Pancasila Sebagai Way of Life

01 Juni 2012 02:18:48 Diperbarui: 25 Juni 2015 04:32:33 Dibaca : Komentar : Nilai :

Pancasila Sebagai Way of Life bangsa Indonesia merupakan asas Dasar dan landasan utama dalam Pemberdayaan Masyarakat, termasuk memerangi bahaya Narkoba.


Histroy Maker Day Pancasila


Menyusul kekalahan Jepang di akhir Perang Pasifik yang berdampak pada bangkitnya nasionalisme di negara-negara jajahannya, Jepang pun berusaha menarik simpati. Di Indonesia dibentuklah Dokuritsu Zyunbi Tyoosakai yang dalam bahasa Indonesia disebut Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI).


Pada tanggal 1 Juni 1945, Bung Karno berpidato di depan BPUPKI menyampaikan gagasannya tentang dasar negara Indonesia Merdeka, yang dinamakannya Pancasila. Sebelumnya ada juga pidato-pidato dan penyampaian gagasan dari tokoh-tokoh nasional kala itu antara lain Muh Yamin, namun pidato Bung Karno yang lebih lengkap isi gagasannya itu yang akhirnya diterima secara aklamasi oleh segenap anggota BPUPKI.


Selanjutnya BPUPKI membentuk Panitia Kecil untuk merumuskan dan menyusun Undang-Undang Dasar dengan berpedoman pada pidato Bung Karno itu. Dibentuklah Panitia Sembilan yang terdiri dari Ir. Soekarno, Mohammad Hatta, Mr. AA Maramis, Abikusno Tjokrosujoso, Abdulkahar Muzakir, HA Salim, Achmad Soebardjo dan Muhammad Yamin, yang bertugas merumuskan kembali Pancasila sebagai Dasar Negara berdasar pidato yang diucapkan Bung Karno pada tanggal 1 Juni 1945, dan menjadikan dokumen itu sebagai teks untuk memproklamasikan kemerdekaan Indonesia.


Lewat proses yang cukup panjang, Pancasila penggalian Bung Karno tersebut berhasil dirumuskan untuk dicantumkan dalam Mukadimah Rancangan Undang-Undang Dasar 1945. Berkat perjuangan para pemuda, akhirnya kemerdekaan Indonesia terdorong dan diproklamasikan sendiri pada tanggal 17 Agustus 1945, lepas dari segala skenario yang disusun oleh Jepang. Undang-Undang Dasar 1945 yang telah dirancang sebelumnya pun disahkan dan dinyatakan sebagai Dasar Negara Indonesia pada tanggal 18 Agustus 1945.


Pemahaman dan Pengamalan Pancasila


18 Agustus 2005, Catatan Akhir Sekolah Tertulis "Pancasila Way of Life Memerangi Narkoba"


Catatan Akhir Sekolahku dulu di SMA 36 Jakarta Timur Rawamangun, Salah satu catatan yang menarik adalah mengenai Upacara bendera atau upacara sebelum siswa-siswi masuk kelas. Aku ingat waktu itu dimana datang terlambat di hukum di samping teman-temannya lain upacara terik panas, atau saat-saat kabur dari kegiatan upacara bendera. ^.^ hehehehehe


Tetapi dalam catatan Akhir Sekolahku, tertulis sebuah pidato seorang guru tentang " Pancasila Way of Life memerangi Narkoba." dimana saat masa-masa SMA 36 Jakarta sedang berusaha membersihkan namanya sebagai "sekolah bandar narkoba" menjadi "sekolah memerangi narkoba."


Pemahaman, penghayatan, dan pengamalan Pancasila merupakan keberdayaan masyarakat untuk melawan bahaya narkoba.


Dimana Pancasila, asas pemberdayaan pemahaman, pengalaman sila Ketuhanan yang Maha Esa akan memperkuat ketahanan diri seseorang masyarakat, dan bangsa Indonesia terhadap bahaya Narkoba. Artinya Pemahaman dan pengamalan sila Kemanusiaan yang adil dan beradab akan memperkuat rasa kemanusiaan, keadilan, dan keberadaban manusia, rakyat, dan bangsa Indonesia sehingga menghargai hidup dan kehidupanya, menghargai dan menyayangi orang lain. Pemahaman itu akan membuatnya berdaya dalam memerangi bahaya narkoba yang dapat merusak dan mengancam kehidupan dan kemanusiaan.


Pemahaman dan pengamalan Sila Persatuan Indonesia akan membuat individu, rakyat, dan  bangsa Indonesia berdaya memerangi narkoba yang jelas-jelas mengancam keharmonisan, integrasi, serta keutuhan, keluarga, komunitas, dan bangsa.


Pemahaman dan pengamalan Sila Kerakyatan akan  memperkuat kepercayaan diri dan partipasi serta tanggung jawab rakyat untuk melawan musuhnya secara bersama, termasuk ancaman narkoba.


Pemahaman dan pengalaman sila Keadilan Sosial bagi seluruh  Rakyat Indonesia akan memperkuat persatuan persatuan dan kesatuan seluruh bangsa indonesia. Dengan Pancasila, masyarakat diliputi rasa persamaan dan keadilan yang gilirannya akan memperkuat ketahanan diri dan nasional bangsa indonesia melawan faktor-faktor yang merusak dan mengancamnya, termasuk bahaya narkoba.


Individu, masyarakat, dan bangsa yang memahami dan mengamalkan Pancasila akan memiliki ketahanan untuk melawan musuhnya-musuhnya, khususnya ancaman narkoba.


Selamat Hari Pancasila


Max Andrew


Penulis seorang Partiot Pancasila

Max Andrew Ohandi

/www.maxandrew.com

TERVERIFIKASI

Saya superhero kocok yang berprofesi sebagai Jurnalis Warga
Facebook : Max Andrew & Newhope
Twitter : @maxandrewohandi
Huhaaa....@Pahlawan Bertopeng :P

Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.
Featured Article