Belajar Bisnis Online : Perbedaan Bisnis Online C2C, B2C, dan B2B

20 Desember 2013 13:09:49 Diperbarui: 23 Juni 2015 20:41:46 Dibaca : 3853 Komentar : 1 Nilai : 0 Durasi Baca :

Bagi anda yang ingin membuat toko online, ada beberapa hal yang perlu anda ketahui sebelum menjadi pengusaha online, yaitu perbedaan antara bisnis online C2C, B2C, dan B2B. Mari kita sama-sama belajar bisnis online tersebut agar kita tahu bisnis apa yang akan kita jalani.


1.C2C


Bisnis online C2C adalah bisnis yang menyediakan marketplace bagi konsumen untuk melakukan transaksi penjualan dan pembelian secara online. User dapat menampilkan barang dagangannya di situs C2C agar user lainnya dapat melihat dan tertarik untuk membelinya. Jadi, C2C itu menjadi perantara antara penjual dan pembeli. Contoh bisnis C2C  di Indonesia adalah kaskus, tokopedia, bukalapak, tokobagus, dan masih banyak lagi.


2.B2C


Bisnis online B2C itu sama seperti supermarket dimana anda memiliki produk untuk dijual, memiliki gudang untuk stock barang, jika ada pembelian, barang tersebut harus dikirim ke customer yang membelinya, dan yang membedakan dengan supermarket adalah ini dilakukan secara online. Contoh bisnis B2C di Indonesia adalah Lazada, zalora, bhinneka, dan lain-lain.


3.B2B


Bisnis online B2B adalah bisnis yang menyediakan jasa bagi customernya. Contohnya seperti shopify yang menyediakan jasa untuk membuat website toko online tanpa menggunakan skill coding. Jadi, anda dapat membuat toko online dengan sangat mudah.


Semoga dengan beberapa penjelasan di atas kita semua dapat belajar mengenai bisnis online. Untuk marketingnya, anda dapat menggunakan media sosial yang sudah populer, seperti twitter, facebook, instagram, dan masih banyak lagi.

Wyndo Mitra Buwana

/wyndomb

Entrepreneurship, Technology, and Digital Marketing.
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH PLATFORM BLOG, SETIAP ARTIKEL MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

NILAI :

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana