JAS DIRJEN HAM

Dirjen HAM Mualimin Abdi melayangkan gugatan Rp 210 juta pada sebuah laundry di daerah Kuningan, Jakarta Selatan karena jas yang ia cuci di sana mengerut. Perkara ini kemudian menjadi pembicaraan hangat netizen di Indonesia. Netizen menyayangkan sikap Dirjen HAM ini bahkan tidak sedikit yang menganggap bahwa ia telah menyalahgunakan status dan jabatannya sebagai petinggi pemerintah. Meski kasus ini dinyatakan selesai, namun masih sangat menarik untuk kita cermati bagaimana seorang pejabat menyikapi hal-hal seperti ini. Kompasianer, bagaimana menurut pendapat Anda tentang adanya perkara ini? Suarakan pendapat di Kompasiana dengan menyertakan label: Jas Dirjen HAM pada artikel Anda. 


Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana