benalu-benalu cinta tlah teranyam


Menutup rumah indah


Yang disana pernah ada kemesraan


Saling berbalas cerita


Mengukuhkan rasa di atas segalanya


Namun kini…….


Semua tlah teringkari


Kita lebih memilih sepi


Sambil menanti dahan itu patah sendiri….

Yusuf Cahyono

/yusufff

TERVERIFIKASI

.Hidup Harus Berkontribusi...
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH PLATFORM BLOG, SETIAP ARTIKEL MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.
LABEL puisi fiksi

NILAI :

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana