Wukufiatul Arafah
www.kompasiana.com/wukuf

Kugantungkan cita-citaku setinggi, siapa tahu mimpiku bisa menggapainya.
Kompasianer sejak:
16 May 2012
Tulisan : 3 artikel
Komentar : 16 tanggapan
twitter icon Twitter Kirim Pesan
facebook icon Facebook Jadikan Teman
Google+ Laporkan
Rubrikasi
Arsip Tulisan s
Terbaru

Cermin

Ngeblog Sahur Ibuku Menangis…

Dua hari terakhir ini, Ibuku kerap menangis sendirian di kamar, di dapur, dan kadang saat nonton bareng acara televisi. Matanya sembab dengan air mata. Kita ...

FIKSI | 16 August 2012 01:48

90   4   dibaca 3 inspiratif

Puisi

Kabut Tebal di Negeriku

Terlalu banyak retorika tercipta Katanya itu dinamika Terlalu banyak tangis tak terhentikan Katanya itupun dinamika Terlalu banyak kelaparan melanda Itupun katanya dinamika Kaya dan miski makna hakiki dinamika Semua tampak samar ...

FIKSI | 7 June 2012 06:58

53   4   dibaca 4 menarik

Puisi

Waktuku Terus Berlalu…

Waktuku Terus Berlalu… Segenap raga ini hendak menahan gerak waktu, tapi matahari seakan tak peduli. Sinar mentari pagi hanya sesaat menyapa Membias hingga menembus kamarku Dia tinggalkan ...

FIKSI | 16 May 2012 07:44

107   4   dibaca 2 inspiratif

Subscribe and Follow Kompasiana: