• KONDISI KEBUN BINATANG

    Kebun Binatang Bandung kini mendapat sorotan internasional. Media daring Daily Mail memuat bagaimana kondisi beruang di sana yang kelaparan. Walikota Bandung, Ridwan Kamil melalui akun resmi Facebook-nya mengatakan bahwa kebun binatang tersebut bukan milik pemerintah melainkan pihak swasta. Kejadian terlantarnya satwa di kebun binatang seperti ini bukan kali ini saja terjadi. Beberapa waktu lalu Kebun Binatang Surabaya pun mendapat sorotan media asing, bahkan pada 2013 lalu sempat dibicarakan sebagai kebun binatang terkejam. Kompasianer, apa pendapat Anda tentang kondisi kebun binatang di Indonesia yang memprihatinkan ini? Berikan pendapat Anda di Kompasiana dengan menyertakan label: Kondisi Kebun Binatang pada artikel Anda.

  • EKONOMI INDONESIA

    Sebuah lembaga riset keuangan asal Amerika Serikat, JP Mogan Chase & Co merilis hasil penelitiannya dan menyatakan bahwa kondisi perekonomian Indonesia berhasil membaik. Dalam hasil riset ini, Indonesia berhasil menguat satu tingkat dari sebelumnya berada pada level underweight, kini berada pada level neutral atau berhasil menguat satu tingkat. Kompasianer, menurut Anda apakah benar kondisi ekonomi Indonesia kian membaik sesuai dengan riset ini? Berikan pendapat atau ulasan Anda di Kompasiana dengan menyertakan label: Kondisi Ekonomi Indonesia pada artikel Anda. 

  • RESOLUSI KOCAK 2017

    Kompasiana bagi bagi kalender!!! Di awal tahun ini, Kompasiana mengeluarkan satu merchandise yang akan dibagi-bagikan secara gratis kepada Kompasianer. Tapi bukan gratis yang artinya bener-bener free loh, karena untuk mendapatkannya Kompasianer harus berbagi cerita soal resolusi atau rencana untuk tahun 2017 ini tapi dengan cara yang kocak. Waktunya terbatas hanya sampai tanggal 31 Januari ini dan nantinya tulisan yang masuk akan dinilai oleh dewan juri dari Kompasiana, Planet Kenthir, dan Koplak Yo Band. Dalam artikel untuk mendapatkan kalender ini Anda bisa mencantumkan label : Resolusi Kocak 2017 (menggunakan spasi). Untuk selengkapnya Anda bisa membaca rules of the game-nya di tautan ini

  • Debat Cagub DKI

    Acara debat Cagub dan Cawagub DKI Jakarta yang diselenggarakan KPU telah berakhir pada Jumat (13/1). Mereka saling mengkritisi rencana program masing-masing jika terpilih pada Pilkada 2017. Dengan diadakannya debat ini, masyarakat diharapkan dapat memilih dengan bijak siapa Cagub dan Cawagub terbaik versi mereka. Kompasianer, bagaimana pendapat Anda setelah melihat debat Cagub dan Cawagub DKI? Tuliskan opini Anda dengan menyertakan label Debat Cagub DKI pada artikel Anda.

  • PENODAAN PANCASILA

    Rizieq Sihab diperiksa oleh pihak berwajib atas dugaan penodaan terhadap lambang negara yang diadukan oleh Sukmawati Soekarnoputri. Pengaduan tersebut dilatar belakangi oleh perkataan Rizieq dalam video yang di unggah sekitar dua tahun lalu. Atas dasar tersebut, Rizieq dianggap melanggar pasal 154a KUHP tentang penodaan terhadap lambang negara. Kompasianer, bagaimana pendapat Anda soal dugaan penodaan terhadap lambang negara? Silahkan tulis pendapat Anda dengan menambahkan label: Penodaan Pancasila pada artikel Anda.

  • Penganiayaan Taruna STIP

    Berita kelam kembali muncul dari dunia pendidikan di Indonesia. Seorang taruna Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran meninggal dunia setelah dianiaya seniornya. Penyebabnya tidak asing lagi, ketidaksopanan menjadi alasan bagi pelaku untuk melakukan pemukulan hingga nyawa seorang taruna melayang. Ironis memang, tapi seperti bukan hal yang aneh lagi ada korban jiwa dalam tindakan peloncoan seperti ini. Pasalnya kasus seperti ini bukan kali ini saja terjadi. Kompasianer, apa pendapat soal kejadian penganiayaan taruna oleh seniornya yang berujung kematian ini? Sampaikan ulasan Anda di Kompasiana dengan menyertakan label: Penganiayaan Taruna pada artikel Anda.

  • HARGA CABAI MELAMBUNG

    Sejak menjelang tahun baru lalu, harga cabai terus melonjak naik bahkan hingga tiga kali lipat untuk komoditas cabai rawit merah.Di beberapa daerah, harga cabai bahkan menembus angka Rp 100 ribu per kilogram. Contohnya di Parepare Sulawesi Selatan yang bahkan mencapai Rp 120 ribu per kilogram. Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita mengatakan cuaca menjadi penyebab kenaikan harga cabai ini. Cuaca menurutnya juga memengaruhi dan menghambat distribusi sehingga harga cabai berbeda-beda di setiap daerah. Kompasianer, apa pendapat Anda tentang harga cabai yang semakin melambung ini? Bagikan opini Anda di Kompasiana dengan menyertakan label: Harga Cabai pada artikel Anda. 

  • TARIF STNK NAIK

    Pemerintah melalui Kepolisian Republik Indonesia akan menetapkan tarif baru penerbitan dan pengurusan STNK dan BPKB mulai 6 Januari besok. Tidak tanggung angka kenaikan ini ada pada kisaran tiga kali lipat dari tarif sebelumnya. Kenaikan ini diatur dalam PP No. 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Tentu saja kebijakan yang diterapkan di awal tahun ini mendapat berbagai respon. Kompasianer, apa pendapat Anda tentang kebijakan kenaikan tarif STNK dan BPKB ini? Sampaikan pendapat di Kompasiana dengan menyertakan label: Tarif STNK pada artikel Anda. 

  • TRIBUTE TO KANG PEPIH

    Delapan tahun sudah seorang Pepih Nugraha membangun dan membesarkan Kompasiana. Hanya dalam waktu delapan tahun, Kompasiana pun menjadi sebuah media warga yang tumbuh dengan pesat dan semakin besar. Ada banyak hal yang telah kita lewati dengan Pepih Nugraha, sebagai Kompasianer dan sebagai Kompasiana. Ingatan-ingatan ini tentu tidak akan mudah lepas saat kita membayangkan sosok yang murah senyum, berwibawa dan memiliki wawasan yang sangat luas ini. Kompasianer, apa cerita yang Anda ingat tentang sosok Pepih Nugraha di mata Anda semua? Tuliskan kisah, cerita atau tanggapan lain tentang Kang Pepih dengan menyertakan label: Tribute Kang Pepih pada artikel Anda. 

  • CERITA AKHIR TAHUN

    Tidak terasa 2016 hampir berakhir. Hanya dalam hitungan hari, kita siap menyambut pergantian tahun menuju 2017. Tentu saja selama 2016 ini ada banyak sekali cerita, kejadian dan kisah yang Anda alami. Resolusi 2016 yang telah lama direncanakan pun ada yang tercapai dan ada juga yang tidak karena berbagai sebab. Akan sangat menarik jika cerita-cerita ini Anda bagikan untuk dibaca oleh khalayak. Karena itu Kompasianer, ayo bagikan cerita atau kisah menarik Anda selama 2016 dengan menyertakan label: Kaleidoskop 2016 dalam artikel Anda.

  • KASUS PEMBUNUHAN PULOMAS

    Selasa pagi warga Pulomas, Jakarta Timur dibuat geger. Ditemukan 11 orang dengan posisi saling bertumpukan di dalam sebuah kamar mandi. Kesebelas orang tersebut disekap di dalam kamar mandi yang berukuran sangat kecil. Akibatnya 6 orang di antaranya tewas karena kekurangan oksigen. Sejauh ini, polisi masih menyimpulkan kasus tersebut adalah murni pembunuhan. Pasalnya pihak kepolisian belum menemukan barang berharga yang hilang di rumah tersebut. Kompasianer, apa pendapat Anda tentang kasus pembunuhan keji ini? Sampaikan opini Anda dengan menyertakan label: Pembunuhan Pulomas pada artikel Anda. 

  • 12 TAHUN TSUNAMI

    Senin, 26 Desember 2016 menjadi hari yang tak terlupakan khususnya bagi warga Aceh. 12 tahun lalu kota yang dijuluki sebagai Serambi Mekah luluh lantak diterjang bencana tsunami. Peristiwa itu menelan ratusan ribu korban jiwa dan menghancurkan ribuan bangunan. Gempa berkekuatan 8,9 skala Richter disertai gempa susulan berskala 5,9 skala Richter tersebut menjadi salah satu tsunami terparah sepanjang sejarah. Guna mengenang 12 tahun tsunami Aceh, silahkan bubuhkan ingatan Anda seputar bencana tersebut dengan Label 12 tahun tsunami di artikel Anda.

  • PERAYAAN NATAL 2016

    Hari Minggu (25/12/16) menjadi tanggal jatuhnya Hari Raya Natal bagi seluruh umat Nasrani di tahun 2016. Selamat Hari Raya Natal bagi Anda yang merayakannya. Untuk memeriahkan Kompasiana di perayaan natal tahun ini, tuliskan ulasan kemeriahan dan damainya suasana Natal tahun 2016. Kompasianer dapat meramaikan dengan mencantumkan label: Natal 2016 di setiap artikel Anda.

  • KISAH BERSAMA IBU

    Ibu adalah sosok yang mulia bagi kita sebagai anak. Ia melahirkan dan membesarkan dengan sepenuh jiwa dan raga bahkan seorang ibu akan melakukan apa saja yang ia mampu lakukan demi membahagiakan anak-anaknya. Tentu saja, sebagai seorang anak, kita juga tentu memiliki ingatan-ingatan di mana kita melewati momen paling berkesan bersama ibu tercinta. Kompasianer, apa saja pengalaman seru dan tak terlupakan yang Anda lewati bersama ibu? Tuliskan pengalaman Anda di Kompasiana dengan menyertakan tag: Kisah Ibu pada artikel Anda. 

  • FENOMENA PEMBURU TELOLET

    Kalimat "Om telolet om" kini menjadi sebuah viral. Bahkan bukan hanya di Indonesia tetapi juga mendunia yang ditandai dengan tanda pagar #OmTeloletOm menjadi trending topic dunia. Fenomena ini sebenarnya berawal dari hobi sekumpulan orang, di mana mereka merekam berbagai jenis dan varian suara klakson bus dengan ponsel mereka dan mengunggahnya di internet untuk dipamerkan ke pemburu telolet lainnya. Fenomena ini sebenarnya sudah ada sejak 6 tahun lalu. Pertama kali di Jawa Timur dan diikuti di wilayah Jawa Tengah dan DIY. Kompasianer, apa pendapat Anda tentang maraknya fenomena memburu telolet ini? Sampaikan opini dan ulasan Anda di Kompasiana dengan menyertakan label: Fenomena Telolet pada artikel Anda. 

  • EROPA DIGUNCANG TEROR

    Dalam kurun waktu kurang dari 24 jam Eropa diguncang teror bertubi-tubi. Sebanyak tiga aksi terorisme terjadi di beberapa negara. Aksi pertama adalah penembakan Duta Besar Rusia untuk Turki. Aksi kedua adalah penembakan di sebuah masjid di Swiss dan ketiga adalah teror truk di Berlin, Jerman. Serangan ini menambah daftar panjang aksi teror yang terjadi sepanjang 2016. Kompasianer, tuliskan ulasan, opini atau reportase Anda tentang aksi teror di Eropa ini dengan mencantumkan label: Teror Eropa pada artikel Anda. 

  • WAJAH BARU RUPIAH

    Senin 19 Desember 2016 secara resmi Bank Indonesia meluncurkan pecahan rupiah baru. Kali ini BI mengangkat sosok-sosok pahalawan yang berjasa dalam memerdekakan Indonesia, mereka adalah Dr Ir Soekarno, Drs Mohammad Hatta, Ir H Djuanda Kartawidjaja, Letjen TNI TB Simatupang, Dr Tjipto Mangunkusumo, Prof Dr Ir Herman Johannes, Mohammad Hoesni Thamrin, Tjut Meutia, Mr I Gusti Ketut Pudja, Dr GSSJ Ratulangi, Frans Kaisiepo, Dr KH Idham Chalid. Kompasianer, bagaimana pendapat Anda soal pecahan mata uang rupiah baru, bagaimana manfaat dan nasib mata uang lawas yang masih digunakan oleh masyarakat? Silahkan bubuhkan pendapat Anda dengan mencantumkan label Rupiah Baru di artikel Anda. 

  • Pegawai MA Ditilang

    Video seorang pegawai Mahkamah Agung (MA) yang terlihat memaki dan mencakar seorang polisi lalu lintas (polantas) mendadak viral. Pegawai MA yang bernama Dora Amalia itu mengamuk karena diketahui sebelumnya ia hendak ditilang oleh sang polantas. Terakhir laporan kasus ini telah diproses di Polres Jakarta Timur. Melihat hal ini, berbagai tanggapan pun datang dari netizen. Kompasianer, apa pendapat Anda mengenai peristiwa yang sedang viral di media sosial ini? Berikan pendapat Anda di Kompasiana dengan menyertakan label: Pegawai MA Ditilang pada artikel Anda.

  • SIDANG AHOK

    Persidangan kasus dugaan penistaan agama yang menjerat Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mulai digelar pada Selasa, 13 Januari 2016 di Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Ahok ditetapkan menjadi tersangka atas kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan di Kepulauan Seribu. Penetapan status tersangka ini diberikan oleh Bareskrim Polri setelah melaksanakan gelar perkara pada pertengahan November lalu dan kini proses sidang mulai digelar. Kompasianer, tuliskan opini, ulasan atau laporan Anda dalam mengawal proses persidangan Gubernur DKI non-aktif Basuki Tjahaja Purnama dengan menyertakan tag: Sidang Ahok pada artikel Anda. 

  • Pemberantasan Korupsi Era Jokowi

    9 Desember diperingati sebagai Hari Antikorupsi dan Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan angka tindak pidana korupsi yang tinggi. Kendati demikian, berdasarkan sebuah hasil survey, peringkat Indonesia dalam tindak pidana korupsi dinilai semakin membaik. Hingga saat ini pemberantasan korupsi terus digalakkan. KPK sebagai lembaga antirasuah terus bertindak menangkap para terduga pelaku korupsi. Tentu saja beda kepemimpinan, beda juga cara serta tindakan yang diambil. Kompasianer, apa pedapat Anda tentang pemberantasan tindak pidana korupsi di era Presiden Joko Widodo ini. Apakah semakin membaik atau sebaliknya? Berikan pendapat Anda di Kompasiana dengan menyertakan label: Korupsi Era Jokowi pada artikel Anda.

  • GEMPA ACEH


    Gempa yang mengguncang Aceh pada Rabu pagi 7 Desember 2016 berkekuatan 6,4 SR ini, menurut Kepala Badan Geologi Ego Syahrial disebabkan oleh aktivitas sesar aktif di daerah Samalanga. Menurut Kompas.com, masih banyak dibutuhkan bantuan tenaga medis, obat-obatan, peralatan kesehatan, dan makanan siap saji untuk para korban gempa. Telah terjadi 11 kali gempa susulan hingga pukul 10 pagi tadi. Gempa kali ini tidak berpotensi Tsunami seperti tahun 2004, tetapi sangat berpotensi menimbulkan kerusakan. Kompasianer, jika Anda memiliki laporan terkini mengenai kondisi pascagempa Aceh, tuliskan reportase Anda di Kompasiana dengan mencantumkan label: Gempa Aceh pada artikel Anda.

  • DUGAAN KASUS MAKAR

    Ditengah aksi super damai di monas tanggal 2 Desember 2016, terdapat satu peristiwa yang tak kalah menghebohkan yaitu dugaan kasus makar. Pada hari yang sama orang-orang yang diduga akan melakukan aksi tersebut diciduk oleh aparat kepolisian, mereka  adalah Ahmad Dhani, Eko, Adityawarman, Kivlan Zein, Racmawati Soekarno Putri, Firza Huzen, Ratna Sarumpaet, Sri Bintang Pamungkas, Jamran, dan Rizal Kobar. Pihak kepolisian mencium upaya kesepuluhnya dalam memanfaatkan moment aksi 2 Desember untuk menjalankan niatan makar. Rencana tersebut telah diselidiki aparat semenjak bulan November atau tiga minggu sebelum penanghkapan. Kompasianer, bagaimana pendapat Anda soal kasus makar ini? Sampaikan opini Anda di Kompasiana dengan mencantumkan label: Dugaan Makar pada artikel Anda.

  • Memperingati Hari AIDS Sedunia

    Setiap tanggal 1 Desember diperingati sebagai Hari AIDS sedunia. Sebanyak 78 juta masyarakat dunia sudah terinfeksi virus HIV dan ada 35 juta masyarakat dunia yang meninggal karena virus mematikan ini. Peringatan Hari AIDS Sedunia ini diharapkan agar kita memiliki kesadaran mengenai betapa pentingnya menjaga kesehatan dari penyakit mematikan tersebut. Selain itu, peringatan Hari AIDS ini juga merupakan suatu wujud rasa simpati kita terhadap mereka yang menderita penyakit ini ataupun pada korban yang harus ikut memikul beban tersebut, seperti anak-anak yang tertular dari orang tua mereka. Kompasianer, apa pendapat Anda mengenai Hari AIDS Sedunia ini? Ceritakan kisah atau pendapat Anda dengan menyertakan label: Hari AIDS pada artikel Anda.

  • Aksi Damai 212

    Unjuk rasa terkait kasus penistaan agama yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta nonaktif, Basuki Tjahaja Purnama akan kembali dilakukan. Unjuk rasa bertajuk Aksi Bela Islam III ini akan dilaksanakan pada 2 Desember (2/12) mendatang. Aksi 212 ini menuntut agar dilakukan penegakan hukum yang berkeadilan, yakni penahanan sang tersangka. Aksi damai tersebut bukan diisi oleh demo, melainkan doa dan dzikir bersama yang digelar dari pagi sampai selesai salat Jumat di Lapangan Monas. Kompasianer, apa pendapat Anda mengenai aksi 212 ini? Sampaikan gagasan Anda di Kompasiana dengan menyertakan label: Aksi 212 pada artikel Anda

     

     

  • Ujian Nasional Dihapus

    Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy mewacanakan bahwa mulai tahun depan Ujian Nasional (UN) akan dihentikan sementara. Meski baru sebatas wacana, Mendikbud telah melaporkan rencana ini pada Presiden Joko Widodo. Mendikbud mengatakan bahwa rencana ini dilakukan untuk memenuhi putusan Mahkamah Agun pada 2009 lalu. Di mana dalam putusan tersebut pemerintah diperintahkan untuk meningkatkan kualitas guru, kelengkapan sarana prasarana serta akses informasi. Kompasianer, apa pendapat Anda tentang rencana Mendikbud yang akan menghapus Ujian Nasional ini? Sampaikan opini Anda di Kompasiana dengan menyertakan label: UN DIHAPUS pada artikel Anda. 

  • Sepeninggal Fidel Castro

    Mantan Presiden sekaligus pemimpin revolusi Kuba, Fidel Castro tutup usia pada umur 90 tahun. Castro adalah pemimpin yang disegani oleh rakyat Kuba maupun negara lain. Selama kepemimpinanya, Kuba menjelma sebagai salah satu negara yang disegani karena sering menentang kekuasaan Amerika. Bahkan, banyak cerita mengenai sosok pemimpin yang mengidolakan Bung Karno ini akibat kerap menjadi target pembunuhan oleh lawan politiknya. Ia telah memimpin Kuba hampir setengah abad sebelum memutuskan untuk menyerahkan kekuasaan pada saudara laki-lakinya yaitu Raul Castro tahun 2008. Kompasianer, bagaimana penilaian Anda mengenai Mendiang Fidel Castro? Silahkan buat opini Anda dan jangan lupa cantumkan label: Fidel Castro pada artikel Anda.

  • Nasib Guru Honorer

    Banyak guru honorer yang sudah puluhan tahun mengabdi sebagai guru honorer tetapi belum juga diangkat menjadi PNS sampai saat ini. Padahal, rasanya hal itu tidak sepadan apabila dibandingkan dengan beban pekerjaan mereka, terutama jika mengajar di daerah-daerah pelosok. Banyak yang sudah meminta untuk pengangkatan PNS, tetapi pemerintah masih juga belum mengabulkannya. Kompasianer, bagaimana pendapat Anda mengenai nasib guru honorer saat ini? Sampaikan opini Anda di Kompasiana dengan mencantumkan label: Nasib Guru Honorer pada artikel Anda.

  • Rush Money

    Beberapa waktu lalu beredar ajakan untuk melakukan penarikan uang secara besar-besaran pada tanggal 25 November 2016. Aksi yang dinamakan rush money ini berkembang pasca aksi demonstrasi kasus dugaan penistaan agama oleh Gubernur non-aktif DKI jakarta Ahok 4 November kemarin. Namun pihak Kepolisian telah menegaskan bahwa ajakan ini adalah hoax. Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution pun menilai tidak seharusnya persoalan politik dialihkan ke masalah ekonomi. Kompasianer, bagaimana pendapat Anda tentang isu rush money ini? Sampaikan opini Anda di Kompasiana dengan mencantumkan label: Rush Money pada artikel Anda.

  • Buni Yani Tersangka

    Polda Metro Jaya telah menetapkan pengunggah video Basuki Tjahaja Purnama di Kepulauan Seribu, Buni Yani sebagai tersangka. Status tersangka Buni Yani ditetapkan atas dugaan pencemaran nama baik dan penghasutan bernada SARA. Dalam kasus ini Buni terancam dijerat Pasal 28 ayat 2 Jo Pasal 45 ayat 2 UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang penyebaran informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan berdasarkan SARA. Kompasianer, bagaimana pendapat Anda tentang penetapan status tersangka pada Buni Yani ini? Sampaikan opini Anda dengan menyertakan label: Buni Yani Tersangka pada artikel Anda.

  • Setnov Ketua DPR

    Kasus ‘Papa Minta Saham’ mungkin masih melekat di benak Anda, kini Polemik tersebut memasuki babak baru. Melalui Ketua Harian DPP Partai Golkar Nurdin Halid, partai berlambang beringin tersebut akan kembali mengangkat Ketua Umumnya, Setya Novanto sebagai Ketua DPR. Posisi tersebut adalah jabatan yang ia duduki sebelum mengundurkan diri akibat kasus ‘Papa Minta Saham’ dan digantikan oleh kader Golkar lain, Ade komarudin. Kompasianer, bagaimana pendapat Anda soal pengangkatan kembali Setya Novanto sebagai Ketua DPR? Silahkan tulis opini Anda dengan menyertakan label Setnov ketua DPR pada artikel Anda.

  • Memberantas Isu Hoax

    Kepolisian Republik Indonesia menegaskan akan memburu penyebar berita atau isu hoax di media sosial. Bahkan pelaku akan dijerat dengan UU nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan diancam 6 tahun penjara. Memang, dengan pesatnya media sosial berkembang, semakin cepat juga informasi tersebar dan tidak sedikit berita serta isu-isu hoax ikut terbawa menjadi viral. Dalam pasal 28 ayat 1 UU ITE disebutkan bahwa setiap orang yang dengan sengaja dan atau tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan akan dikenai pidana maksimal enam tahun atau denda maksimal Rp 1 miliar. Kompasianer, bagaimana menurut Anda tentang sikap Kepolisian yang memburu penyebar berita hoax ini? Atau Anda memiliki tanggapan lain tentang semakin luas dan mudahnya berita hoax beredar? Sampaikan opini, ulasan atau reportase Anda di Kompasiana dengan menyertakan label: Berantas Isu Hoax pada artikel Anda. 

  • Piala AFF 2016

    Ajang sepak bola terbesar negara se-Asia Tenggara akan digelar. Indonesia pun menjadi salah satu peserta setelah sanksi larangan bertanding dicabut oleh FIFA. Kali ini Indonesia menaruh harapan besar pada timnas agar dapat berbicara banyak dalam kompetisi ini. Pelatih asal Austria, Alfred Riedl pun kembali ditunjuk sebagai menara komando untuk mengatur strategi. Kompasianer, menurut Anda apakah timnas Indonesia akan menampilkan performa maksimal dalam gelaran Piala AFF 2016 kali ini, mengingat pendeknya waktu persiapan timnas karena sanksi FIFA ini? Sampaikan opini serta ulasan Anda di Kompasiana dengan menyertakan label; AFF 2016 pada artikel Anda.

  • Pemeriksaan Ahok

    Gelar perkara kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta non aktif, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok akan mulai digelar Selasa besok.Gelar perkara ini dilakukan berdasarkan 11 laporan yang masuk ke Kepolisian. Pada senin (24/11) lalu Bareskrim telah melakukan pemeriksaan perdana pada Ahok terkait kasus ini. Ahok dilaporkan berdasarkan Pasal 156 a KUHP Junto pasal 28 Ayat 2 UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. Kompasianer bagaimana pendapat Anda tentang kasus ini? Suarakan pendapat Anda tentang pemeriksaan Kepolisian terhadap Ahok ini di Kompasiana dengan membubuhkan label: Pemeriksaan Ahok pada artikel Anda. 

  • Sosok Pahlawan di Sekitar Anda

    10 November adalah tanggal yang selalu diperingati masyarakat Indonesia sebagai Hari Pahlawan. Momen 10 November ini senantiasa diperingati untuk mengingat perjuangan para pahlawan yang berperang membela tanah air. Namun seiring perjalanannya, sosok seorang pahlawan kini tidak lagi identik atau hanya berasal dari militer yang berperang dengan fisik. Ada pahlawan-pahlawan lainnya yang "berperang" dalam koridornya masing-masing. Misalnya pahlawan pendidikan, pahlawan keluarga, dll. Bertepatan dengan momen 10 November ini Kompasianer adakah sosok pahlawan di sekitar Anda yang layak untuk mendapatkan apresiasi tinggi? Ayo tuliskan reportase Anda tentang sosok pahlawan di sekitar Anda dengan mencantumkan label: Pahlawan di Sekitar pada artikel Anda. 

  • Pemilu Amerika Serikat

    Tepat hari ini, 8 November 2016 rakyat Amerika Serikat akan menentukan siapa presiden yang akan mereka pimpin selama lima tahun ke depan. Dua nama calon yaitu Hillary Clinton dari Partai Demokrat dan Donald Trump dari Partai Republik menjadi kandidat yang memperebutkan kursi nomor satu di Amerika Serikat. Tentu sangat menarik untuk mencermati bagaimana Pemilu di Amerika Serikat berlangsung. Pasalnya, AS adalah salah satu negara terbesar dan setiap kebijakannya dapat memengaruhi negara-negara lain. Kompasianer, bagaimana menurut pendapat Anda tentang Pemilu Amerika Serikat yang akan berlangsung dalam hitungan jam ini? Sampaikan opini Anda di Kompasiana dengan mencantumkan label: Pemilu AS pada artikel Anda.

  • Ahmad Dhani vs Relawan Jokowi

    Musisi Ahmad Dhani dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh relawan Presiden Joko Widodo. Pasalnya, Dhani diduga telah melakukan penghinaan pada presiden dalam orasi yang dilakukan pada aksi damai 4 November kemarin. Menurut Ketua Umum Laskar Rakyat Jokowi (LJR), hal ini dilakukan atas desakan rekan-rekan relawan yang menyaksikan aksi 4 November saat Ahmad Dhani melakukan orasi terbuka. Namun pihak Ahmad Dhani sendiri menyatakan mereka tidak melakukan pelanggaran hukum dan siap memberikan bukti yang otentik. Kompasianer, bagaimana tanggapan Anda tentang permasalahan ini? Sampaikan opini Anda di Kompasiana dengan mencantumkan label: Penghinaan Presiden pada artikel Anda. 

  • Demo 4 November

    Sebuah aksi unjuk rasa digelar oleh ormas Islam dari seluruh Indonesia hari ini. Aksi ini dipicu oleh sebuah video yang menjadi viral di media sosial yang berisi tentang sebuah pernyataan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama tentang surat Al Maidah ayat 51. Beberapa ormas islam menuding bahwa Ahok telah menodai agama. Menurut Juru Bicara FPI, aksi ini melibatkan sekitar 500 ribu peserta yang menuntut Presiden Joko Widodo untuk mengadili Basuki Tjahaja Purnama. Pengamanan aksi unjuk rasa ini pun melibatkan sekitar 18 ribu personel gabungan dan penjagaan disebar di 26 lokasi berbeda. Kompasianer bagaimana pendapat Anda tentang unjuk rasa ini? Sampaikan opini dan reportase Anda dengan mencantumkan label: Demo 4 November pada artikel Anda. 

  • Indonesia Impor Cangkul

    Indonesia melalui PT. Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) ternyata melakukan impor cangkul dari Tiongkok. Keputusan pemerintah ini menuai polemik dan mengundang kecaman dari netizen. Bahkan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia menilai impor cangkul yang dilakukan pemerintah malah menimbulkan pertanyaan soal komitmen untuk memberdayakan industri kecil menengah. Namun, pemerintah beralasan bahwa kebutuhan cangkul cukup tinggi, tetapi perusahaan BUMN belum mampu memproduksi pembuatan cangkul dengan jumlah sesuai kebutuhan. Kompasianer, menurut Anda apakah kebutuhan akan mengimpor cangkul ini benar-benar diperlukan? Tuliskan opini Anda dengan menyertakan tag Impor Cangkul pada artikel Anda.

  • Peran Pemuda Era Digital

    Peran pemuda di era digital saat ini tentu berbeda dengan pemuda pada zaman perjuangan dahulu. Jika para pemuda dahulu harus berjuang mati-matian mengerahkan seluruh tenaga sampai nyawanya demi bangsa Indonesia, maka pemuda di era digital sekarang menggunakan teknologi sebagai alat mereka untuk menghasilkan inovasi dan gerakan baru yang bernilai positif. Walaupun zaman sudah berbeda, semangat para pemuda saat ini tentu masih sama membaranya seperti awal era Sumpah Pemuda dahulu. Karena tak bisa lepas dari dunia digital, para pemuda sekarang menggunakan caranya sendiri untuk berkontribusi memajukan bangsa Indonesia. Kompasianer, menurut Anda bagaimana peran pemuda di era digital saat ini? Tuliskan opini Anda dengan menyertakan label Pemuda Digital pada artikel Anda.

  • Hidup dari Ngeblog

    Blog atau web log kini semakin populer di Indonesia. Bukan hanya untuk eksistensi diri, blog juga menjadi salah satu sarana berbagi informasi yang semakin banyak penggunanya. Tidak bisa dipungkiri, perkembangan blog yang pesat ini membuat para blogger dilirik industri untuk mempromosikan produk-produk mereka. Dari sinilah para blogger mendapatkan pemasukan. Bahkan tidak sedikit dari mereka-para blogger, yang menjadikan ini sebagai sumber pemasukan untuk bertahan hidup. Nah Kompasianer, sebagai blogger bagaimana menurut Anda orang-orang yang bertahan hidup dari ngeblog ini? Atau Anda memiliki pengalaman dan ulasan tentang bagaimana bisa bertahan hidup (memiliki pemasukan) dari sebuah blog? Sampaikan opini, pengalaman, atau reportase Anda di Kompasiana dengan menyertakan label: Hidup dari Ngeblog

  • SBY dan Munir

    Baru saja siang ini (25/10) Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono buka suara atas hilangnya dokumen hasil kerja Tim Pencari Fakta (TPF) kasus pembunuhan Munir. Melalui mantan Mensesneg Sudi Silalahhi, SBY mengakui bahwa dokumen asli memang hilang, namun ia menyangkal hilangnya dokumen tersebut karena disengaja. Banyak yang menduga hilangnya dokumen hasil kerja TPF ini adalah sebuah kesengajaan untuk menutupi kenyataan. Kompasianer, bagaimana pendapat Anda tentang hilangnya dokumen penting ini di masa pemerintahan SBY? Sampaikan opini Anda dengan menyertakan label: SBY dan Munir pada artikel Anda. 

  • Pilkada DKI 2017

    Pelaksanaan pemilihan gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta semakin dekat. Tiga pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta akan bertarung pada Pilkada serentak Februari mendatang. Masing-masing bakal calon memiliki kebijakan dan program tersendiri untuk lima tahun ke depan. Euforia Pilkada DKI Jakarta pun jauh lebih panas dari daerah lainnya. Kompasianer, bagaimana pendapat Anda soal Pilkada DKI Jakarta ini? Ayo kawal pelaksanaannya dengan menyertakan opini Anda dalam tag Pilkada DKI 2017 pada artikel Anda.

  • 8 Tahun Kompasiana

    Tidak terasa delapan tahun sudah Kompasiana hadir sebagai wadah masyarakat khususnya Kompasianer dalam menyampaikan aspirasinya. Dalam rangka memeringati ulang tahun yang ke delapan. Kompasiana mengajak seluruh Kompasianer untuk menceritakan momen terbaik yang pernah Anda alami selama beraktivitas di Kompasiana. Bagikan pengalaman yang tidak terlupakan tersebut dengan mencantumkan label: 8 Tahun Kompasiana. Dengan mencantumkan label ini, artikel Anda akan diikut sertakan dalam Blog Competition dalam rangka memeringati hari ulang tahun Kompasiana. Ikuti juga kompetisi videogram melalui tautan berikut ini

  • Nasib Bahasa Indonesia

    Nasib Bahasa Indonesia di rumahnya sendiri kini semakin tergerus. Pasalnya, semakin banyak masyarakat yang seolah tidak percaya diri menggunakan Bahasa Indonesia. Memang jika kita melihat fenomena ini, Bahasa Indonesia seolah semakin terganti oleh bahasa asing. Terlebih lagi penggunaan bahasa asing yang dianggap "lebih bergengsi dan keren" apalagi di kalangan anak muda. Penggunaan bahasa Indonesia di kalangan remaja saat ini pun hampir sudah tidak ada yang menggunakannya dengan benar karena bagi mereka bahasa Indonesia itu terlalu formal dan kaku untuk digunakan sehari-hari. Di Bulan Bahasa dan Sastra yang diperingati pada bulan Oktober setiap tahunnya ini, menurut Anda bagaimana nasib Bahasa Indonesia saat ini? Sampaikan opini Anda di Kompasiana dengan menyertakan label: Nasib Bahasa Indonesia pada artikel Anda. 

  • Harga BBM Papua

    Presiden Joko Widodo mencanangkan kebijakan baru khusus untuk kawasan timur Indonesia. Dalam kebijakan ini presiden menetapkan satu harga BBM di Papua. Selama ini harga Bahan Bakar Minyak (BBM) kawasan timur Indonesia seperti Papua memang sangat timpang jika dibandingkan dengan Pulau Jawa. Di sana satu liter BBM bisa mencapai harga Rp 50 ribu. Kendati demikian secara perhitungan, kebijakan ini akan membuat Pertamina merugi hingga Rp 800 miliar. Namun pemerintah optimistis kerugian ini dapat ditutup melalui subsidi. Kompasianer, bagaimana pendapat Anda mengenai kebijakan baru yang dicanangkan Presiden Joko Widodo ini? Berikan pendapat Anda dengan mencantumkan label: Harga BBM Papua pada artikel Anda. 

  • DUA TAHUN JOKOWI-JK

    20 Oktober mendatang tepat 2 tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Banyak hal yang telah dilalui dan dilakukan pasangan ini untuk menstabilkan gelombang pasang-surut perekonomian bangsa. Program-program sedikit demi sedikit mulai direalisasikan, namun tidak sedikit juga yang malah menemui jalan buntu atau setidaknya batu sandungan. Kompasianer, bagaimana menurut pendapat Anda selama dua tahun pemerintahan Jokowi-JK ini? Apakah Indonesia bergerak ke arah yang lebih baik atau malah memutar balik? Sampaikan pendapat Anda dengan menyertakan label: Dua Tahun Jokowi pada artikel Anda.

  • Guru Delapan Jam

    Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, kembali mencetuskan gagasan baru yakni guru harus bekerja dan berada selama delapan jam di sekolah. Hal ini dimaksudkan karena guru sudah mendapat gaji dan tunjangan profesi yang bersumber dari rakyat. Menurut Mendikbud bekerja selama delapan jam juga merupakan sebuah tolok ukur dan ciri bagi profesionalisme guru di sekolah. Kompasianer, bagaimana pendapat Anda soal wacana kebijakan baru Mendikbud ini? Tuliskan opini Anda dengan menyertakan label: Guru Delapan Jam pada artikel Anda.

  • Menteri ESDM

    Presiden Joko Widodo melantik Ignasius Jonan dan Arcandra Tahar sebagai Menteri dan Wakil Menteri ESDM. Dua nama ini tidak asing lagi di telinga masyarakat. Jonan sebelumnya adalah Menteri Perhubungan sebelum terkena reshuffle dan Arcandra Tahar adalah sosok yang kontroversial dengan status kewarganegaraannya. Tidak ada yang menduga sebelumnya Jonan dan Arcandra akan diduetkan di kementerian ini. Kompasianer, bagaimana pendapat Anda mengenai pelantikan Ignasius Jonan dan Arcandra Tahar menakhodai Kementerian ESDM ini? Berikan pendapat Anda dengan menyertakan label: Menteri Baru ESDM pada artikel Anda. 

  • Pajak Bisnis Online

    Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan kabarnya akan mewajibkan pajak para pebisnis daring. Bukan hanya itu, selebriti media sosial pun seperti selebgram akan dikenai wajib pajak dengan mekanisme pajak penghasilan pribadi. Jumlah potensi pemasukan yang berasal dari pajak bisnis daring ini ternyata cukup besar, diperkirakan bisa mencapai US 1,2 miliar atau setara dengan Rp 15,6 triliun. Selama ini kegiatan bisnis online baik dalam marketplace maupun media sosial memang berada dalam wilayah abu-abu soal pemungutan pajak. Kompasianer, bagaimana pendapat Anda tentang kebijakan yang akan dikeluarkan pemerintah ini? Apakah Anda setuju atau tidak? Sampaikan opini Anda di Kompasiana dengan menyertakan label: Pajak Bisnis Online pada artikel Anda. 

  • Praktik Pungli

    Praktik pungli merupakan hal yang sering terjadi karenanya, Presiden RI Joko Widodo, melakukan rapat terbatas untuk memberantas penyakit yang satu ini. Setelah melakukan rapat terbatas Selasa kemarin, beberapa pegawai di Kementerian Perhubungan tertangkap tangan sedang melakukan praktik pungli. Praktik pungli acapkali terjadi di masyarakat saat dihadapkan dengan birokrasi yang berbelit. Kondisi demikian sering terjadi saat mengurus surat kepindahan, KTP, dan lainnya. Pungutan liar juga terjadi di jalanan, seperti saat masyarakat diberikan sanksi akibat melanggar peraturan berlalu lintas oleh oknum aparat Kepolisian. Kompasianer, bagaimana menurut Anda tentang perkara pungli ini? Atau apakah Anda memiliki pengalaman terkait praktik pungli lainnya? Silahkan bubuhkan tulisan Anda di Kompasiana dengan menyertakan label: Praktik Pungli

  • Jas Dirjen HAM

    Dirjen HAM Mualimin Abdi melayangkan gugatan Rp 210 juta pada sebuah laundry di daerah Kuningan, Jakarta Selatan karena jas yang ia cuci di sana mengerut. Perkara ini kemudian menjadi pembicaraan hangat netizen di Indonesia. Netizen menyayangkan sikap Dirjen HAM ini bahkan tidak sedikit yang menganggap bahwa ia telah menyalahgunakan status dan jabatannya sebagai petinggi pemerintah. Meski kasus ini dinyatakan selesai, namun masih sangat menarik untuk kita cermati bagaimana seorang pejabat menyikapi hal-hal seperti ini. Kompasianer, bagaimana menurut pendapat Anda tentang adanya perkara ini? Suarakan pendapat di Kompasiana dengan menyertakan label: Jas Dirjen HAM pada artikel Anda. 

  • Kompasianival 2016

    Kompasianival 2016 telah usai digelar. Dengan mengusung tema "Berbagi" pada Sabtu, 8 Oktober kemarin, Kompasiana menghadirkan pembicara-pembicara yang kompeten di bidangnya. Tentu saja kesuksesan berlangsungnya acara ini tidak lepas dari peran Kompasianer yang telah menyempatkan diri untuk hadir menjadi peserta dan meramaikan acara. Tidak sedikit Kompasianer yang berasal dari luar Jakarta, bahkan luar pulau Jawa yang hadir demi ikut menyemarakkan ajang kopi darat terbesar ini dan di balik event Kompasianival 2016 yang telah berlangsung, pasti ada cerita-cerita yang menarik untuk diungkap. Kompasianer, ayo tuliskan ulasan, pengalaman atau cerita menarik Anda di Kompasianival 2016 yang telah berlangsung. Anda bisa menyertakan label: Kompasianival 2016 pada artikel Anda. 

  • Kenaikan Tarif Tol

    Empat ruas tol dipastikan bakal mengalami kenaikan tarif pada periode Oktober-Desember 2016. Keempat ruas tol tersebut adalah ruas Jalan Prof Dr Ir Sedyatmo (Tol Bandara Soekarno-Hatta), Jakarta-Cikampek, Kertosono-Mojokerto seksi I, dan Surabaya-Gresik.

    Kenaikan tarif dibagi menjadi dua tahap, yang pertama pada Oktober 2016 adalah Tol Prof Dr Ir Sedyatmo, Jakarta-Cikampek, dan Kertosono-Mojokerto seksi I. Sedangkan tarif tol yang naik pada Desember 2016 adalah Surabaya-Gresik.

    Untuk besaran kenaikan tarif, Kementerian PUPR, Herry Trisaputra Zuna, belum bisa memberikan penjelasan secara rinci. Pemerintah masih menunggu hasil penghitungan inflasi yang dikalikan terhadap tarif tol sebelumnya.

    Kompasianer, bagaimana pendapat Anda tentang naiknya tarif empat ruas tol tersebut? Tulis opini Anda di Kompasiana dengan mencantumkan tag: Tarif Tol

  • Antara Google dan Ahok

    Sebuah fenomena unik muncul dan menjadi viral di media sosial. Sebuah cuplikan layar (screenshot) memperlihatkan Google yang mengoreksi kalimat tertentu yang menampilkan nama Gubernur DKI Jakarta terdahulu, Foke dengan Gubernur DKI saat ini, Ahok. Dalam cuplikan layar tersebut tertulis pada kolom pencarian Google "Sungai bersih karena Foke," dan Google mengoreksinya dengan, "Sungai bersih karena Ahok." Meski sebatas candaan hal ini cukup menarik untuk dicermati. Pasalnya, fenomena ini bermula dari pernyataan Calon Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang mengatakan bahwa keberhasilan sungai menjadi bersih adalah hasil rancangan Fauzi Bowo (Foke) pada masa jabatan 2004-2009. 

    Kompasianer, bagaimana menurut Anda tentang fenomena cuplikan layar tersebut yang menjadi viral di media sosial saat ini? Berikan pendapat Anda di Kompasiana dengan menyertakan label: Ahok Google pada artikel Anda. 

  • FENOMENA MENGGANDAKAN UANG

    Media kini tengah dihebohkan oleh sebuah kasus penipuan dengan kedok penggandaan uang. Kanjeng Dimas Taat Pribadi yang menjadi tersangka penipuan dengan kedok ini ditangkap oleh pihak kepolisian. Penipuan dengan modus ini telah menjerat banyak korban. Tidak sedikit dari mereka yang terbuai dengan iming-iming mendapatkan uang berlipat ganda dan berani menggelontorkan uang hingga ratusan juta rupiah. Kasus seperti ini sebenarnya bukan pertama kalinya terjadi dan tidak jarang memakan korban dengan jumlah yang tidak sedikit. Kompasianer, tuliskan ulasan Anda tentang kasus penipuan dengan modus penggandaan uang ini dengan menyertakan label: Penggandaan Uang pada artikel Anda. 

  • FENOMENA MENGGANDAKAN UANG

    Media kini tengah dihebohkan oleh sebuah kasus penipuan dengan kedok penggandaan uang. Kanjeng Dimas Taat Pribadi yang menjadi tersangka penipuan dengan kedok ini ditangkap oleh pihak kepolisian. Penipuan dengan modus ini telah menjerat banyak korban. Tidak sedikit dari mereka yang terbuai dengan iming-iming mendapatkan uang berlipat ganda dan berani menggelontorkan uang hingga ratusan juta rupiah. Kasus seperti ini sebenarnya bukan pertama kalinya terjadi dan tidak jarang memakan korban dengan jumlah yang tidak sedikit. Kompasianer, tuliskan ulasan Anda tentang kasus penipuan dengan modus penggandaan uang ini dengan menyertakan label: Penggandaan Uang pada artikel Anda. 

  • TRAGEDI G30S

    3 September 1965 menjadi sejarah kelam bangsa Indonesia. Kala itu tujuh perwira tinggi militer Indonesia menjadi korban kekejaman aksi ini. Ketika itu ada usaha percobaan kudeta yang kemudian dituduhkan kepada anggota Parta Komunis Indonesia. Karena kejadian inilah pemerintah kemudian bereaksi dan melakukan penumpasan pada anggota PKI. Sejarah kelam mungkin memang menyakitkan untuk diingat, namun tragedi ini akan tetap melekat dalam catatan sejarah Indonesia. Dan tidak ada salahnya jika kita kembali membuka lembaran-lembaran awal tragedi ini. Kompasianer, apakah Anda memiliki ulasan seputar tragedi G30S/PKI ini? Atau apakah Anda memiliki pendapat tentang tragedi kelam tersebut? Tuliskan ulasan Anda di Kompasiana dengan menyertakan label: G30S pada artikel Anda. 

  • Baik Buruk Kereta Api

    Tepat hari ini 28 September diperingati sebagai Hari Kereta Api Nasional. Transportasi kereta api di Indonesia memang menjadi salah satu angkutan darat yang paling diminati. Selain cepat, harga tiket juga menjadi salah satu pertimbangan. Tentu saja transportasi ini memiliki kelebihan serta kekurangan. Pelayanan dan keamanan adalah dua variabel yang cukup banyak mendapat sorotan bagi perkeretaapian Indonesia. Kompasianer apakah Anda sendiri memiliki pengalaman-pengalaman menarik saat melakukan perjalanan dengan menggunakan kereta api? Atau Anda malah memiliki pengalaman buruk saat menggunakan moda transportasi ini? Tuliskan ulasan Anda di Kompasiana dengan menyertakan label: Pengalaman Kereta Api pada artikel Anda. 

  • Kondisi JPO

    Sabtu kemarin (24/9) sebuah jembatan penyeberangan orang (JPO) di daerah Pasar Minggu, Jakarta, roboh. Kejadian ini pun memakan korban jiwa. Sebanyak 3 orang tewas tertimpa reruntuhan jembatan. Menurut Kepala Dinas Perhubungan Transportasi DKI Jakarta, Andriyansyah, pemasangan reklame pada JPO yang tidak sesuai dengan aturan menjadi penyebabnya. Selain itu ada dugaan rubuhnya jembatan penyeberangan ini dikarenakan kondisi fisiknya yang terlalu usang dan tidak terurus. Memang, tidak sedikit jembatan penyeberangan yang kondisinya sudah tidak layak digunakan bahkan secara fisik, akan berbahaya jika para penyeberang jalan menggunakan JPO tersebut. 

    Kompasianer, apa pendapat Anda tentang kondisi jembatan penyeberangan orang (JPO) yang tidak layak digunakan ini baik di Ibukota maupun di daerah lainnya? Atau Anda memiliki reportase seputar kondisi jembatan penyeberangan di sekitar Anda? Ayo tuliskan reportase Anda di Kompasiana dengan menyertakan label: Kondisi JPO pada artikel Anda. 

  • CAGUB KOALISI CIKEAS

    Secara mengejutkan koalisi empat partai yaitu Demokrat, PKB, PPP dan PAN memutuskan mengusung Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni sebagai bakal calon gubernur dan bakal calon wakil gubernur pada Pilkada 2017 mendatang. Pengusungan ini baru saja diumumkan pada Jumat (23/9) dini hari. Meski telah disepakati oleh seluruh partai koalisi, nama Agus Harimurti Yudhoyono masih diragukan di bidang politik. Beberapa pengamat menilai ini adalah langkah blunder yang dibuat oleh SBY dan kolega. Kompasianer, bagaimana pendapat Anda mengenai pengusungan cagub dari koalisi cikeas ini? Sampaikan pendapat Anda dengan menyertakan label: Cagub Koalisi Cikeas pada artikel Anda. 

     

  • Ahok Diusung PDIP

    Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan resmi mengumumkan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yaitu Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Syaiful Hidayat, Selasa (20/9) malam. Dengan begitu, teka-teki siapa nama yang akan diusung oleh PDIP dalam Pilkada serentak 2017 mendatang terjawab sudah. Tentu saja peta persaingan politik menuju DKI-1 kini semakin menarik untuk dicermati. Dan Kompasianer, bagaimana menurut pendapat Anda tentang Ahok yang pada akhirnya ikut diusung oleh PDIP ini? Berikan opini Anda di Kompasiana dengan menyertakan label: Ahok PDIP pada artikel Anda. 

  • Sensor KPI

    Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) kembali mendapat respon negatif dari netizen. Hal ini terjadi berawal dari sebuah stasiun televisi swasta yang menayangkan rangkaian persiapan PON Jabar cabang olahraga renang. Materi liputan ini mengulas tentang atlit renang yang ikut berpartisipasi dalam PON Jabar. Namun yang mengherankan adalah gambar atlet tersebut justru diblur atau disensor. Meski KPI telah menyangkal, hal ini sangat disayangkan oleh para netizen. Pasalnya materi yang ditayangkan tersebut bukanlah masuk dalam konteks pornografi. Kompasianer, bagaimana pendapat Anda tentang kebijakan sensor ini? Sampaikan opini Anda di Kompasiana dengan menyertakan label: Sensor KPI pada artikel Anda.

  • Irman Gusman Ditangkap KPK

    Ketua Dewan Perwakilan Daerah Irman Gusman ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK atas dugaan suap terkait pengurusan kuota gula impor. Dalam operasi tangkap tangan yang dilakukan oleh KPK, ia diduga menerima uang sebesar Rp 100 juta sebagai hadiah atas pemberian rekomendasi yang disampaikan lisan kepada Bulog.

    Penangkapan Irman Gusman oleh KPK juga membuat masyarakat heran, pasalnya ia juga dikenal sebagai tokoh anti korupsi. Seperti diberitakan Tribunnews.com, ketika menghadiri Festival Antikorupsi Bandung 2015 akhir tahun lalu, Irman sempat menyatakan agar koruptor harus dihukum berat. Penangkapan ini juga dinilai dapat membuat masyarakat tidak percaya lagi dengan lembaga legislatif.

    Kompasianer bagaimana pendapat Anda tentang penangkapan Irman Gusman atas dugaan kasus suap? Tulis opini Anda di Kompasiana dengan mencantumkan label: Irman Gusman Ditangkap

  • PON Jabar

    Perhelatan akbar olahraga nasional dalam Pekan Olahraga Nasional XIX di Jawa Barat secara resmi akan dimulai pada 17 September esok hari. Dalam perhelatan PON XIX kali ini Jawa Barat mendapat tugas sebagai tuan rumah dan ada sebanyak 44 cabang olahraga yang dipertandingkan. Berbicara soal PON tidak hanya tentang olahraga, tapi ada banyak sekali cerita-cerita menarik di baliknya. Bahkan kabarnya PON tahun ini cukup mendapat sorotan karena pembangunan beberapa venue yang terkesan lamban. Kompasianer, apakah Anda memiliki ulasan seputar perhelatan PON XIX yang berlangsung di Jawa Barat ini? Bagikan opini dan laporan Anda dengan menyertakan label: PON Jabar pada artikel Anda. 

  • Kontribusi Usia Produktif

    Indonesia ditengarai tengah mengalami ledakan jumlah penduduk berusia produktif (15-64) tahun. Jumlahnya yang mencapai 70% dari total jumlah penduduk ini laksana dua sisi mata uang. Jika berkualitas, angkatan produktif ini akan berkontribusi pada kesejahteraan bangsa. Sebaliknya, angkatan produktif ini juga berpeluang menambah beban negara jika mereka melakukan tindak kriminal, mudah dihasut atau tidak mampu bersaing secara global. Tentu saja hal ini akan membawa dampak sosial-ekonomi bagi Indonesia.

    Kompasianer, apakah Anda juga termasuk dalam usia produktif? Apa usaha dan aksi Anda untuk berkarya dan menjadi warga yang berkontribusi untuk Indonesia? Tulisakan cerita Anda dengan menambahkan label Kontribusi Usia Produktif pada tulisan Anda.

  • Keberadaan BBM Premium

    Di beberapa daerah, bahan bakar minyak (BBM) jenis Premium dikabarkan mengalami kelangkaan. Ternyata secara berkala Premium memang akan hilang dari peredaran dan besar kemungkinan akan mengalami "kepunahan". Penyebabnya adalah, BBM jenis Premium tidak sesuai dengan standar Euro IV. Dan seiring munculnya Pertalite dengan kualitas yang lebih baik, hilangnya Premium pun diprediksi terjadi secara natural bukan karena pembatasan distribusi. 

    Meski mengalami penurunan, komposisi penjualan BBM oktan 88 tersebut ternyata masih mendominasi total penjualan Pertamina sekitar 63,4 persen. Kompasianer, bagaimana pendapat Anda soal hilangnya secara perlahan BBM jenis Premium ini. Berikan juga reportase Anda soal keberadaan Premium di daerah Anda dengan menyertakan label: BBM Premium pada artikel Anda.

  • Memaknai Hari Olahraga Nasional

    Mungkin hanya segelintir orang yang masih ingat bahwa 9 September adalah salah satu hari penting di Indonesia yaitu Hari Olahraga Nasional. Olahraga tidak hanya membicarakan soal gerak tubuh, kompetisi dan prestasi. Tapi juga membicarakan sebuah identitas bangsa. Tentu saja dengan memupuk kecintaan pada olahraga sejak dini bukan hanya menyehatkan tubuh tetapi juga bisa membangun karakteristik serta kepribadian. Di Hari Olahraga Nasional ini Kompasianer, bagaimana menurut Anda cara memaknai Hari Olahraga Nasional dalam hidup kita? Atau apakah Anda memiliki ulasan seputar kondisi dunia olahraga di Indonesia? Bagikan pemikiran Anda di Kompasiana dengan menyertakan label: Hari Olahraga Nasional pada Artikel Anda. 

  • MEMBERANTAS BUTA AKSARA

    Hari ini, 8 September diperingati sebagai Hari Aksara Internasional atau Internarional Literacy Day. Berdasarkan sejarah, Hari Aksara Internasional ini ditetapkan untuk meningkatkan kesadaran seluruh pemangku kepentingan pendidikan bahwa masih banyak masyarakat dunia yang buta aksara. Indonesia juga termasuk salah satu negara dengan jumlah yang cukup besar. Berdasarkan data Kemendikbud 2015 lalu, masih ada sebanyak 5,97 juta jiwa yang butaaksara dan ini merupakan 3,7 persen dari total penduduk Indonesia.

    Kompasianer apakah Anda memiliki cerita atau pengalaman dalam ikut membantu upaya memberantas buta aksara? Atau Anda memiliki opini tentang pemberantasan buta aksara di Indonesia? Tuliskan pengalaman dan opini Anda di Kompasiana dengan mencantumkan label: Buta Aksara pada artikel Anda.

  • Penegakan HAM di Indonesia

    Dua belas tahun lalu aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Munir Said Thalib tewas dan hingga kini tetap masih menyisakan misteri. Jika berbicara soal Munir maka tidak mungkin untuk tidak menyinggung soal penegakan HAM di Indonesia. Munir adalah salah satu aktivis yang sangat vokal menyuarakan HAM.

    Indonesia sendiri memiliki sejarah kelam jika berbicara soal HAM. Cukup banyak kasus yang kemudian terbengkalai dan abu-abu, berada dalam ketidakjelasan. Meski demikian upaya penegakan HAM terus digaungkan oleh pemerintah.

    Namun tentu saja upaya penegakan HAM ini bukan tanpa cacat. Ada saja kekurangan dan hal-hal yang luput dari pandangan pemerintah. Kompasianer, bagaimana pendapat Anda tentang upaya penegakan HAM pada saat ini? Ayo berikan suara dan pendapat Anda di Kompasiana dengan menyertakan label Penegakan HAM pada artikel Anda. 

  • KOMPASIANA AWARDS 2016

    8 Oktober mendatang, bersamaan dengan acara tahunan Kompasianival, Kompasiana akan memberikan penghargaan khusus pada Kompasianer yang terpilih. Ajang penghargaan ini diberikan pada Kompasianer atas kontribusi dan interaksi di Kompasiana selama tahun 2016 ini. 

    Nah, penghargaan ini akan diberikan pada tujuh Kompasianer terpilih sesuai dengan kategori masing-masing. Dari tujuh kategori tersebut lima di antaranya akan dipilih dan ditentukan oleh Kompasianer sedangkan dua lainnya ditentukan oleh Kompasiana. 

    Kategori yang bisa Anda pilih sebagai nominasi adalah Best in Citizen Journalism, Best in Opinion, Best in Fiction, Best in Specific Interest. Dan nantinya akan dipilih satu nama Kompasianer sebagai People's Choice untuk Kompasianer yang mendapat perolehan suara terbanyak. 

    Melalui topik yang dibahas secara khusus, Kompasiana mengajak Kompasianer untuk mengulas salah satu Kompasianer yang Anda jagokan untuk meraih penghargaan tersebut. Ulas lebih jauh mengapa Kompasianer tersebut layak memenangkan kategori tersebut, dan apa kelebihan yang dimilikinya. Oleh karena itu, ayo ulas Kompasianer favorit Anda di Kompasiana melalui artikel dengan menyertakan label: Kompasiana Awards 2016 di setiap Artikel Anda.

  • Remisi Koruptor

    Rancangan revisi Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2012 kini hampir mencapai tahap akhir. Isi dari revisi PP ini dianggap malah menguntungkan para pelaku korupsi. Karena pada peraturan sebelumnya salah satu syarat bagi koruptor yang ingin mendapat remisi adalah dengan ikut membantu penegak hukum membongkar perkara tindak pidana yang dilakukan.

    Namun dalam revisi ini, poin tersebut dihapuskan dan disebutkan pada pasal 32 ayat 1 bahwa syarat untuk menapat remisi hanya mewajibkan terpidana untuk berkelakuan baik dan telah melewati sepertiga masa tahanan. 

    Kompasianer, bagaimana menurut pendapat Anda tentang dipermudahnya pemberian remisi bagi para koruptor ini? Bagikan pendapat Anda dengan mencantumkan label: Remisi Koruptor pada artikel Anda. 

     

  • Bahan Kadaluwarsa

    Ada kabar mengejutkan dimuat oleh salah satu media nasional. Kabar tersebut menyebutkan tentang adanya penggunaan bahan kadaluwarsa dalam pembuatan makanan oleh restoran ternama yang beroperasi di Indonesia. Meski baru sebatas dugaan, kabar ini mendapat respon beragam dari netizen. Mereka sangat menyayangkan jika kabar tersebut benar adanya. Pasalnya, restoran ini kerap menjadi alternatif dan cukup digemari masyarakat. Kompasianer, bagaimana pandangan Anda tentang kabar penggunaan bahan kadaluwarsa oleh restoran di Indonesia ini? Sampaikan reportase dan opini Anda di Kompasiana dengan menyertakan label: Bahan Kadaluwarsa pada artikel Anda. 

  • CALON KEPALA BIN

    Presiden Joko Widodo mengajukan nama Komisaris Jenderal Budi Gunawan untuk menggantikan Sutiyoso sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN). Surat pengajuan nama calon Kepala BIN ini sudah diterima oleh pimpinan DPR, Jumat pagi ini. Sosok Budi Gunawan sendiri sempat menuai kontroversi saat dicalonkan menjadi Kepala Polri pada Januari 2015 lalu. Status tersangka yang disandangnya kala itu membuat ia batal menjadi orang nomor satu di korps Bhayangkara. Kabarnya pencalonan Budi Gunawan sebagai Kepala BIN merupakan sebuah langkah regenerasi. Kompasianer. bagaimana menurut Anda tentang pencalonan sosok Budi Gunawan sebagai Kepala BIN ini? Tuliskan opini Anda dengan mencantumkan label: Calon Kepala BIN pada artikel Anda. 

  • PROSTITUSI GAY

    Bareskrim Polri melalui tim Cyber Patrol berhasil mengungkap kasus prostitusi anak untuk kaum yang berorientasi homoseksual atau gay. Pelaku berinisial AR (41) ditangkap di sebuah hotel di kawasan Cipayung, Bogor, Selasa (30/8/2016). Ia kedapatan menjual anak-anak melalui akun facebook dengan menampilkan foto dan tarif yang telah ditentukan. Diketahui pula pelaku juga menggunakan salah satu korbannya untuk memuaskan hasrat seksualnya. Hingga saat ini AR masih diperiksa oleh Polri untuk proses penyidikan. Kompasianer, bagaimana menurut pendapat Anda tentang kasus prostitusi anak untuk gay ini? Tulis opini Anda di Kompasiana dengan mencantumkan label: Prostitusi Gay

  • Batas Akhir E-KTP

    Pemerintah Indonesia menghimbau masyarakat agar segera merekam data kependudukan atau membuat E-KTP. Sebab, setelah 30 September 2016 akan ada penerapan sanksi administratif yang diterima masyarakat bila tidak segera membuat E-KTP. Sanksi itu bisa berupa pencabutan layanan publik, layanan kesehatan, layanan izin mendirikan bangunan, layanan kepolisian, perbankan, dan lain-lain.

    Meski pemerintah telah menentukan batas akhir pembuatan E-KTP, ternyata masih ada layanan perekaman data dan pencetakan KTP elektronik di berbagai daerah yang bermasalah. Berdasarkan berita di Kompas.com, masalah yang sering dialami warga adalah terbatasnya jumlah blanko dan alat rekam data yang rusak.

    Kompasianer, bagaiamana menurut pendapat Anda tentang penetapan batas akhir pembuatan E-KTP? Tulis opini Anda di Kompasiana dengan mencantumkan label: Batas EKTP

  • Pemotongan Tunjangan Guru

    Kementerian Keuangan mengeluarkan wacana pemangkasan tunjangan profesi guru sebesar Rp 23,4 triliun pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan 2016. Adapun alasan pemangkasan ialah untuk menyesuaikan jumlah guru di lapangan. Sebab, telah ditemukan data bahwa jumlah guru yang disertifikasi dan berhak menerima tunjangan profesi tidak sesuai dengan jumlah saat penganggaran. Pemangkasan ini bukan memotong tunjangan guru bersertifikat, melainkan memangkas anggaran yang berlebihan. Sampai saat ini masih belum diketahui penyebab adanya kelebihan dana Rp 23,3 triliun tersebut. Kompasianer, bagaimana menurut pendapat Anda tentang pemangkasan anggara tunjangan profesi guru? Tulis opini Anda di Kompasiana dengan mencantumkan label: Pemotongan Tunjangan Guru

  • Penghinaan Jokowi

    Pemilik akun Facebook Nunik Wulandari II dan Andi Redani Putribangsa dilaporkan ke Polda Sumut karena diduga melakukan penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo dan masyarakat batak. Keduanya mengunggah foto presiden menggunakan pakaian adat batak di media sosial Facebook yang disertai kata-kata penghinaan. Laporan tersebut dibuat oleh Ketua Aliansi Masyarakat Luat Pahae (AMLP), Lamsiang Sitompul, selaku bagian dari Suku Batak. Kompasianer, bagaimana pendapat Anda tentang dugaan penghinaan terhadap Presiden Jokowi dan masyarakat Batak di Facebook? Tulis opini Anda di Kompasiana dengan mencantumkan label: Penghinaan Jokowi

  • PENGGUSURAN PERPUSTAKAAN

    Komunitas Perpustakaan Jalanan Kota Bandung di Cikapayang Dago dibubarkan oleh TNI, Sabtu malam (20/8/2016). Kasus ini bermula ketika TNI melakukan sweeping klub bermotor. Di tempat yang sama, TNI meminta komunitas perpustakaan membubarkan diri. Pembubaran menjadi ricuh setelah salah satu anggota komunitas mengaku dipukul oleh orang berpakaian preman.

    Pihak TNI sendiri masih menindaklanjuti laporan aksi penganiayaan tersebut. Sedangkan untuk pembubaran perpustakaan, TNI beralasan karena kegiatan berlangsung hingga larut malam, yaitu lebih dari pukul 23.00 WIB. Menurut TNI, kegiatan berkumpul hingga larut malam tidak sesuai dengan aturan yang berlaku.

    Karena kedua belah pihak memiliki pendapat yang berbeda-beda, kasus ini masih belum terselesaikan. Aktivis perpustakaan bahkan telah mengadu ke LBH untuk konsultasi hukum.

    Kompasianer, bagaimana menurut pendapat Anda tentang pembubaran perpustakaan jalanan oleh TNI? Tulis opini Anda di Kompasiana dengan mencantumkan label: perpustakaan jalanan

  • Haji Ilegal

    Petugas imigrasi Bandara Manila, Filipina, menangkap 177 jemaah haji Indonesia yang menggunakan dokumen palsu untuk menggunakan kuota haji Filipina. Jemaah haji ini menggunakan paspor yang diperoleh secara illegal dari para pendamping yang berasal dari Filipina. Mereka membayar mulai 6.000 – 10.000 dollar AS per orang untuk menggunakan kuota haji yang diberikan Arab Saudi kepada Filipina. Hingga saat ini masih belum diketahui sejauh mana pemerintah Indonesia berkoordinasi dengan Filipina untuk ikut membongkar jaringan sindikat ini di Indonesia. Karena tidak mungkin jaringan Filipina beroperasi sendirian untuk memperoleh ratusan jemaah haji Indonesia. Kompasianer, bagaimana pendapat Anda tentang adanya jemaah haji ilegal ini? Tulis pendapat Anda dengan mencantumkan label: Haji Ilegal pada artikel Anda.

  • HARGA ROKOK MELAMBUNG, JUMLAH PEROKOK BERKURANG

    Untuk mengurangi jumlah perokok di Indonesia, pemerintah mempertimbangkan untuk menaikkan harga rokok menjadi sebesar Rp 50.000. Harga rokok yang selama ini di bawah Rp 20.000 dinilai terlalu murah dan memudahkan masyarakat membeli rokok. Meski demikian wacana tersebut dianggap kurang maksimal oleh masyarakat bila ingin mengurangi jumlah perokok di Indonesia. Mereka ingin agar penjualan rokok juga diperketat, misalnya dengan syarat menggunakan KTP atau tempat penjualan rokok yang ditunjuk pemerintah. Kompasianer bagaimana pendapat Anda tentang wacana pemerintah untuk menaikkan harga rokok menjadi Rp 50 ribu ini? Tulis opini Anda di Kompasiana dengan mencantumkan label: Harga Rokok

  • Kekerasan di Ulang Tahun

    Perayaan ulang tahun seorang siswi dari SMK PAB 1 Patumbak, Deli Serdang, Medan, menjadi viral di Facebook. Bukan karena mewahnya acara ulang tahun, melainkan fotonya yang masih mengenakan seragam pramuka diikat di sebuah tiang dan menangis. Bagi remaja masa kini melempari teman yang sedang berulang tahun dengan telur dan tepung adalah hal yang biasa. Namun beberapa netizen menyayangkan budaya perayaan ulang tahun tersebut, karena mengindikasikan tindak kekerasan. Tak sedikit yang mengecam tindakan tersebut . Menurut mereka hari ulang tahun harusnya dirayakan dengan ucapan syukur dan penuh kebahagiaan. Bukan candaan yang belum tentu membuat bahagia yang berulang tahun.

    Kompasianer, bagaiamana menurut Anda tentang kebiasaan perayaan ulang tahun yang menindikasikan kekerasan seperti ini? Tulis opini Anda di Kompasiana dengan label: Kekerasan Ultah

  • Menerapkan Dwikewarganegaraan

    Polemik Arcandra Tahar dan Gloria Hamel memunculkan kembali wacana untuk menerapkan asas dwikewarganegaraan di Indonesia. Bila dwikewarganegaraan diterapkan, Indonesia bisa memanggil pulang SDM terbaik dari luar negeri untuk membangun bangsa dan negara. Namun penerapan dwikewarganegaraan bisa disalahgunakan. Menurut Guru Besar Ilmu Hubungan Internasional Universitas Indonesia, Hikmahanto Juwana, asas ini bisa digunakan oleh warga negara Indonesia yang ingin menghindari pajak tinggi di Tanah Air dan beralih ke negara lain yang menerapkan sistem pajak rendah. Kompasianer, bagaiamana pendapat Anda bila Indonesia menerapkan dwikewarganegaraan? Tulis opini Anda di Kompasiana dengan mencantumkan label: Dwikewarganegaraan pada artikel Anda. 

  • SEMARAK KEMERDEKAAN

    Memeringati hari kemerdekaan Republik Indonesia, setiap daerah biasanya memiliki kegiatan khusus. Misalnya mengadakan karnaval, menghias gapura dengan nuansa kemerdekaan, menyelenggarakan lomba khas 17 Agustus, dan yang lainnya. Hal yang menarik dalam setiap kegiatan tersebut adalah selalu melibatkan kerja sama kelompok, harapannya dapat memperkuat persatuan dan kesatuan antar warga. Kompasianer, untuk memeriahkan Hari kemerdekaan Republik Indonesia ke 71, ayo ceritakan kegiatan unik dan menarik di lingkungan Anda. Tulis reportase Anda dengan mencantumkan label: Semarak Kemerdekaan. Jangan lupa unggah foto-foto menarik perayaan HUT RI ke 71 di Instagram dengan mencantumkan tagar #KompasianaCJ dan mention ke akun @Kompasianacom

  • KEWARGANEGARAAN MENTERI ARCANDRA

    Beberapa hari terakhir, santer diisukan bahwa Menteri ESDM Arcandra Tahar berkewarganegaraan AS. Disebut-sebut bahwa ia telah melalui proses naturalisasi pada Maret 2012 kemudian memegang paspor AS. Namun, saat dilantik sebagai menteri (27/7), ia menggunakan paspor RI yang sudah tidak berlaku. Atas isu tersebut, Menteri ESDM dinilai melanggar UU tentang keimigrasian dan secara tidak langsung membohongi Presiden dan seluruh rakyat Indonesia. 

    Kompasianer, apa tanggapan Anda mengenai isu yang menerpa Menteri ESDM Arcandra Tahar? Tuliskan opini Anda di Kompasiana dengan label: kewarganegaraan Arcandra  

  • Penganiayaan Guru

    Dunia pendidikan Indonesia kembali dibuat heboh dengan kasus penganiayaan terhadap guru di SMK Negeri 2 Makassar yang dilakukan orangtua murid, Adnan Achmad (43). Kasus ini bermula ketika sang guru diduga menampar muridnya,  Muh Alif (15), karena tidak membawa perlengkapan menggambar dan buku. Muh Alif kemudian menelpon ayahnya dan menceritakan kejadian tersebut. Setelah itu Adnan datang ke sekolah dan langsung memukul sang guru karena tidak terima anaknya dianiaya dan disuruh keluar.

    Kompasianer, bagaimana pendapat Anda tentang kasus penganiayaan terhadap guru di Makassar? Tulis opini Anda di Kompasiana dengan mencantumkan label: Penganiayaan Guru

  • Google Hapus Palestina

    Nama negara Palestina ternyata tidak tercantum di aplikasi layanan pemetaan web, Google Maps. Informasi ini didapat setelah Palestine Journalist Forum (PJF) atau Forum Jurnalis Palestina protes karena tak melihat nama negara mereka di Google Maps. Temuan ini langsung membuat heboh dunia maya, hingga memunculkan dukungan petisi agar Google kembali memasukkan Palestina dalam peta mereka.

    Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara yang sempat berkomunikasi dengan Google mengatakan, status Palestina di PBB belum diterima sebagai anggota penuh. Hal ini lah yang menyebabkan Google tidak mencantumkan nama Palestina di Google Maps. Pihak Google juga mengkonfirmasi bahwa pembuatan peta mengacu pada keanggotaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). 

    Kompasianer, bagaimana pendapat Anda tentang penghapusan nama negara Palestina di Google Maps? Tulis opini Anda di Kompasiana dengan mencantumkan label: Palestina Google Maps

  • Full Day School

    Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menggagas sistem Full Day School untuk pendidikan dasar (SD dan SMP). Wacana ini juga akan berlaku di sekolah negeri maupun swasta. Meski menggunakan kata “full day” program ini tidak mengharuskan anak untuk satu hari penuh berada di sekolah. Maksudnya anak akan tetap berada di sekolah sambil menyelesaikan tugas-tugasnya, hingga dijemput orangtuanya seusai jam kerja. Namun wacana kebijakan ini menuai kontroversi, pasalnya sistem pendidikan satu hari penuh ini dianggap tidak akan efektif dan malah memberi tekanan psikologis pada siswa. Kompasianer, bagaimana pendapat Anda tentang wacana kebijakan Full Day School ini? Suarakan pendapat Anda di Kompasiana dengan menyertakan label: Full Day School pada artikel Anda. 

     

     

  • Kontroversi Kemasan Mie Bikini

    Produk makanan ringan "Mie Bikini" produksi Cemilindo diprotes karena menggunakan kemasan yang berbau pornografi. Penggunaan gambar yang menyerupai pakaian bikini pada kemasan digunakan pelaku untuk menarik konsumen. Dengan menggunakan tagline “Remas Aku” produk Mi Bikini dijual online dan beredar luas di masyarakat. Namun sebagian masyarakat menilai, terlalu berlebihan bila kemasan tersebut mengandung unsur pornografi. Alasannya karena gambar yang digunakan pada kemasan hanya desain kreatif untuk keperluan marketing, bukan foto orang menggunakan pakaian bikini. Kompasianer, menurut Anda apakah kemasan Mi ‘Bikini’ layak diberi label pornografi? Berikan opini serta ulasan Anda di Kompasiana dengan mencantumkan label: Mie Bikini pada artikel Anda. 
     

     

  • Jika Risma ke DKI

    Hingga saat ini PDIP belum menentukan langkah politis dalam mengahadapi Pilgub DKI 2017 mendatang. Namun meski demikian, Wakil Sekjen PDIP Eriko Sotarduga mengatakan setidaknya ada tiga skenario politik yang tengah dipersiapkan. Skenario pertama dan yang paling mungkin untuk dipilih adalah PDIP mengambil cagub dari hasil penyaringan dan penjaringan tokoh eksternal parpol. Pada pilihan ini muncullah nama Sandiaga Uno dan kemudian muncul pula dorongan pada Tri Rismaharini untuk berduet dengan Sandiaga. Tetapi hingga saat ini belum ada keputusan yang diambil. Kompasianer, menurut Anda bagaimana jika Risma benar-benar diusung untuk Pilgub 2017 mendatang? Berikan opini serta ulasan Anda di Kompasiana dengan mencantumkan label: Risma ke DKI pada artikel Anda. 

     

  • Olimpiade 2016

    Olimpiade Rio 2016 akan digelar Jumat (5/8/2016) di Rio de Janeiro, Brazil. Para atlet dari berbagai negara akan berkompetisi di ajang pesta olahraga terbesar di dunia ini. Indonesia sendiri sudah meloloskan 25 atlet yang tersebar di cabang atletik, angkat besi, balap sepeda, bulu tangkis, dayung, dan panahan. Bulu tangkis menjadi cabang yang paling banyak mengirim wakil yakni 10 atlet untuk lima nomor berbeda. Untuk meningkatkan peluang menang, beberapa cabang atlet juga sudah dikirim ke luar negeri untuk pelatihan intensif. Kompasianer, ayo tuliskan ulasan Anda untuk tim Indonesia yang berlaga di Olimpiade dengan mencantumkan label: Olimpiade 2016 pada artikel Anda. 

  • ASI Eksklusif

    Memberikan ASI pada anak tentu menjadi impian setiap ibu yang melahirkan. Namun tidak semua ibu bisa dengan lancar dan selalu memberikan ASI eksklusif pada buah hatinya. Contohnya adalah wanita karir. Menjadi seorang ibu yang juga bekerja mencari nafkah tentu menjadi tantangan tersendiri untuk memberikan ASI eksklusif bagi anaknya. Tapi tentu ada saja jalan keluar untuk tantangan ini. Kompasianer, Apakah Anda memiliki tips atau saran bagi para ibu yang bekerja agar tetap bisa memberikan ASI eksklusif bagi buah hatinya? Ayo bagikan saran, opini atau pengalaman Anda tentang hal ini di Kompasiana dengan mencantumkan label: ASI Eksklusif pada artikel Anda. 

  • Nyanyian Freddy Budiman

    Freddy Budiman telah dieksekusi mati, namun sebuah testimoninya yang diutarakan pada KontraS menuai tanda tanya. Ia menyebutkan bahwa selama ini ada setoran dana senilai Rp 450 miliar kepada BNN dan Rp 90 miliar ke saku pejabat Mabes Polri demi melancarkan usahanya dalam peredaran narkotika. Pengakuan ini disampaikan Freddy pada Koordinator KontraS, Haris Azhar yang kemudian dituangkan dalam sebuah catatan panjang dengan judul "Cerita Busuk Seorang Bandit." Tentu saja cerita ini kemudian menuai reaksi berbagai pihak. Kompasianer bagaimana pendapat Anda tentang "nyanyian" Freddy Budiman yang menjerat institusi negara ini? Tulis opini Anda di Kompasiana dengan mencantumkan label: Pengakuan Freddy 

  • Eksekusi Mati

    Indonesia kembali melakukan eksekusi mati dan ini adalah yang ketiga kalinya di bawah pemerintahan Jokowi - JK. Pelaksanaan hukuman mati ini menuai polemik. Pasalnya, hukuman tersebut dinilai tidak berkomitmen terhadap perlindungan Hak Azasi Manusia. Kendati demikian, eksekusi mati gelombang III ini tetap dilaksanakan. Dari 14 orang terpidana mati baru 4 orang yang dieksekusi pada Jumat (29/7) dini hari. Kompasianer, bagaiamana pendapat Anda tentang polemik eksekusi mati ini? Apakah pemerintah harus menghentikan pemberian hukuman mati atau tidak? Suarakan opini Anda di Kompasiana dengan mencantumkan label: Eksekusi Mati pada artikel Anda. 

  • Ahok Pilih Jalur Parpol

    Setelah sekian lama direncanakan maju melalui jalur perseorangan, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok akhirnya memutuskan maju melalui jalur politik pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017. Ada tiga partai politik yang mendukung Ahok, yaitu Partai Nasdem, Hanura, dan Golkar. Ketiga partai politik tersebut kabarnya memberikan dukungan tanpa syarat dan menyerahkan surat dukungan resmi kepada Ahok. Akibat keputusan untuk maju melalui jalur partai, akhirnya mengundang pro dan kontra di antara pendukungnya. Beberapa di antarnya bahkan menganggap Ahok tidak konsisten dan mencla-mencle. Kompasianer, bagaiamana pendapat Anda tentang Ahok yang maju Pilkada melalui partai politik? Tulis opini Anda di Kompasiana dengan mencantumkan label: Ahok Parpol pada artikel Anda. 

  • Reshuffle Jilid II

    Lagi. Presiden Joko Widodo kembali melakukan bongkar pasang kabinet kerja dan kali ini adalah yang keduakalinya. Delapan nama baru pun tercatat mengisi pos menteri dalam Kabinet Kerja kali ini. Selain delapan wajah baru, Presiden juga melakukan pergeseran posisi beberapa nama yang sebelumnya telah menjadi menteri. Isu perombakan kabinet ini memang sudah terdengar gaungnya sejak beberapa lama. Kompasianer, bagaimana pendapat Anda tentang reshuffle Kabinet Kerja jilid II ini? Sampaikan opini, tanggapan atau harapan Anda tentang reshuffle kabinet jilid II ini di Kompasiana dengan menyertakan label: Reshuffle Jilid II pada artikel Anda. 

  • Aturan Ganjil Genap

    Pemerintah Provinsi DKI mulai besok (27/7) memberlakukan uji coba peraturan pelat ganjil-genap untuk mengurai kemacetan. Peraturan ini berlaku hanya untuk kendaraan roda empat. Namun karena masih dalam tahap uji coba, pelanggar tidak akan dikenakan tilang, melainkan hanya diberikan blanko teguran. Secara teknis mobil yang memiliki pelat genap hanya boleh melintas pada tanggal genap, dan pelat ganjil hanya diperbolehkan melintas pada tanggal ganjil. Kompasianer, menurut Anda apakah pemberlakuan aturan pelat genap ganjil akan efektif mengurai kemacetan di Jakarta? Tulis opini dan reportase Anda di Kompasiana dengan mencantumkan label: Aturan Ganjil Genap

     

  • Aturan Ganjil Genap

    Pemerintah Provinsi DKI mulai besok (27/7) memberlakukan uji coba peraturan pelat ganjil-genap untuk mengurai kemacetan. Peraturan ini berlaku hanya untuk kendaraan roda empat. Namun karena masih dalam tahap uji coba, pelanggar tidak akan dikenakan tilang, melainkan hanya diberikan blanko teguran. Secara teknis mobil yang memiliki pelat genap hanya boleh melintas pada tanggal genap, dan pelat ganjil hanya diperbolehkan melintas pada tanggal ganjil. Kompasianer, menurut Anda apakah pemberlakuan aturan pelat genap ganjil akan efektif mengurai kemacetan di Jakarta? Tulis opini dan reportase Anda di Kompasiana dengan mencantumkan label: Aturan Ganjil Genap

     

  • Tips Belajar Fotografi

    Untuk membuat konten yang menarik, kualitas isi saja tidak cukup tapi juga perlu gambar/foto sebagai ilustrasi konten yang dibuat. Terlebih lagi untuk konten yang bersifat reportase, foto sangat diperlukan untuk menguatkan keaslian konten. Memotret sebenarnya tidak harus menggunakan kamera mahal, dengan smartphone pun bisa menghasilkan foto yang cantik. Namun demikian tetap diperlukan teknik dasar fotografi. Kompasianer, apakah Anda punya tips memotret baik menggunakan kamera maupun smartphone? Ayo bagikan di Kompasiana dengan menyertakan label : Belajar Fotografi pada artikel Anda. 

  • Teror Munich

    Aksi terorisme kembali terjadi. Kali ini sekitar 15 orang tewas dalam aksi penembakan di pusat perbelanjaan kota Munich, Jerman. Pelaku dari aksi ini adalah seorang remaja 18 tahun yang kemudian bunuh diri setelah melepas rentetan tembakan. Kejadian ini mendapat sorotan tajam karena hanya berselang tiga hari setelah sebuah penyerangan di kereta api Jerman. Kompasianer, bagaimana pendapat Anda tentang aksi penyerangan ini? Suarakan opini Anda dengan menyertakan label: Teror Munich pada artikel Anda.

  • Genosida 1965

    Putusan akhir pengadilan rakyat internasional atas kemanusiaan periode 1965 di Indonesia menyatakan bahwa Indonesia bersalah dan bertanggung jawab atas kejahatan Hak Asasi Manusia (HAM) berat yang bersinggungan dengan PKI pada 1965-1966. Dalam putusan ini, Indonesia (pemerintah) diminta untuk meminta maaf kepada semua korban, menyelidiki dan menuntut semua pelaku kejahatan terhadap kemanusiaan dan memastikan ada kompensasi yang setimpal untuk korban. Kompasianer, bagaimana pendapat Anda mengenai putusan ini? Apakah pemerintah harus sepenuhnya bertanggung jawab dan meminta maaf atas tragedi ini? Berikan opini Anda di Kompasiana dengan menyertakan label : Genosida 1965 pada artikel Anda. 

  • SANTOSO TEWAS

    Baku tembak yang terjadi antara aparat dan kelompok teroris di Poso menewaskan dua orang dari kelompok tersebut. Belakangan, dipastikan salah satunya adalah gembong teroris jaringan internasional, Santoso alias Abu Wardah. Tentu saja dengan tewasnya gembong teroris ini diharapkan pemerantasan terorisme di Indonesia akan lebih efektif dan khususnya kondisi di wilayah Poso akan jauh lebih baik. Kompasianer, bagaimana menurut pendapat Anda kondisi keamanan serta pemberantasan terorisme di Indonesia Timur, khususnya Poso setelah Santoso ditembak mati? Berikan ulasan, opini atau cerita Anda di Kompasiana dengan menyertakan label : Santoso Tewas pada artikel Anda. 

  • Tax Amnesty

    1 Juli 2016, Indonesia mengesahkan kebijakan Tax Amnesty di mana dengan ini para wajib pajak yang menyimpan dananya di luar negeri dan tidak memenuhi kewajibannya dapat menyetor pajak kembali di Indonesia dengan tarif yang lebih rendah. Bagi Indonesia, kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan pajak negara dan mempercepat pertumbuhan ekonomi melalui pengalihan harta. Terlepas dari itu tax amnesty masih mendapat penolakan dari berbagai pihak. Pasalnya para pemohon tax amnesty hanya dikenakan biaya tebusan 2 persen hingga tiga persen. Sementara WNI yang patuh wajib pajak harus membayar pajak 5 – 30 persen. Kompasianer, bagaimana pendapat Anda tentang kebijakan tax amnesty di Indonesia? Tulis opini Anda di Kompasiana dengan mencantumkan label: Tax Amnesty pada artikel Anda.

     

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana