Achmad Suwefi
Achmad Suwefi karyawan swasta

You will never walk alone

Selanjutnya

Tutup

Bola highlight

LIVERKLOPP 3.0, Menanti Liverpool yang Konsisten Menang

11 Agustus 2017   17:47 Diperbarui: 11 Agustus 2017   17:56 218 5 4
LIVERKLOPP 3.0, Menanti Liverpool yang Konsisten Menang
(Juergen Klopp dalam sebuah sesi/sumber foto dilansir dari IG LiverpoolPersian)

Selamat datang Liga Primer Inggris 2017/18!
Selamat datang keseruan, persaingan nan menarik dari para pemain bintang yang meramaikan gelaran musim baru kompetisi kasta tertinggi dinegeri 'Ratu Elizabeth' tersebut.Pertanyaan besar pun langsung menyeruak, akankah Chelsea mampu mempertahankan gelar yang direbutnya musim lalu.Atau justru duo Manchester hingga Arsenal yang akan mencurinya musim ini.Bisa juga Liverpool atau tim lainnya seperti Tottenham dan Everton yang kembali menjadi kuda hitam yang layak diunggulkan.

Belanja pemain hingga 1 Miliar pound telah dikeluarkan oleh manajemen ke-20 klub kontestan EPL (singkatan dari Liga Primer Inggris) musim ini.Sebuah angka fantastis yang dibarengi dengan makin menggilanya harga pemain yang menembus level ratusan juta euro sebagaimana yang dikelurkan PSG untuk seorang Neymar (222 juta euri).Sedangkan EPL musim ini diwarnai transfer dengan harga mahal untuk Morata (Chelsea/70 juta) dan Mendy (Man City/52 juta).

Lalu bagaimana peluang LIVERPOOL?Optimisme selalu menyeruak dikalangan Liverpludian dan pecinta Liverpool diseluruh dunia.Puasa gelar 25 tahun sejak terakhir kali juara diliga Inggris menjadikan hasrat dan mimpi tetap terjaga hingga 'The Reds' mampu meraih gelar juara EPL.Hadirnya Juergen Klopp pada Oktober 2015 menghadirkan kembali hasrat pendukung Liverpool untuk melihat klub kesayangannya mengangkat trofi EPL untuk pertama kalinya.

20170811-174326-598d8acf22406378f832a1a2.png
20170811-174326-598d8acf22406378f832a1a2.png

Catatan Jelang Musim 2017/18

Jika hasrat, mimpi dan semangat pendukung Liverpool tetap terjaga.Lalu bagaimana dengan Klopp sendiri dalam mempersiapkan timnya jelang musim 2017/18 yang akan digelar akhir pekan ini.Pembelian Moh Salah dari AS Roma,Andy Robertson dari Hull City hingga Dominic Solanke yang didapat secara gratis dari Chelsea memang belum melengkapi kepingan puzzle yang diinginkan Klopp setelah tawaran untuk Virgil Van Dijk (Southampton) dan Naby Keita (RB Leipzig) masih belum mendapatkan titik terang.

Belum lagi ancaman kehilangan sosok gelandang andalan Phillipe Countinho yang masih diburu Barcelona paska hengkangnya Neymar.Tawaran 92 juta memang sudah ditolak dan Klopp sudah memutuskan untuk menolak tawaran tersebut tetapi tidak ada yang tidak mungkin dalam dunia sepakbola sekarang ini dimana kekuatan uang bisa mengalahkan loyalitas seorang pemain.Dan Klopp harus bersiap menerima resiko terburuk jika Coutinho benar-benar hengkang disaat opsi yang diharapkannya belum terwujud.

Setelah pemain baru sudah datang dan ancaman kehilangan pemain bintang siap dirasakan Klopp dan  tim pelatih.Ada tantangan yang harus mampu dipersiapkan Klopp dimusim 2017/18 mendatang,apa itu?Tampilnya Liverpool dikualifikasi Liga Champions Eropa plus kemungkinan lolos kefase grup membawa beban tersendiri disaat kedalaman skuat tidak dimiliki eks manajer Dortmund tersebut.Penyakit lama Liverpool akan kembali muncul yakni INKONSISTENSI permainan sebagaimana musim lalu disaat kedalam suat tidak dimiliki Liverpool.

20170811-174211-598d8aedd466c13d1d560282.png
20170811-174211-598d8aedd466c13d1d560282.png

LIVERKLOPP 3.0, Tantangan untuk Menang dan Menang

Menyaksikan Liverpool konsisten menang dan terus menyerang adalah harapan untuk LIVERKLOPP 3.0 sebuah julukan penulis untuk Liverpool ditahun ketiga Juergen Klopp di Anfield.Memulai musim dengan skema dan target pemain yang dimaui tentu akan membuat Klopp mewujudkan target besarnya yakni JUARA EPL.Mampukah?jika bicara kedalam skuat dan jadwal kompetisi jelas menjadi tantangan berat tapi dalam sepakbola tidak ada yang tidak mungkin dan Liverpool terbiasa mewujudkan itu.

LIVERKLOPP 3.0 dalam pandangan penulis akan mampu menghadirkan variasi taktik yang disesuaikan dengan kondisi pemain maupun lawan.Kompsisi 4-3-3 tetap sebagai pilihan utama dengan Mo Salah-Mane dan Firmino sebagai ujung tombak yang didukung penuh pergerakan Coutinho, Henderson dan Wijnaldum.Pola lainnya adalah pola diamond dengan menempatkan Sturridge dan Firmino sebagai duet lini depan Liverpool.

Lalu Klopp bisa memainkan pola 4-2-3-1 dengan lini tengah sebagai kekuatan dan Coutinhi sebagai playmakernya.Sedangkan pola yang perlu dicoba Klopp kala menghadapi masalah dengan lini belakang adalah pola Tiga bek yakni 3-5-2 dengan menempatkan trio Lovren, Matip dan Can dipertahanan Liverpool melindung kiper Mignolet.Kesemua pola diatas menarik untuk dicoba Klopp yang terkenal dengan gegen pressingnya.

LIVERKLOPP 3.0 dan Catatan Perjalanan Liverpool di EPL

Musim lalu Liverpool mencatatkan 22 kemenangan, 10 imbang dan 6 kali menelan kekalahan termasuk didalamnya 2 kali kalah dikandang sendiri serta mencetak 73 gol dan kemasukan 42 gol.Philippe Countiho dan Sadio Mane menjadi top skor dengan torehan 13 gol sedangkan Wijnaldum menjadi pemain dengan assist terbanyak, 9 kali.Total Liverpool mencatatkan 397 pelanggaran yang berujung 54 kartu kuning namun tidak pernah menerima kartu merah.

Musim 2017/18,Liverpool tidak dimasukkan sebagai kandidat juara oleh landbrokes yang lebih memilih Man U dan Man City yang berpeluang besar menjadi juara.Tapi peluang Liverpool untuk kembali masuk zona Liga Champions alias empat besar tetap terbuka lebar sedang 1000-1 memprediksi Liverpool akan degradasi.Analis dari Landbrokes, Jessica membuat pernyataan yang cukup mengusik pendukung Liverpool dengan mengatakan para petarug menilai Liverpool hanya akan sanggup mempertahankan Philippe Coutinho. 

"Sedangkan para petaruh menilai Liverpool hanya akan sanggup mempertahankan Philippe Coutinho,"  tegas Jessica.

Selama 25 tahun perjalanan Liverpool di EPL sejak 1992/93, Liverpool seakan tenggelam dibawah dominasi Man U yang kemudian disusul Chelsea, Arsenal dan Man City.Posisi terbaik yang pernah diraih adalah menjadi runner up EPL musim 2001/02, 2008/09 dan 2013/14.Selebihnya berkisar dari posisi ketiga hingga kedelapan.Liverpool total sudah mencetak 1596 gol dan kebobolan 985 gol dalam 25 musim EPL atau rata-rata mencetak 64 gol permusim.

Jika Liverpool ingin menjadi kandidat juara musim 2017/18,Klopp dengan LIVERKLOPP 3.0 harus mampu menjadi tim yang konsisten menang (raihan kemenangan tertinggi dalam semusim Liverpool adalah 26 kali yang berakhir diposisi runner up) dan mengurangi kekalahan (rekor terbaik dimusim 2008/09 kala hanya menelan dua kekalahan).Sedangkan rekor gol tertinggi dalam semusim yang diraih Liverpool adalah 101 gol dimusim 2013/14.

20170811-174119-598d8b111f08e844e00a3a82.png
20170811-174119-598d8b111f08e844e00a3a82.png

Rekor Apik Pra Musim Bukan Jaminan

Menjadi juara Asian Premier League Trophy di Hongkong dengan menaklukkan Leicester City 2-1 dibabak final serta final Audi Cup setelah sebelumnya membungkam Muenchen 3-0 serta rentetan kemenangan selama pra musim bukan jaminan Liverpool bisa perkasa musim 2017/18.Konsisten mencetak gol, konsisten menang dan tidak gampang menjadi pra syarat untuk mampu mengakhiri catatan minor tidak pernah juara Liverpool.

Kekuatan lini depan selama pra musim plus kehadiran Mo Salah serta pemain muda yang siap mengejutkan musim depan,Domini Solanke menjadi modal awal Klopp untuk membuat Liverpool kuat disisi serangan .Lima laga perdana di EPL musim 2017/18 akan menjadi gambaran awal bagaimana Klopp akan mengarungi musim ketiganya bersama Liverpool.Dimulai laga tandang kontra Wattford, lalu menjamu Palace dan Arsenal selama bulan Agustus dan dua laga bulan September yakni melawat ke kandang Man City dan menjamu Burnley.

Akankah LIVERKLOPP 3.0 berujung tropi juara?Menarik dinanti oleh semua pendukung Liverpool dimanapun berada.

#YNWA

(Gambar dalam artikel ini dilansir dari IG Liverpoolpersian)