Aku yang Kehilangan

26 April 2012 02:42:02 Dibaca :

Kali ini, di pagi ini aku dibuatnya gundah. Awalnya aku baik-baik saja. Jika pesan singkatku tak mendapat balasan darinya. Ya, karena kutahu signal ditempatnya susah, aku bisa menerimanya. Tapi, selang beberapa hari dari aku mengirim pesan yang lalu. Aku mengirim pesan lagi kepadanya, tepatnya sore hari. Aku melihat status pesanku “tunda” aku yakin pesan ini akan sampai nanti, entah berapa jam lagi. Aku pun menunggu pesan yang kukirim sampai padanya. Malam pun tiba. HP kecil itu pun menyala. Memberitahu bahwa pesanku yang tertuju kepada teman seperjuangan di kota asing kembali padaku. Hem, mungkin signalnya sangat buruk, jadi pesanku kembali.


Entah kenapa, hati ini rasanya ingin tahu tentang dia. Dia, Dani. Aku pun mencoba menghubungi temanku yang rumahnya di Kradenan, Purwodadi, Grobogan. Nomor XL-nya aku hubungi. Sayang hanya terdengar “Tulalit … tulalit …” Nomor As-nya pun aku coba hubungi kembali, terdengarlah “Nomor yang Anda tuju sedang tidak aktif atau berada di luar jangkauan.” Sungguh hal ini membuatku penasaran.


Akhirnya, aku coba menghubungi teman-tamanku yang juga dekat dengannya. Tapi sayang mereka pun juga tidak mengetahui keberadaannya.


Berbagai saran pun muncul, coba saja buka FB-nya, add aja orang-orang yang dekat dengannya kemudian tanyai mereka.


Mungkin ini salahku. Aku mengabaikan pesan singkatnya kala dikirimnya waktu malam. Aku pun juga tak membalas pesan singkatnya. Sungguh penyesalan selalu datang belakangan. Tapi, saat ini aku masih mencoba untuk mencari tahu keberadaan teman kamarku kala kuliah itu. Aku berharap dia baik-baik saja di mana pun ia berada.


KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?