Hewan Yang Langka Hidup di Negara Arab

31 Maret 2013 04:13:38 Dibaca :
Hewan Yang Langka Hidup di Negara Arab
-

sciencedaily.com Hewan itu ternyata dari Bahasa Arab Lho.. artinya ya sama yakni Binatang alias Hewan juga..!jangan salah..disini sebutan kata Hewan bisa untuk sebuah caci maki yang kasar maupun sebutan nama Hewan beneran. Anda berhak marah jika ada yang memanggil anda Hewan..!hehehe..karena itu memang makian yang kasar di Arab sini. Pernah ada teman saya namanya Iwan,dan saat orang Arab tanya dikasih tahu bahwa dia bernama Iwan,orang Arab sampai bengong dan bertanya Ulang..? "Min Hewan..?(Siapa hewan?) "Laa.. Iwan mafi Hewan"(No..Iwan bukan hewan),jadi hampir mirip kedengarannya,bagi orang arab,makanya hati-hati yg punya nama Iwan jika ada di Negara Arab. Bicara masalah Hewan saya mau membahas yakni hewan yang jarang di jumpai di Negara Arab sementara di negara lain atau di negara kita misalnya amat sangat banyak jumlahnya. Kelangkaan itu bisa karena sesuatu menyangkut keyakinan agama maupun karena aturan pemerintah,hewan-hewan yang jarang dijumpai itu adalah sbb: 1)Cicak Hewan ini biasanya kalau di kita,banyak hidup di dinding rumah,tapi selama di Saudi Arabia saya tidak pernah melihat adanya Cicak,terutama di tempat tinggal saya dan juga Rumah teman-teman saya atau rumah manapun yang pernah saya kunjungi. Mungkin kalau orang Arab melihat Cicak dianggap,anak Buaya yang sedang merayap di dinding..hehehe Katanya ada Hadishnya mengapa  Cicak  layak dibunuh,karena memang menjijikkan ya?kalau di kampung Cicak suka merayap  ke meja makan..jorok banget kan dan juga suka buang kotoran sembarangan?sudah gitu ada mitos di kampung saya katanya kalau kejatuhan cicak akan dapat kesialan atau musibah..Wallahualam..! Ada Hadishnya nih: “Barangsiapa yang membunuh wazagh(cicak) pada pukulan pertama, maka dicatatlah untuknya seratus kebaikan dan dalam pukulan kedua kurang dari itu dan dalam pukulan ketiga kurang dari itu.” [HR Muslim : 2240] Ada yang bilang,Cicak yang layak dibunuh itu cicak yang sam abrash(cicak blirik) atau tokek,karena ada hadish nya lagi: "Cicak itu dahulu pernah meniup api (yang membakar ) Ibrahim." [HR Bukhari (3359) dan Muslim (2237) 2).Ayam Kampung Sudah lama nih jarang lihat adanya Ayam kampung di negara Arab,dulu sewaktu kerja Di Sakaka-Aljouf,Boss saya punya ternak Ayam kampung,tapi dalam kandang,tapi itu juga tidak banyak orang Arab memelihara Ayam Kampung. Apalagi sejak adanya wabah Flu Burung,dulu biasanya masih dijumpai pedagang ayam hidup bisanya orang mesir atau Suriah yang jualan,dan langsung dibersihkan disitu juga,tapi sejak adanya wabah Flu burung..dilarang orang berjualan Ayam hidup dikota-kota besar.adanya ya daging Ayam Frozen saja. Jadi kangen mendengar suara Kokok Ayam di Pagi Hari..tapi di Arab tidak pernah lagi mendengar suara Kokok ayam di siang hari sekalipun. 3).Hewan Babi Kalau ini sudah jelas lah..karena memang menurut ajaran Islam kan Haram,jadi memang tidak boleh masuk ke negara Arab..khususnya negara Arab Saudi. Ada Ayat yang dengan Tegas melarang tentang hewan babi ini. Allah SWT jelas telah MENGHARAMKANNYA BABI a. QS. Al Baqoroh (2) : 173 b. QS. Al Maa'idah (5) : 3 c. QS. Al An `Aam (6) : 145 d. QS. An Nahl (16) : 115 Rasulullah SAW juga telah menegaskan babi lebih banyak mudhorotnya. Katakanlah: "Tiadalah aku peroleh dalam wahyu yang diwahyukan kepadaku, sesuatu yang diharamkan bagi orang yang hendak memakannya, kecuali kalau makanan itu bangkai, atau darah yang mengalir atau daging babi -- karena sesungguhnya semua itu kotor -- atau binatang yang disembelih atas nama selain Allah. Barangsiapa yang dalam keadaan terpaksa, sedang dia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka sesungguhnya Tuhanmu Maha Pengampun lagi Maha Penyayang".