Wenger Bak Diktator

21 Maret 2017 18:56:50 Diperbarui: 27 Maret 2017 00:50:25 Dibaca : Komentar : Nilai : Durasi Baca :
Wenger Bak Diktator
Gambar : thisis.co.uk


London - Arsene Wenger langsung mendapak kritikan tajam setelah tak mau memastikan masa depannya. Periodenya di Arsenal layaknya kediktatoran. Kontrak Wenger akan habis pada akhir musim, tapi belum ada kepastian baik dari klub maupun Wenger sendiri.

Alih-alih memecat Arsenal disebut sudah menyodorkan kontrak berdurasi dua tahun, namun juga akan menerima jika Wenger menolak. Wenger sudah dua dekade di Arsenal, bertugas sejak 1996/1997. Selama 20 tahun, pria 67 tahun ini memberikan sembilan gelar mayor di kancah domestik. Yakni tiga trofi Premier League dan enam titel Piala FA. 

Sutton eks penyerang Blackburn Rovers dan Chelsea menilai semestinya Wenger mengungkapkan saja keputusannya. Pria yang memenangi titel Premier League 1994/1995 itu juga percaya Wenger seharusnya pergi. "Wenger seperti om-om yang tak mau meninggalkan pesta. Ini seperti kediktatoran dan dia mengelilinginya dengan para pengikut setia," kata Sutton dikutip BBC.

"Dia sudah bersikap egois. Saya terkejut Steve Bould (asisten Wenger) tidak berbicara padanya dan mengatakan bahwa ini adalah kenyataan."

"Dia membawa klub berjalan mundur. Mereka sudah menerima kesemenjanaan. Kerja Wenger di bursa transfer belakangan sudah merupakan sebuah kegagalan. Lakukan hal yang benar dan kalau Anda tidak akan melakukan hal yang benar, maka beri tahu kami," tandasnya.

Masih Layakkah Om Wenger bertahan?

Tempat Tidur Anak Kembar Ranjang Anak Tingkat Terbaru Ranjang Susun Anak Perempuan
Tempat Tidur Anak Kembar Ranjang Anak Tingkat Terbaru Ranjang Susun Anak Perempuan

Tempat Tidur Anak Kembar

Ranjang Anak Tingkat Terbaru

Ranjang Susun Anak Perempuan

KOMPASIANA ADALAH PLATFORM BLOG, SETIAP ARTIKEL MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

NILAI :

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana