HIGHLIGHT

Terpesona Taman dan Air Mancur Masjid Hassanal Bolkiah: Catatan Muhibah ke Brunei (7)

23 Februari 2012 04:38:47 Dibaca :
Terpesona Taman dan Air Mancur Masjid Hassanal Bolkiah: Catatan Muhibah ke Brunei (7)
Air Mancur dan Masjid

 

Kendaraan Bas Circle line no 01, yang menjadi teman setia selama di Brunei, berhenti persis di tepi jalan di dekat pintu gerbang Masjid yang terbesar dan termegah di Negara Brunei Darussalam ini. Pintu yang saya masuki adalah pintu no lima, tertulis dalam bahasa Inggris dan Melayu huruf Jawi. Sementara persis di sebrang masjid, adalah jalan yang termasuk wilayah Kampung Kiulap. Tertulis pada papan nama jalan yang berwarna hijau.

 

13299712842133199480
Pintu lima

Selewat pintu gerbang sudah terlihat kemegahan masjid yang kubahnya dilapisi emas dan menara-menaranya yang tinggi menjulang. Masjid ini adalah kebanggaan masyarakat Brunei yang dinamakan berdasarkan nama Sultan ke 29 yang memerintah negri mini di Kalimantan Utara ini. Dari salah satu sudut saya terpukau dengan keindahan kombinasi air mancur,bangku taman dan masjid yang megah ini.

 

132997131090854728
Kampung Kiulap
1329971375857441773

Masih di daerah halaman masjid, terlihat lantai halaman dengan motif floral yang berwarna maroon, putih dan pink. Sementara tembok halaman dengan pintu pintu dan lengkungan khas yang didominasi keramik berwarna kebiruan-biruan. Di kejauhan terlihat rerumputan hijau dan juga pepohonan dan beberapa air mancur dengan dasar berwarna biru yang indah.

 

13299714279324503
Air Mancur
1329971468354449466
Interior lantai dasar

Secara umum masjid ini terlihat berlantai dua dengan jendela-jendelanya yang besar dan tiang-tiang eksterior yang bulat dan terbalut marmer hitam. Kalau kita mendekati lantai dasarnya terlihat tiang-bulat berwarna putih dan juga lantai marmer yang juga berwarna putih, Demikian juga dengan tangga marmer yang didominasi warna putih. Benar-benar menyejukan mata dan hati, apalagi ketika kaki langsung menyentuh dinginnya lantai di pagi yang cerah ini.

 

13299718361451688313
Langit-langit dan tiang

Langi- langit beranda didominasi warna putih dengan hiasan floral berwarna kuning emas. Lampu-lampu gantung kristal dengan indahnya menghiasi langit-langit. Tampak beberapa orang karyawan sedang beristirahat di sekitar tangga. Sebagian saling bercakap-cakap dengan beberapa wisatawan yang ternyata cukup ramai di pagi itu.

 

13299715122007932752
Turis Asing

Di dekat pintu utama bagian luar, tampak serombongan turis asing sedang menikmati keindahan masjid ini. Masjid ini memang menjadi salah satu tujuan wisata utama di Brunei ini, dan turis diperbolehkan masuk kecuali pada saat sholat lima waktu sedang dilaksanakan. Dua tangga utama yang terbuat dari mamer putih akan membawa kita ke lantai atas dimana ruang sholat terdapat, Sedangkan di tengahnya terdapat sebuah eskalator yang pada saat itu tidak berjalan.

 

13299715411130805932
Palem

Kalau kita berjalan ke arah halaman dari pintu utama ini, tampak barisan pohon palem raja yang selain memberikan keteduhan juga seakan-akan melindungi masjid terbesar di Brunei ini. Di sinilah terletak pintu masuk utama dengan nama resmi masjid tertera dengan latar belakang dinding marmer berwarna coklat kemerahan dengan kombinasi hitam yang manis. Nama masjid “Jame’’ Asr Hassanil Bolkiah” tertulis berwarna kuning keemasan di bawah lambing kemegahan Brunei dan tulisan dalam huruf Arab.

 

1329971577861828905
Nama Masjid

Masjid ini, konon selain merupakan masjid ternesar dan termegah, juga merupakan yang termewah di negara Brunei Darussalam. Dari pintu utama ini, tampak kemegahan kubah emas yang dikelilingi empat buah menara dan juga taman dan air mancur di sekitarnya. Bila kita menaiki salah satu menara yang memeliki ratusan anak tangga ini kita dapat melihat keindahan kota Bandar Seri Begawan. Dari menara ini kita juga dapat melihat keseluruhan pagar yang dicat hijau mengelilingi masjid ini. Selain kubah utama terdapat sekitar 28 kubah yang lebih kecil yang semuanya dilapisi emas murni 24 karat.

 

1329971624187105654
Salah satu menara
Setelah puas berkeliling sambil menikmati keindahan masjid ini, maka saya pun kembali menuju keluar melalui pintu lima menuju kampung Kiulap untuk menunggu Bas ungu yang akan membawa ke Terminal di Jalan Catur. Pagi yang menyenangkan di Masjid Hassanal Bolkiah.

Taufik Uieks

/taufikuieks

TERVERIFIKASI (BIRU)

Hidup adalah sebuah perjalanan..Nikmati saja..
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?