PILIHAN

Hati-hati Penipuan Lewat Pesan Pin BlackBerry Messenger

19 Juli 2013 10:24:45 Diperbarui: 24 Juni 2015 10:20:11 Dibaca : Komentar : Nilai :
Hati-hati Penipuan Lewat Pesan Pin BlackBerry Messenger
1374203145780408541

Tanggal 17 Juli 2013 saya menerima pesan via pin Blackberry Messenger (BBM) yang memberitahukan saya memenangkan sebuah mobil. Pesan tersebut masuk di menu Message karena pin yang bersangkutan tidak termasuk dalam daftar teman di BBM saya. Saat membacanya saya sudah yakin ini penipuan karena banyak kejanggalan dalam pesan ini. Saya amati nama pengirimnya tercantum : TAM BLACKBERRY. Namun ketika saya coba geser kursor ke nama pengirim muncul nomor pin pengirim. Jadi dapat dipastikan pesan ini berasal dari perseorangan, bukan dari perusahaan atau institusi resmi. Sayang saya tidak bisa meng-capture proses ini. Tapi pasti sebagian besar pengguna ponsel BlackBerry atau ponsel pintar lainnya sudah tidak asing dengan proses ini. Selain itu, satu kejanggalan yang cukup fatal adalah kalimat : Pesan Asli/100%  dari BLACKBERRY bekerja sama dengan Reseacrh In Motion Limited. Sepengetahuan saya Reseacrh In Motion (RIM) adalah perusahaan  produsen BlackBerry yang sekarang sudah berganti nama menjadi BlackBerry, dan bukan 2 pihak yang berdiri sendiri lalu kemudian melakukan kerjasama undian. Berikut capture dari pesan tersebut :

Demi privasi saya menutup nama dan nomor pin saya

1374203333493027831
1374203333493027831

1374203363226620999
1374203363226620999
13742034051687513711
13742034051687513711
1374203437763761265
1374203437763761265
Lalu pada tanggal 18 Juli 2013 pihak BlackBerry Indonesia melalui www.detik.com memberitahukan bahwa pesan sejenis tersebut adalah penipuan karena BlackBerry tidak pernah melakukan broadcast message lewat BBM, email ataupun pin. Untuk info lebih lengkap dapat dibaca di link ini :  http://inet.detik.com/read/2013/07/18/165447/2307290/398/blackberry-pesan-bbm-berhadiah-mobil-penipuan?i991101mainnews Jadi bagi anda yang menerima pesan sejenis ini harap berhati-hati dan jangan tertipu. Saya juga sarankan jangan menghubungi nomor yang tertera di pesan tersebut karena kemungkinan besar nomor palsu yang jika dihubungi akan membimbing anda ke ATM lalu memandu untuk mentransfer sejumlah uang.

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.
Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana

Featured Article