Teruntuk Jiwa yang Suci

27 September 2012 08:13:10 Dibaca :

Tertunduk kelu mengiringi pergimu

Kau belum lagi menghirup udara fana ini

Sang Kasih telah membawamu kembali

Ke dalam dekapan cahaya abadi

.

Wahai jiwa yang tak bernoda

Jiwa suci berselimut kerahiman

Dalam rahim ibumu kau membujur

Manis kau terekam semestamu

.

Duhai jiwa yang tak mengerti gelap dan terang

Kau kini bagian dari surga itu

Maafkan mereka, kedua orang tuamu

Doa-doa dan rantai harapan tak kan pernah terputus darinya

.

Sayang,

Ini puisi untukmu

Kau yang lemah tak berdaya, kini telah kembali bersatu denganNya

Air mata ini masih saja berkaca di pelupuk mataku

Pergilah dalam keilahianNya yang penuh kedamaian

.

* Bayi mungil di dalam kandungan Intan akhirnya telah kembali kepadaNya. Detak jantungnya kini telah berhenti. Ada doa untuknya di sela-sela aktivitasku. Semoga damai senantiasa menyertai, dan orang-orang yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Amin.

Diana Wardani

/windflowers

TERVERIFIKASI (HIJAU)

I Love You, Kangmas Matahariku. I love your sign and signature - I always be with you wherever you are, because we are one.

Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?