Perasaan Saat Adzan Magrib Berkumandang

04 April 2011 05:10:00 Dibaca :

Adzan.. Adzan dari segi bahasa berarti pengumuman, permakluman atau pemberitahuan. Sebagaimana ungkapan yang digunakan ayat Al-Quran Al-Kariem berikut ini : وَأَذَانٌ مِنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِ إِلَى النَّاسِ يَوْمَ الْحَجِّ الاكْبَرِ أَنَّ اللَّهَ بَرِيءٌ مِنَ الْمُشْرِكِينَ وَرَسُولُهُ Dan suatu permakluman daripada Allah dan Rasul-Nya kepada umat manusia pada hari haji akbar bahwa sesungguhnya Allah dan Rasul-Nya berlepas diri dari orang-orang musyrikin.(QS. At-Taubah : 3) Selain itu, adzan juga bermakna seruan atau panggilan. Makna ini digunakan ketika Nabi Ibrahim ‘alaihissalam diperintahkan untuk memberitahukan kepada manusia untuk melakukan ibadah haji. وَأَذِّنْ فِي النَّاسِ بِالْحَجِّ يَأْتُوكَ رِجَالاً وَعَلَى كُلِّ ضَامِرٍ يَأْتِينَ مِنْ كُلِّ فَجٍّ عَمِيقٍ Dan panggillah manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki, dan mengendarai unta yang kurus yang datang dari segenap penjuru yang jauh. (QS. Al-Hajj : 27) Saya ini termasuk orang yang tidak pernah sholat tepat waktu sampai sekarang, walapun kalau dilihat dalam arti dan diskusi sewaktu saya mengaji saya disentil yang mengibaratkan saya memanggil teman, tetapi teman saya tidak mau menoleh ataupun menjawab, hal yang kita rasakan apa? Pastilah kesal memanggil orang tetapi orang yang dipanggilnya menengok 2 jam kemudian. Sama seperti saya ketika adzan yang saya lakukan “mm bentar mau nonton dulu, main dulu, makan dulu, belajar dulu, mandi atau ada aja alasannya” hehehe susah sekali ya menghilangkan kebiasaan ini.. Tetapi saya merasa berbeda sekali kalau adzan magrib, setiap sore ketika aktivitas keseharian saya sudah selesai kemudian senjapun mulai terlihat, matahari mulai turun, dan suasanpun berbeda rasanya seperti lengang dan sepi belum lagi adzan magrib kita bisa lihat visualisasinya di televisi. Stasiun2 televisi indonesia banyak sekali menyajikan rangkaian bentuk2 cerita adzan magrib, hal itu yang membuat saya selalu sedih kalau adzan magrib (lebay siy memang tapi ada perasaan aneh bila mendengar adzan magrib, seperti meflash back apa saja yg sudah dilakukan hari ini dan merasa banyak dosa, ya walopun memang pada akhirnya keeseokannya tetap saja tidak pernah sholat tepat waktu, saya sendiri punya buku abu sangkan yang berjudul shalat sebagai meditasi tertinggi dalam islam, jujur saya iri sekali dengan beliau, karena beliau bisa sholat dengan khusyuk sekali, di buku ini juga diulas masalah kesehatan gerakan2 sholat, dan betapa tenangnya bermeditasi dengan sholat, lagi-lagi hal ini hanya berlaku sebulan memaknai sholat sebagai meditasi ini, tapi memang sungguh nikmat bila kita benar2 melakukannya) Contoh adzan magrib RCTI yang baru saja saya liat, ceritanya tentang seorang kakek tua yang lumpuh yang memflash back kehidupan mudanya selagi sehat. BRARRR hal ini menyontak hati da pikiranku, ketika waktu berjalan BLASHHHH melesat cepat tanpa kita sadari. Hikmah yang bisa ambil dari adzan ini, ketika berbondong2 orang meminta panjang umur dalam panjatan doanya, saya meminta di beri umur yang manfaat (nyontek kata-kata papa saya, beliau pernah bercerita : papa menjalankan semuanya dengan niat ibadah, sekolah, bekerja, menikah, membesarkan anak, menafkahi keluarga, mendidik anak hingga anak berhasil menikah punya anak dan cucu, papa tidak mau mengharapkan balas jasa dari anak berupa misal “jalan-jalan ke luar negeri, naik haji, diurus ketika sudah tua dan renta yang sudah tidak bisa apa2”, bila memang kewajiban papa sebagai manusia sudah selesai insyaAllah papa siap untuk beristirahat dan di panggil oleh-Nya, karena papa justru takut bila papa meminta umur panjang kemudian papa penyakitan, pikun papa malah takut menyusahkan anak, keluarga, bahkan mungkin bisa membuat jadi kamu (alias saya anaknya) menjadi berdosa karena mungkin kesal menghadapi sifat papa kelak ketika tua nanti) dan hal itu mengena sekali di hatiku. Dan aku rasa sekarang setiap berdoa kuubah doaku menjadi berilah hambamu umur yang bermanfaat. Oh papaku, betapa banyak kekagumanku kepadamu, kebijakanmu, kerja kerasmu, sifat kasih sayangmu, semua perilaku indah di mataku kecuali kebiasaanmu merokok yang sangat aku benci. I love u pa....

Maulida Balgis Arbinesya

/www.maulidabalgisarbinesya.com

Saya geologist muda yang masih bau kencur . Bercita-cita ingin menjadi orang yang berilmu dan bermanfaat di dunia dan akhirat serta membahagiakan kedua orang tua.
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?