SARA, Sarah, SARAP, Sarapan

11 Agustus 2012 17:06:07 Dibaca :
SARA, Sarah, SARAP, Sarapan
Sarapan/ wall Jogjaku.facebook.com

SARA : nggak ada habisnya ngomongin ini, apalagi akhir-akhir ini berkaitan dengan Pilakada DKI Jakarta, dengan tampilnya Jokowi-Ahok sebagai pemenang putaran pertama, mengalahkan incumbent Foke-Nara. Seperti yang pernah kutulis sebelumnya, mual mules jika membahas bakal calon gubernur DKI ini. SARA yang nggak kalah ramenya mengenai ceramah Bang Haji raja dangdut ini disebuah masjid. Semoga aku di jauhkan dari masalah-masalah SARA... Sarah : nah kalau yang ini lebih menghibur, tapi bukan Sarah yang suka berpakaian minimalis. Ini Sarah Brightman, dengan suara emasnya, jelas lebih menghibur daripada debat SARA. Cari sendiri di Youtube videonya. SARAP : Lha kalau yang ini buah dari tulisan Filsuf Kampung yang berantai ketulisanku, Bang Zuragan Qripik hingga ke Erri Subakti dengan tulisannya yang mengandung kata SARAP. Setelah saya cermati, memang lebih baik tidak usah menanggapi orang yang sudah kena SARAP. Ibaratnya seperti pepatah Jawa, "Sing Waras Ngalah". Masak ngeladeni orang seperti itu. Bisa ikutan kena SARAP nanti. Sarapan : Nah ini yang paling ditunggu, sarapan kalau hari biasa, kalau ramadhan ya makan sahur lah...Sahur dengan apa hari ini kompasianer? Apapun menunya, bersyukurlah hari ini kita masih menemui bulan puasa ini, karena belum tentu tahun depan kita bisa berjumpa lagi dengan bulan yang penuh berkah ini. Mohon maaf tidak bisa membalas semua komentar yang masuk ditulisan-tulisan kemarin. SARAP-nya sedikit terganggu dengan banyaknya tulisan yang SARA. Hidup Sarah !... eh Sarapan... Dammam 11 Agustus 2012

Teguh Suprayogi

/www.warungaqiqah.com

TERVERIFIKASI (BIRU)

Massage Therapist, Reflexologist and 'Tukang Kerokan'...
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?