PILIHAN

PSSI, Indra Sjafrie dan Pemain Indonesia di Spanyol

17 Februari 2017 18:16:21 Diperbarui: 17 Februari 2017 19:03:04 Dibaca : Komentar : Nilai : Durasi Baca :
PSSI, Indra Sjafrie dan Pemain Indonesia di Spanyol

Indra

(Indra Sjafrie pelatih Timnas U19/ sumber foto : bola.com)

Ada keinginan dan mimpi untuk lolos ke Piala Dunia U-20.Ini buat saya menjadi tantangan tersendiri.Saya pribadi merasa tertantang untuk mewujudkan mimpi itu"

Itulah ungkapan seorang Indra Sjafrie,eks pelatih Timnas U-19 serta Bali United yang kembali ditunjuk untuk menangani Timnas Indonesia U-19.Sebuah mimpi yang tertunda bagi pelatih asal Sumatera Barat tersebut karena kegagalannya membawa Indonesia lolos ke putaran final Piala Dunia U-20 2015 Selandia Baru dengan hanya membawa Evan Dimas dkk menempati posisi juru kunci grup B Piala Asia U-19 2014 di Myanmar.

Harapan yang juga pernah ditulis penulis dengan merilis artikel ‘2019,saatnya Indonesia tampil di Piala Dunia U-20’.Setelah Myanmar di 2015 lalu Vietnam yang akan tampil di Piala Dunia U-20 2017 Korea Selatan,Timnas Indonesia berhak bermimpi untuk seperti kedua negara tersebut.Dan Indra Sjafrie dikesempatan kedua tersebut tentunya ingin mewujudkannya dengan strategi dan formula yang tentunya lebih baik.

http://m.kompasiana.com/wefi

Peluang Indra Sjafrie serta anak asuhnya untuk tampil diputaran final Piala Dunia U-20 2019 semakin terbuka dengan rencana PSSI mengikuti ‘bidding’ tuan rumah Putaran Final Piala Asia U-19 2018 mendatang.Apalagi momennya pas karena sebulan setelah gelaran Asian Games 2018 di Palembang dan Jakarta selesai sehingga apa yang dilakukan PSSI pimpinan Letjen Edi Rachmayadi patut diapresiasi demi prestasi tinggi yang ingin diraih Timnas Indonesia U-19.  

Lalu strategi apa yang akan di akukan PSSI dan Indra Sjafrie dalam mewujudkan mimpi besar tersebut?Strategi dan pola permainan ala Indra Sjafrie yang penuh semangat pantang menyerah serta pepepa patut dipertahankan dengan modifikasi dalam hal memperkuat kualitas antara tim inti dengan tim cadangan sehingga Indra Sjafrie mampu memainkan formasi yang diinginkan dengan siapa saja pemain yang dipasang.

"Sekarang dengan adanya peluang Indonesia menjadi tuan rumah Piala Asia U-19 2018 itu memberi harapan berbeda.Saya pun berterima kasih kepada PSSI yang telah memberi kepercayaan kembali buat saya," jelas Indra Sjafrie tentang langkah PSSI sebagaimana dilansir goal.com.

Untuk menuju kesana tentu perlu insting dan kemampuan seorang Indra Sjafrie yang sukses memoles Evan Dimas dkk dikesempatan keduanya.Blusukan tetap menjadi pilihannya sebagaimana yang dimulainya dari Nusa Tenggara Timur,lalu dukungan penuh dari Asosiasi Provinsi seluruh Indonesia yang juga menggelar seleksi untuk memilih pemain muda terbaik serta tidak lupa para pemain muda usia yang bermain diluar negeri termasuk dinegeri matador, Spanyol. 

Bakatbolaindo

(Angga Rezky, pemain muda yang bermain di Spanyol / sumber foto : instagram bakatbolaindo)

"Ada empat anak Indonesia yang latihan di Valencia juga akan kita panggil pulang untuk perkuat timnas Indonesia U-19,” ungkap Sekjen PSSI,Ade Wellington.

Ada beberapa nama yang layak dicoba Indra Sjafrie dari para pemain muda yang mengasah kemampuan diSpanyol,kebetulan stok pemain disana lumayan banyak.Bukan saja untuk Timnas Indonesia U-19 tetapi juga Timnas U-16 asuhan Fakhry Husaini pun bisa mencoba menggunakan jasa pemain yang mengorbit dari turnamen usia dini seperti Gothia Cup hingga Danone Cup.Siapakah pemain muda Indonesia yang bermain di Spanyol, berikut beberapa namanya sebagaimana rilis bakatbola Indonesia.

Dallen Ramadhan Rovani (18 tahun) yang kini bermain di CD Castellon bersama Mahir Radja Satya (18 tahun).Angga Rezky Fitraispan di Murcia, Valencia lalu Syahrian Abimanyu yang bermain di Levante UD, Valencia dan Nichola Pambudi (17 tahun) yang bermain di Foundation Marcet Spain.Sedangkan untuk U-16 ada beberapa nama yakni Aditya Affasha, Khairul Imam Zakiri, Nikola Filipovic, Panca Nur Widiastono dan Adam Putra Firdau yang bermain diklub Real Valladodid U-16.

Bakatbolainfo

(Andri Syahputra yang ingin dibawa Indra Sjafrie / sumber foto : instagram bakatbolaindo)

Selain itu ada satu nama yang jika gagal dipanggil PSSI membuat sang ketum PSSI, Letjen Edi Rachmayadi marah yakni striker Al-Ghafar (Qatar), Andri Syahputra.Sang striker dikabarkan memang menjadi target utama Qatar dalam membangun Timnas mereka menuju Piala Dunia 2022 yang kebetulan sebagai tuan rumah.Sebagai pemain kelahiran Indonesia, Letjen Edi berharap Andri mau memperkuat Timnas Indonesia.

“Kalau dia tidak mau dipanggil untuk membela Indonesia, ya dia harus keluar dari negara Indonesia,” tegas Edi.

Selamat bekerja Indra Sjafrie !

#AyoTimnasIndonesia    

Achmad Suwefi

/wefi

TERVERIFIKASI

You will never walk alone
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH PLATFORM BLOG, SETIAP ARTIKEL MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

NILAI :

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana