PSM Unpad Meraih Dua Penghargaan di Spanyol

24 Agustus 2013 22:39:54 Diperbarui: 24 Juni 2015 08:51:50 Dibaca : Komentar : Nilai : Durasi Baca :
PSM Unpad Meraih Dua Penghargaan di Spanyol
1377357650639061515

Unpad Choir Perform at

PADUAN Suara Mahasiswa Universitas Padjadjaran (PSM Unpad) berhasil meraih Juara 1 Kategori PolifoniaCosta Blanca – Alicanté Provincial Council dalam kompetisi International Contest of Habanéra and Polyphony of Torréviéja di Provence Torrevieja, Spanyol pada 22 – 28 Juli 2013 lalu. Dalam ajang tersebut, PSM Unpad meraih 2 trofi kemenangan yang diserahkan langsung oleh Gubernur Luisa Pastor Lilo.

Tak hanya meraih jawara pada kompetisi tersebut, konduktor atau dirijen PSM Unpad, Arvin Zeinullah pun dianugerahi penghargaan khusus sebagai The Best Director “José Hódar Tallavera”. Para penonton dan juri tak ayal memberikan apresiasi yang tinggi dengan memilih PSM Unpad tampil dalam konser sosial untuk masyarakat di kota Los Montésinos, Torrevieja, Spanyol.

Dalam konser sosial tersebut, PSM Unpad membawakan lagu-lagu berbahasa Spanyol dan beberapa lagu daerah Indonesia. Salah seorang komposer lagu, Jorgé Lopéz bahkan memuji penampilan PSM Unpad yang dinilai memiliki ekspresi dan pembawaan lagu yang tepat saat menampilkan lagu karyanya El Ausénté.

Los Camaguéyanos, salah satu lagu berbahasa Spanyol yang dibawakan PSM Unpad, mendapat apresiasi dari beberapa penonton dengan ucapan muy bién atau semacam ucapan kekaguman atas kepiawaian PSM Unpad dalam menyampaikan pesan lagu kepada penonton.

Pada acara puncak, PSM Unpad mendapat kehormatan untuk tampil kembali dalam gala concert yang disiarkan melalui saluran TV Spanyol bertaraf Internasional. Acara tersebut merupakan pengumuman para pemenang yang ditutup dengan menyanyikan lagu wajib kompetisi (El Ausénté) yang dipimpin langsung oleh Arvin Zeinullah, sang best conductor.

Arvin mengungkapkan, kemenangannya ini atas kerja sama dari semua pihak. “Tidak mungkin saya berprestasi tanpa PSM Unpad dan dukungan lainnya. Kemenangan ini kami persembahkan untuk Indonesia, almamater, dan juga orang tua kami yang telah banyak mendukung kelancaran kegiatan ini,” tutur Arvin haru usai dinobatkan sebagai konduktor terbaik (28/7).

Kompetisi tersebut merupakan festival paduan suara tertua kedua dan diikuti para kelompok paduan suara terpilih dari berbagai benua. Setiap paduan suara terpilih akan berkompetisi dalam dua kategori, yaitu kategori Habaneras dan Polifonia, dengan membawakan 5 buah lagu dalam penampilannya.

Di kategori Habaneras, peserta membawakan lagu wajib El Ausénté dan dua lagu berbahasa Spanyol. Sementara di kategori Polifonia, peserta menyanyikan dua lagu pilihan bebas. Dalam kategori polifonia, PSM Unpad meraih nilai tertinggi lewat lagu “Ma Rencong – Rencong” dan “Pok pok Alimpako”.

PSM Unpad akan kembali melanjutkan perhelatan misi kebudayaannya dengan menggelar konser kebudayaan di Andorra yang bekerjasama dengan KBRI Paris. Sebagai penutup rangkaian misi kebudayaan tersebut, tim PSM Unpad akan tampil memenuhi undangan Jean Wilkens di Festival “XXI Choralies”, di Vaison la Romaine, Prancis.unpad

KOMPASIANA ADALAH PLATFORM BLOG, SETIAP ARTIKEL MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

NILAI :

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana