HIGHLIGHT

Penyebab Terjadinya Ketidakharmonisan pada Keluarga?

01 April 2013 20:56:27 Dibaca :

Keluarga adalah salah satu kelompok atau kumpulan manusia yang hidup bersama sebagai satu kesatuan atau unit masyarakat terkecil dan biasanya selalu ada hubungan darah, ikatan perkawinan atau ikatan lainnya, tinggal bersama dalam satu rumah yang dipimpin oleh seorang kepala keluarga dan makan dalam satu periuk. Ibu sering dirujuk sebagai faktor penting dalam pendidikan. Bapa tidak kurang penting membentuk anak dalam kepemimpinan. Bapa adalah lambang ketua dalam sebuah rumah tangga.Didikan ibu dan kepemimpinan bapa boleh memberi perlindungan kepada isteri dan contoh kepada anak.Menjadi suami adalah mudah. Perkahwinan boleh memberikan gelaran suami tetapi, menjadi seorang bapa adalah peranan yang payah. Watak bapa tidak sama dengan watak ibu, tetapi Allah menjadikan mereka berpasang-pasang untuk melakukan peranan saling melengkapi.Bapa perlu insaf bahawa pada ibu ada peranan penting untuk membentuk watak anak. Ia bukan monopoli bapa tetapi menjadi tanggungjawab bersama.

Terdapat beberapa definisi keluarga dari beberapa sumber, yaitu:

  1. Keluarga adalah sekumpulan orang dengan ikatan perkawinan, kelahiran, dan adopsi yang bertujuan untuk menciptakan, mempertahankan budaya, dan meningkatkan perkembangan fisik, mental, emosional, serta sosial dari tiap anggota keluarga (Duvall dan Logan, 1986).
  2. Keluarga adalah dua atau lebih individu yang hidup dalam satu rumah tangga karena adanya hubungan darah, perkawinan, atau adopsi. Mereka saling berinteraksi satu dengan yang lain, mempunyai peran masing-masing dan menciptakan serta mempertahankan suatu budaya (Bailon dan Maglaya,1978 ).
  3. Keluarga merupakan unit terkecil dari masyarakat yang terdiri dari kepala keluarga dan beberapa orang yang berkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah satu atap dalam keadaan saling ketergantungan (Departemen Kesehatan RI, 1988).

Tp,itu semua jauh berbera dengan yang saya alami.. Sejak saya berusia 11 tahun sampai 14 tahun saya di asingkan oleh bpa  saya sendiri,hanya karna salah faham saja,, bahkan ibu saya sendiri di larang keras untuk menmui saya pada saat itu.. semenjak kejadian beberapa tahun silam sampai saat ini saya merindu_kan sosok pemimpin dalam keluarga yang sesungguhnya,, sempat pula saya terjerumus pergaulan bebas karna saya kurang kasih sayang dengan orang tua saya sendiri,, saya selalu iri bila mana saya melihat teman-teman saya bisa tukar pendapat dengan orang tua_nya,bercanda bareng,jalan-jalan atau yang laen_nya deh tp, sayang_nya saya g bisa merasa_kan iyu semua.. N hingga akhirnya ketika saya berusia 17 tahun saya memberani_kan diri untuk berbicara dengan orang tua saya dan sekitar tahun 2011 sampai saat ini saya sering mendengar,melihat kalau bpa saya mulai berani memarahi,hina,menuduh yang bukan-bukan ke ibu saya yang jelek-jelek deh,, pada_lah apa yang bpa sama ungkap_kan semua_nya tidak benar..  kenapa saya yakin kalau ibu saya tidak salah karna ibu saya selalu mengadu kepada saya dan bkan karna itu saja saya pun tau semua apa yang di lakukan oleh ibu saya.. merasa dirinya seorang pemimpin tetapi nyata_nya tidak seperti seorang pemimpin,, yang paling kita sekeluarga tidak sudak dengan sikap bpa yaitu: membawa masalah di luar ke dalam kelurga,selalu menasehati orang lain tapi diri_nya sendiri tidak mengerjakan_nya,selalau merasa benar,berkuasa,genit,berani membawa masuk cwe yang g jelas ke dalam rumah.. mungkin bpa berpikir kebahagiaan itu bisa di bayar dengan uang.. jangan salah,jangan kira saya hanya seorang anak saya tidak bisa berbuat apa-apa,, "Kalau boleh saya memilih,Lebih baik miski tp,bahagia dari pada tercukupi tp,keluarga g bahagia" .

ini adalah dampak yang terjadi akibat tidak ada keharmonisan pada keluarga

Pengertian Perceraian menurut para ahli Hurlock (1996), perceraian merupakan kalminasi dari penyelesaian perkawinan yang buruk, dan yang terjadi bila antara suami-istri sudah tidak mampu lagi mencari cara penyelesaian masalah yang dapat memuaskan kedua belah pihak, perlu disadari bahwa banyak perkawinan yang tidak membuahkan kebahagiaan tetapi tidak diakhiri dengan perceraian. Hal ini karena perkawinan tersebut dilandasi dengan pertimbangan-pertimbangan agama, moral, kondisi ekonomi, dan alasan lainnya. Perpisahan atau pembatalan perkawinan dapat dilakukan secara hukum maupun dengan diam-diam dan kadang ada juga kasus dimana salah satu pasangan (istri/suami) meninggalkan keluarga (minggat).

Jodoh adalah bagian dari nasib dan nasib di tentukan oleh kebaik_kan upaya kita

Semakin bersunggung-sungguh kita berupaya meindahk_kan pribadi,semakin indah belahan jiwa kia..

Tp,seindah-indah_nya belahan jiwa, tidak akan akan menjadi jodoh, jika kita tidak memperlakukan_nya dengan hormat, dengan lembut dan mesra, dan dengan upaya untuk menjadikan kehadiran anda sebagai pembahagia_nya

Jodoh anda adalah sebagai mana anada menjadikan_nya..

Jodoh ada di tangan anda,anda yang mengupaya_kan,Tuhan yang menyetujui..    -MT-

Vivi Why

/vivi_why

Selalu ingin dapet lebih baik lg :)
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?