Cinta Kerja dan Harmoni

16 Mei 2013 11:51:30 Dibaca :


CINTA KERJA DAN HARMONI



Cinta, Kerja dan Harmoni (CKH). Ketiga komponen ini begitu eksis pasca Orasi Presiden PKS yakni Ustad Anis Matta, Lc. Tingkat keeksisan komponen tersebut tidak hanya tampak pada status facebook, Twitter para kader dakwah. Wajar saja, ketiga komponen tersebut memang memberikan keselarasan dalam menempuh dan meraih sebuah perubahan yang baru dan Insya Allah nyata. Tidak hanya malang melintang di dinding jejaring sosial, para pecinta seni pun seoah tak mau ketinggalan untuk menunjukkan kreatifitasnya dalam memaknai Cinta, Kerja dan Harmoni. Salah satu munsyid yang turut andil yaitu Maidany. Mereka Mengeja Cinta, Kerja dan Harmoni lewat lirik nasyid. Mereka merangkai setiap lirik itu dengan indah. Menyelipkan kata-kata Cinta, Kerja dan Harmoni di dalamnya. Lirik itu mereka bumbui dengan segelumit motivasi untuk para kader dakwah agar senantiasa istiqamah untuk maju. Berikut cuplikan lirik Nasyid yang penuh Cinta, Kerja dan Harmoni yang dirangkai oleh Maidany.


Tak perlu ada Penggung ratapan..
Untuk setiap Ujian yang datang..
Namun harus hadirkan kebangkitan..
Untuk terus maju menatap masa depan..
Kita masih hidup di langit yang sama..
Dengan hembusan angin yang tak berbeda..
Maka tak ada kata mundur kebelakang..
Karena matahari masih bersinar terang..
Cinta .. Kerja .. Harmoni ...
Mari kita wujudkan..
Dengan Cinta, Kita Bersama
Dengan kerja, Kita berkarya
Dengan Harmoni, Kita satu hati
Maka kan jayalah negeri ini..
CINTADengan Cinta, Kita Bersama
Cinta itu memang sungguh luar biasa. Cinta mampu menghadirkan inspirasi. Cinta mampu memberikan motivasi. Cinta mampu memberikan semangat. Dan cinta mampu membuka celah-celah pikiran yang kosong, sehingga memunculkan pemikiran-pemikiran yang jernih dan positif. Itulah CINTA. Mampu memberikan pengaruh positif bagi mereka yang mampu menempatkan Cinta pada tempatnya. Ustad Salim A. Fillah dalam bukunya “Indahnya Pacaran Setelah Pernikahan” menuliskan pengaruh cinta yang positif.
“Cinta mampu menjadikan pengecut menjadi berani, yang bakhil jadi perderma, menjadikan si bodoh pintar, memfasihkan lidah, mempertajam pena bagi si pengarang ataupun penulis, menguatkan si lemah, dapat melemahkan raja yang kuat, menyebabkan seorang berani menentang pemberani, mencerdikkan dan mencerdaskan, mendatangkan kegembiraan dalam jiwa dan kesenangan dalam hati”. Sungguh Cinta mampu menghadirkan pengaruh positif, jika penempatannya tepat. Membicarakan cinta memang tiada bertepi. Dan membicarakan cinta takkan ada habisnya.
Cinta yang bermakna semestinya hadir dari hati nurani, sebab cinta tanpa hati akan menghilangkan sepotong energi yang ada. Cinta itu begitu luas.
KERJA. Dengan kerja, Kita berkarya
Kerja hampa tanpa cinta. Semestinyalah mereka disandingkan, yakni agar saling melengkapi untuk mewujudkan satu perubahan lewat karya yang nyata dan penuh Cinta. Cinta hadir dari hati nurani. Kerja dengan hati nurani jika berpadu juga mampu menghadirkan sinergi yang kuat dan optimal. Seperti yang diungkapkan Akh Muwafik Saleh dalam bukunya “Bekerja dengan Hati Nurani”.
“Bekerja dengan hati nurani adalah bekerja berlandaskan pada pusat kesadaran manusia, yaitu kalbu. Hati nurani adalah hati yang telah diwarnai, dipenuhi cahaya kebenaran. Kalbu merupakan dasar kefitrahan diri. Pada dasarnya, kalbu cenderung pada panggilan kesucian, kebenaran, dan ketaatan kepada Allah SWT”.
HARMONI. Dengan Harmoni, Kita satu hati
Ketika dalam kerja hadir sepotong cinta, maka akan hadirlah harmoni menyatukan keduanya. Harmoni yang indah dan penuh makna. Harmoni yang hadir atas izin-Nya.
***
Sepotong cinta yang hadir dalam kerja, akhirnya membentuk satu harmoni jiwa.
Cinta pada yang Maha Segalanya

Juniar Sinaga (Nurjannah)

/www.juniar-sinaga-nurjannah

Karena ALLAH Hamba Tegar Karena ALLAH Hamba Sabar
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?