(QS.Al- An Aam(6):145) Jangankan di negara Arab,di Indonesia saja hanya wilayah tertentu saja yang banyak dijumpai ternak babi,dan lagi bau kotoran babi luar bisa busuk. 4).Hewan Anjing Sama dengan kasus hewan Babi ini,Anjing juga sama-sama cenderung dihindari kecuali untuk anjing berburu atau menjaga ternak kambing  atau menjaga keamanan misalnya. Selain itu Anjing termasuk Binatang Buas yang dilarang dimakan dagingnya,adapun Hadish tentang Anjing adalah Sbb: "Barangsiapa memelihara anjing selain anjing untuk menjaga binatang ternak dan anjing untuk berburu, maka amalannya berkurang setiap harinya sebanyak satu qiroth (satu qiroth adalah sebesar gunung uhud)." [HR. Muslim]. 'Abdullah mengatakan bahwa Abu Hurairah juga mengatakan, "Atau anjing untuk menjaga tanaman." Jadi berhati-hatilah bagi Umat Islam jika anda sampai memelihara Anjing maka Pahalanya setiap hari kena Korting/discon sebesar Jabal (gunung)Uhud,sayangkan..pahalanya harus berkurang hanya karena memelihara Anjing. Tapi Anjing liar di gurun cukup banyak,pernah saya lewat dengan Mobil di daerah pegunungan..ternyata banyak suara Anjing liar saling menggonggong dan bersaut-sautan..ngeri saja jika sampai terdampar di gurun kalau malam hari karena ternyata banyak juga anjing Liar yang berkeliaran. Jika haram kenapa Allah menciptakan anjing atau babi? Bukankah tak ada satupun yang diciptakan Allah dengan sia-sia?Selain karena alasan Medis,alasan lainnya Karena Allah ingin menguji hamba-hambanya, agar dapat membedakan siapa yang betul-betul beriman kepada Allah dan siapa orang-orang munafik, siapa yang jujur dan siapa yang dusta. Hal ini adalah sunnatullah yang berlaku pada umat-umat terdahulu. www.ojafr.ir Tapi memang Binatang atau hewan di negara Arab memang tidak begitu beragam jumlahnya. Pernah pada musim dingin biasanya banyak Jangkrik berkeliaran di pinggir-pinggir jalan kota Jeddah dekat tempat tinggal saya,terutama dekat pasar Sayuran dan mungkin terbawa oleh pedagang sayur dengan Truknya,akhirnya banyak berkeliaran dijalan-jalan kalau malam hari,apalagi dibawah lampu,suka pada berkeliaran layaknya kecoak. Karena bagi saya Jangkrik itu unik, dan kasihan karena sama orang Arab suka di Injak dikira Kecoa..maka saya tangkap dan saya pindahkan atau saya buang ke taman yang ada rumputnya. Orang arab yang melihat kelakukan saya pada bingung mungkin dalam hati mereka bilang "Jorok Banget tuh orang Indonesia,kecoa kok di Tangkap pakai tangan" Tapi pernah ada orang Arab yang heran dengan tingkah laku saya dan mereka bertanya apa yang kamu lakukan?kemudian saya jelaskan Ini bukan Sarser/Kecoa,tapi jangkrik yang biasa makan Rumput jadi tidak najis.dan kasihan jika di injak-injak begitu saja,mentang-mentang berkeliaran di Trotoar. Orang Arab itu manggut-manggut saja,tapi tetap mereka tidak mau memegang Jangkrik tersebut. Demikian cerita ringan tentang hewan di negara Arab,hewan yang banyak hidup di arab sih pastinya Onta, kambing,kucing dan Merpati Liar.

Nessma Zweina Majid

/www.nessma-majid.com

4. Sesungguhnya Tuhanmu benar-benar Esa.
5. Tuhan langit dan bumi dan apa yang berada di antara keduanya dan Tuhan tempat-tempat terbit matahari.(Qs.Ash Shaffat:4-5

Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?