PILIHAN

Memanfaatkan Masa Muda di Luar Gerbang Kampus

20 Maret 2017 05:25:16 Diperbarui: 20 Maret 2017 05:38:41 Dibaca : 50 Komentar : 0 Nilai : 0 Durasi Baca :

            Banyak mahasiswa beropini bahwa, masa muda harus dinikmati karena masa muda tak dapat diulang kembali. Iya jelas  hal itu tidak dapat dipungkiri tapi banyak anak kuliah terutama pada era sekarang ini salah dalam menikmati masa mudanya.

            Kata menikmati dan memanfaatkan adalah dua kata yang saling mendukung dan memiliki makna yang hampir sama. Dimana, kata menikmati dapat kita artikan dengan sesuatu yang menyenangkan atau memuaskan yang telah atau yang akan kita alami. Sedangkan, kata memanfaatkan dari kata dasar manfaat berdasarkan KBBI artinya adalah menjadikan ada manfaatnya (gunanya).

            Berdasarkan uraian singkat di atas maka kita bisa paham bahwa, dalam memanfaatkan masa muda bukan berarti kita tidak harus menikmati nya. Perlu kita ketahui rasa menikmati yang kata dasarnya adalah nikmat memiliki nilainya relative bagi setiap orang artinya, sesuatu hal akan nikmat atau tidaknya itu tergantung dari individu yang menyikapinya. Untuk itu, di sini saya ingin meluruskan supaya masyarakat sekarang ini terutama mahasiwa/i tidak salah dalam memahami bagaimana menikmati dan memanfaatkan masa muda.

Banyak mahasiswa/i yang pangling dengan prinsip menikmati masa muda nya beberapa contoh adalah, dalam dunia asmara kerap kali berganti pasangan dengan alasan mencari yang terbaik selagi masih muda. contoh lain yang sangat tidak membangun karakter sebagai calon Sarjana adalah menghindari dunia kerja hal ini banyak di lakukan oleh mereka yang orangtuanya memiliki financial menengah ke atas dengan iming-iming menikmati masa muda karena, akan ada saatnya terjun ke dunia kerja. Selain dari dua contoh ini masih banyak contoh - contoh kecil yang tidak membangun karakter yang baik bagi generasi bangsa .

Padahal, jika kita sharing dengan lawan bicara yang sudah berusia 27 tahun ke atas dimana, secara umum usia ini adalah tergolong matang (usia tua). Mungkin akan banyak di antara nya yang mengatakan mereka telah menyia - nyiakan masa kuliah dengan modus menikmati masa muda.

Untuk menghadapi zaman yang semakin canggih persaingan yang semakin ketat baik dengan masyarakat dalam Negeri maupun luar Negeri. Maka, kita sebagai generasi bangsa harus menanam benih – benih positif sejak dini tanpa harus kehilangan masa muda kita bisa menikmati masa muda dengan cara memanfaatkannya yaitu, mengisi waktu luang kita di luar jam kuliah dimana dalam kegiatan ini pun lingkungan social akan semakin luas.

Hal sederhana yang bisa di lakukan oleh mahasiswa/i dengan menikmati masa muda tetapi juga mempersiapkan masa tuanya adalah, aktif dalam suatu organisasi yang berkualitas dan libatkan diri anda sebgai pengurus didalamnya. Jangan menyalahgunakan organisasi misalnya, menjadikan tempat gosip terutama pada wanita contoh lain adalah gunakan Handphone anda untuk berbisnis kecil – kecilan seperti menjual pulsa elektrik, online shop, dll yang mendukung dari situasi dan kondisi anda.

Juga tidak menutup kemungkinan anda mencari pekerjaan part time (paruh waktu) karena di sini mental, karakter, disiplin, kemampuan dalam membagi waktu anda akan terbentuk sejak dini. Masih banyak contoh lain yang bisa kita lakukan sehingga waktu tidak terbuang begitu saja dan yang pasti tidak menyia – nyiakan masa muda.

Tokoh - tokoh masyarakat, pejabat Negara, pengusaha sukses jika kita baca kembali kisah masa muda nya dimana, di antaranya tidak ada yang memiliki masa kuliah yang berleha -leha tetapi, mereka menikmati masa mudanya dengan cara memanfaatkannya yaitu melakukan hal positif yang bisa membentuk karakter untuk siap bersaing dalam career.

Marry Riana nama yang tak asing bagi kita dimana, dia melewati masa kuliahnya dengan begitu banyak perjuangan tetapi dia tidak pernah menyatakan bahwa dia kehilangan masa mudanya. Karena dia menikmati masa mudanya dengan cara memanfaatkannya dan kenikmatan itu tak berhenti di masa muda saja tetapi, dia menikmati hasil masa mudanya hingga di masa tua karena dia mempersiapkan mentalnya sedari muda .

Selain tokoh Marry Riana, kutipan dari Bung Karno ini juga akan mampu mengubah cara pandang kita dan mengubah kita dalam menyikapi masa muda Yaitu, “Seribu orang berjiwa tua hanya dapat bermimpi. Satu orang berjiwa muda dapat mengubah dunia.”

Tati Dayana P

/tati007

Law Faculty of Jayabaya University / Hidup , Lagu yang harus di Nyanyikan! #PolitisiNanPuitis. #WANITA.MERPATI
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH PLATFORM BLOG, SETIAP ARTIKEL MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

NILAI :

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana