HEADLINE

Cave Tubing di Gua Pindul, Alternatif Wisata Yogyakarta

01 September 2012 06:11:59 Diperbarui: 24 Juni 2015 18:03:08 Dibaca : 3861 Komentar : 7 Nilai : 3 Durasi Baca :
Cave Tubing di Gua Pindul, Alternatif Wisata Yogyakarta
13465557771346028188

Goa Pindul, Yogyakarta/Kompasiana (wirawisata.blogspot.com)
Yogyakarta memang tempat yang tidak pernah membosankan untuk dikunjungi. Kalau ke Yogya, yang terbayang adalah Malioboro, Keraton Yogya, Taman Sari, Candi Prambanan, sampai bakpia Pathuk.

Pernah terpikirkan untuk melakukan perjalanan yang lain? Karena Yogya termasuk salah satu kota favorit saya di Indonesia, saya mencari-cari kegiatan bisa dilakukan selain jalan-jalan di dalam kota. Hingga seorang teman memberikan ide untuk mencoba Cave Tubing di Goa Pindul.

13465032381580789425
13465032381580789425
Goa Pindul
Goa Pindul ini terletak di Desa Bejiharjo, Karang Mojo, Gunung Kidul. Dari pusat kota Yogya, bisa ditempuh kurang lebih satu setengah jam. Untuk menuju gua ini, memang tidak terlalu mudah. Karena itu di beberapa spot menuju kawasan ini seperti di perempatan jalan, beberapa pemuda akan menawarkan diri untuk mengantarkan kita ke goa ini. Awalnya saya dan keluarga pede saja tidak mau diantar oleh mereka, tetapi ternyata petunjuk jalan menuju Goa Pindul yang belum cukup memadai agak menyulitkan kami. Hingga ketika kami bertanya kepada seorang bapak di warung, seorang bapak lain dengan sepeda motornya menawarkan diri untuk mengantarkan kami. Dan tentu saja gratis, teman-teman.

Sesampainya di sana, mobil diparkir di tempat yang cukup luas, kemudian bapak yang mengantarkan kami menunjukkan loket tempat membeli tiket. Karena tujuan kami memang cave tubing, tiketnya sebesar 30,000 rupiah per orang. Setelah itu kami menunggu nama kami dipanggil di tempat duduk yang telah disediakan. Prosesnya cukup tertib karena tempat ini dikelola oleh Karang Taruna setempat, yaitu Karang Taruna Dusun Gelaran 1. Sembari menunggu dipanggil, sebaiknya siapkan diri kita dengan sepatu yang tidak gampang lepas, kemudian lepas segala perhiasan (takutnya hilang di sungai nanti). Kamera bisa dibawa asal hati-hati memegangnya.

Ketika nama kami dipanggil, tas dititipkan ke bagian penitipan. Kemudian kami dibantu untuk memakai life jacket. Untuk melakukan cave tubing, akan dibagi-bagi per grup, kebetulan saat itu satu grup kami berjumlah sepuluh orang dengan dua orang pemandu. Untuk menuju goa, kita harus berjalan dengan membawa ban karet yang akan digunakan, kurang lebih jaraknya 100 meter. Sebelum melakukan cave tubing, kami semua berdoa terlebih dahulu dipimpin oleh pemandu.

13465044541912890003
13465044541912890003
Cave tubing dimulai

Seperti apa sih Cave Tubing itu? Terus terang sebelumnya tidak terpikirkan seperti apa. Ternyata cave tubing itu menyusuri goa dengan cara duduk di atas ban karet. Setiap orang harus memegang tali ban teman sebelahnya agar tidak terpisah-pisah dan pemandu gampang menarik bannya. Hebat deh bapak-bapak pemandu ini tidak kedinginan di dalam air selama hampir satu jam.

Goa Pindul ini panjangnya 350 meter, dan untuk melakukan cave tubing, waktu yang diperlukan sekitar 40-45 menit. Selama menyusuri goa, pemandu yang dilengkapi dengan flashlight menjelaskan berbagai macam stalaktit dan stalagmit yang ada di dalam goa. Goa ini juga dihuni oleh banyak kelelawar dari yang kecil hingga besar. Dalam perjalanan ini pun, kami bisa menemukan kelelawar yang menggantung di langit-langit. Di dalam goa yang sangat gelap ini kita bisa mensyukuri karunia Tuhan yang telah diberikan kepada kita. Kita menyadari, bahwa dengan mata yang dihadiahkan oleh yang Maha Kuasa, membuat kita bisa melihat indahnya dunia.

13465045681276329816
13465045681276329816
Salah satu stalaktit yang bisa dijumpai di Goa Pindul

Di akhir penyusuran gua, terdapat bebatuan tinggi yang jika pengunjung mau, dapat mencoba terjun dari batu tersebut, tidak terlalu tinggi memang, tapi melihat orang melakukannya sepertinya menyenangkan. Tapi saat itu hari libur sehingga pengunjung sangat ramai, jadi kurang nyaman berdesak-desakan disana. Yang ingin bermain-main dulu di sana, untuk keluar goa bisa berenang saja, jaraknya tidak jauh. Sedangkan yang tidak, dapat memakai ban hingga keluar goa.

13465043421810279908
13465043421810279908
Waktunya bermain air

Tidak terasa, akhirnya cahaya terang kita temui yang artinya berakhir perjalanan cave tubing. Jangan khawatir, setelah berbasah-basah, tersedia kamar mandi untuk membersihkan badan. Hanya saja, karena kamar mandinya hanya 6, kalau sedang ramai mengantrinya lumayan juga.

1346504235864110152
1346504235864110152
Akhir penyusuran cave tubing

Selain cave tubing di Goa Pindul, ada 2 jenis wisata lain yang dapat dilakukan di sini , yaitu Oyo River Tubing (tiketnya 45,000 rupiah dan Caving Glatik dengan harga tiket 30,000). Tidak ada salahnya dicoba lain waktu :).

Jadi, kalau ke Yogyakarta, jangan lupa untuk menyempatkan menikmati sensasi petualangan di Goa Pindul ini ya teman-teman...

Titry Frilyani

/titry

traveling is my passion..please visit my blog : titryfrilyani.blogspot.com
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH PLATFORM BLOG, SETIAP ARTIKEL MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

NILAI :

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana