SBY dan Batu Cincin Rp 2 Milyar

01 November 2012 03:01:39 Dibaca :

Saya terperangah ketika tampa sengaja menawar harga sebuah cincin permata yang dibanderol Rp. 2 Milyar. " Harganya 2 Milyar" ucap penjual batu. Batu cincin saat ini memang sedang naik daun. Bahkan dibeberapa daerah batu cincin tumbuh menjadi bisnis yang menggairahkan.

Termasuk di daerah saya Sumatera Barat, saat ini dilanda demam batu cincin, berbagai kalangan berburu koleksi batu cincin, kendati harganya tidak segalak yang ditawarkan kepada saya. Karena memang batu cincin memang harganya berdasarkan kesepakatan dan suka sama suka.

Soal harga 2 Milyar itu, tampa sengaja saya bertamu dengan seorang teman disalah satu hotel berbintang di Medan Sumatera Utara, dipojok lobi ada etalase pajangan batu akik dan permata. Iseng saya bertanya kepada penjual dan menunjuk salah satu batu cincin. sang penjual menyebutkan angka selangit "2 Milyar, Pak" katanya datar.

Sebagai penggemar batu cincin, saya takjub dan tidak bisa berkata-kata, karena harganya yang selangit, lalu timbul pertanyaan dalam benak saya, mengapa harga batu bisa setinggi itu?, apa keistimewaannya? dan bagaimana purna jualnya.

Pengrajin Batu cincin, atau batu akik, sebut saja Adi, menjelaskan bahwa harga sebuah batu tergantung dari nilai estetika dan kandungan mistisnya, dan memang tidak ada standar harga baru cincin, bagi penggila batu, mereka sudah tahu batu yang bagus dan mengandung daya magis.

Tetapi yang jelas, pemakaian batu cincin tidak hanya dipakai oleh orang kebanyakan, bahkan Presiden SBY dan Presiden Obama juga memakai batu cincin. Konon Pak SBY memakai cincin yang bernama "lumuik Sungai dareh".

Lumuik Sungai Dareh adalah jenis batu cincin yang terdapat di Dharmasraya Sumatera Barat, jenis ini banyak diminati karena tekstur batunya yang khas dan berwarna bening.

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?