Wong Agung
www.kompasiana.com/wongagung-pakubumi

hanyalah seorang bocah yg suka Angon Bebek..yg setia menggiring bebek2 nya dr belakang Wong Agung PakubumiBuat Lencana Anda
Kompasianer sejak:
26 February 2010
Tulisan : 20 artikel
Komentar : 0 tanggapan
Rubrikasi
Arsip Tulisan s
Terbaru

Puisi

Tersesat…Mengapa Ber…? Hilang

TERSESAT Kemana pusaran angin lirih menggiring hembuskan, dari hati yang ku punya sia sia, peduli apa ratapan berbalut compang camping pesakitan, kian tak bermakna sendi sendi syaraf yang menopang ...

FIKSI | 17 April 2012 21:45

57   0   dibaca Nihil

Puisi

….Mencintai ???

Irawati 2 (sepertiga waktu mencintaimu ) Residu mengendap endap pekat enggan beranjak rekat, Meski hitam tlah beranjak cetuskan kelabu… Namun kusamnya tetaplah bersanding di dasarnya perigi hati, Sudut kisi ...

FIKSI | 11 April 2012 11:27

82   0   dibaca Nihil

Puisi

Tepian Salahku

menjamu rayu diantara tepian salahku… ramuan celoteh diantara sepatah benar yang dipudarkan, kejenuhan maknai umpatan terlontar berlompat lombatan… sisakan penat pengikat cacian kalimat merambat. senyum sekedar pertanda pelipur secarik ...

FIKSI | 29 March 2012 11:58

55   0   dibaca Nihil

Puisi

Disudutnya Ibu kota

Bangkai alibi yang terkuak terjilat lalat profokasi, Menyeruak lantang ditepian comberan yg tersamarkan…tertiadakan Aiu…babibu…auau Prolog tak beraksara tanpa makna mengumbar jengah disela bangkai bangkai saudara,… Celoteh di terik kekurangan ...

FIKSI | 28 March 2012 12:45

42   0   dibaca Nihil

Puisi

Maafkan Aku

goresan pena di secarik kertas itu masihlah terbaca, meski lusuh dan berlinang derai duka, masihlah satu satu dapat ku eja. betapa nestapa nya dikau… meski tertutup awan senyuman seribu ...

FIKSI | 10 January 2012 14:21

114   0   dibaca Nihil

Puisi

Permaisuri Hati

aku menatapmu bukan sekedar menjilat nafsu, dan aku menggapaimu bukan karna lukisan parasmu, juga bukan keping pundi penghias dunia sayu. asal kau tau tlah kugadai dan kutitipkan hati ...

FIKSI | 7 November 2011 20:38

86   1   dibaca Nihil

Puisi

Maknai hati

maknai hati Kuteguk bayangmu tatkala malam merindukan bintang dimana ragamu terbujur dalam lelapnya lelah asa yang letih sedangkan nafsu yang mendengkur layu membungkam sombongmu apalagi jiwamu yg letih berlarian ...

FIKSI | 7 November 2011 20:16

44   0   dibaca Nihil

Puisi

Bangau di tepi telaga

bangau di tepi telaga telaga lantang beriak menyambut kedatanganmu bertelanjang dada dengan tembikar kusut yg kau bawa memang keluh tak terucapkan namun guratan wajahmu lukiskan penyesalan yang begitu dalam bagaikan ...

FIKSI | 7 November 2011 20:15

51   0   dibaca Nihil

Puisi

Hidup

Hidup terbentang semburat pesona tertutup pekatnya mega yang tlah terjalani sebagian dari sisi perjalanannya hidup mau tak mau tertempuh tanpa tau arahnya tujuan membuang sia sia nafas yang dikaruniakan ...

FIKSI | 7 November 2011 20:08

35   0   dibaca Nihil

Puisi

Kata

Menggeliat menyenandungkan rasa raga tiada berbahasa, Lirih pun tiada sejengkal detak yang mampu berkata bicara. Ataukah menyibak nuansa berkaca kaca tatapan tersiakan, … Gulali asam manisnya gulana yang ...

FIKSI | 5 August 2011 03:56

44   0   dibaca Nihil

Subscribe and Follow Kompasiana: